Cinta tertaut pada sang Kapten

Cinta tertaut pada sang Kapten
hotel hermes


__ADS_3

sahabat seleting mas sudah pada punya bayi, dan sepertinya usia mas juga tidak masalahkan kalau jadi seorang ayah.ucap aditya sambil tersenyum pada adya.


adyapun sangat grogi atas perkataan suaminya.dan sontak wajahnya yang putih berseri berubah menjadi merah merona.


keduanyapun menghabiskan waktu bersama sebelum azan magrib berkumandang.sambil menikmati beberapa menu khas aceh yang sudah tersaji.


mas,sudah bisa pulang dari rumah sakit?tanya adya


kata dokter sudah ,seminggu sekali harus cek up,jelas aditya pada istrinya.


azan magribpun mulai menggema, adya dan aditya bergegas untuk pulang kerumah sakit,sekalian mengambil baju yang sudah tersusun rapi di rak lemari rumah sakit.


suara telfon dari sahabatnya mita,


ay, kamu lagi dimana? tanya mita


ini lagi dijalan pulang mit, ada apa? tanya adya


oh yasudah sampai jumpa dirumah yaa,,,ucap mita.


adya dan aditya segera menuju kemobil dan menuju kerumah sakit kesdam. sempanjang perjalanan suara azan terus menggema ,aceh memang terkenal dengan syariah islam,bahkan alunan shalawat sebelum iqamah juga terdengar jelas lantunannya.

__ADS_1


dalam perjalanan adya dan aditya terdiam sambil mulutnya berkomat kamit melafazkan kalimah thaibah azan.


aditya sejak tinggal di aceh keagamaanya makin mendalam, setelah azan iqamah selesai tibalah disalah satu mesjid yang dekat dengan arah mereka pulang.


adityapun menghentikan mobil dan mereka sepakat akan shalat di salah satu mesjid.


adya yang sudah paham langsung turun dari mobil dan menuju tempat wudhuk wanita,adityapun berjalan kearah khusus kaum laki-laki.


para jamaah sudah memenuhi shafnya dan imampun sedang khusyuk dengan ayat suci yang dibacakan, aditya berdiri di shaf paling belakang dengan keadaan masbuq satu rakaat.


adya hanya terduduk diteras mesjid karena berhalangan namanya juga lumrah seorang wanita.


semua para jamaah pulang satu persatu,adya belum melihat sosok suaminya, iapun bersabar menunggu sambil memainkan ponselnya.


dit,,,bakin terkejut saja.ucap adya


kamu sih terlalu fkus dengan androit,orang didepan saja tidak tau, ucap aditya sambil merangkul istrinya.


dit,malu diliat para jamaah,,,ucap adya sambil melepaskan tangan aditya yang sudah menempel di bahunya.


aditya membuka pintu depan dan mempersilahkan adya masuk dalam mobil bak seorang ratu.

__ADS_1


adya masih merasa risih apa yang aditya lakukan hanya terdiam dan merasa kurang nyaman.adya masih bingung dengan watak suaminya,sesekali begitu romantis dan dalam hitungan permenit bisa berubah cool.


adya melihat jalan yang mereka tempuh bukan menuju arah rumah sakit.


iyaa,,,mereka tidak dalam menuju rumah sakit.


aditya membawanya ke hotel ditempat mereka pertama berbulan madu, yaitu hotel hermes palace,,,,


adyapun kaget,


mas adit? bu bukanya kita kerumah sakit? tanya adya sambil terbata-bata.


saya sudah minta sama anak buah saya untuk mengambil semua barang kita,jadi kita tidak perlu kerumah sakit lagi.lagian saya butuh istirahat tanpa gangguan siapapun dirumah.


aditya berjalan duluan dan memesan kamar yang ia pilih sebelumnya.


adya hanya menurut apa kata suami,dan berjalan kearah aditya.


kamar yang sama tempat yang sama, adya memutarkan fikirannya dan ia masih menyimpan kata-kata aditya dimemorinya,bahwa aditya pingin menjadi seorang ayah.


makin kesini makin berdebar jantung adya,

__ADS_1


aditya membuka pintu dan langsung merebahkan badanya di kasur nan empuk.


__ADS_2