
Adyapun pulang dengan go car,,,,
Sebelum mengetuk pintu bikna membuka pintu dengan membawa koper yang besar,,,
Neng,,, jangan kaget, tuan dan nyonya berangkat ke belanda,,,
Eh adya,, sini sayang panggil mamahnya aditya,,,
Mamah titip aditya sama kamu yaa,,, oa nanti mama kirim ke wa kamu masakan kesukaan dia,,
Bikna juga ikut dengan kami na yaa,,, maaf bukannya mamah tidak perduli dengan kalian,,
Lusa ada pameran berlian jadi mamah harus stay disana sebelum acara mulai,,,,
Iyaa nak,,, papah juga sibuk,,, kami sama mamah akan terpisah untuk dua minggu yaa mah,,,,
Dalam hati adya,,, " ya Allah kenapa nasib adit sama dengan dirinya "hanya saja adit ada eyang yang selalu menjaganya dan kini eyangnya telah tiada """
Setelah berpamitan merekapun berangkat,,,,
Adya tinggal dirumah sendirian saja,,,
Beberapa menit kemudian bel pun berbunyi,,, adya dengan pelan beranjak kepintu untuk membuka pintu,,,,
Eeeh kamu,,, sapa rina dengan cuek,,,
__ADS_1
Bikna,,, bikna,,,,
Tante,,, tan,,,
Adyapun menjawab,,,, bikna mamah dan papah tidak ada dirumah,,,,
Maksudnya?
Iyaa,,,, barusan kebandara menuju london,,,
Eh,,, maksud kamu mamah dan papah itu orang tuanya aditya? Tunjuknya dengan jutek kearah adya,,,,
loe leo kok bisa? Atau jangan- jangan kamu jadi anak angkat mereka yaa? Tanyanya dengan nada meremehkan,,,
Dia istriku,,,, terdengar suara aditya dari arah pintu masuk,,,
Rina,,, maksud kamu dit?
Iyaa rin,, adya adalah istiku,, kami baru saja menikah 3 hari yang lalu,,,
Rina pun tersenyum tidak percaya,dit jangan nga,,, adya menampakkan buku nikah yang ada foto adya dan aditya,,,.
Adya pun memilih untuk pergi kekamar,,,
Dit,,, apa- apaan ini? Saya beri kamu waktu untuk berfikir dengan tentang hubungan kita,,, tapi kenapa kamu menikah dengan cewek yang gak jelas gitu?
__ADS_1
Ceritanya tidak seperti yang kamu bayangkan, untuk saat ini belum waktunya saya bercerita itu padamu,,,,
Rina : terserah mau cerita apa,,, tapi saya tidak akan membiarkan kalian bersama dit,,, karena kamu hanya milikku,,, rinapun berlari kerah pintu untuk pergi,,,
Rin, rina tunggu dulu, aditya berlari menghampiri rina,,, tapi rina makin menjauh dan membuka pintu mobil dengan menancap gas dengan kecepatan diatas rata - rata,,,,
Adityapun panik dan menelfon rina berkali - kali,,, tapi rina mematikan ponselnya,,,
Aditya masuk kekamar dan melihat adya sedang membaca beberapa makalah yang sudah bertumpuk dikasurnya,,,,
Maafin perkataan rina tadi,,,,
Iyaa,,, tidak apa - apa,,, tapi dit kalau kalian ada hubungan kenapa kamu menikah dengan aku? Dan kamu juga sudah tau tentang kita bahwa diantara kita tidak terjadi apa - apa,,,,
Tapi kenapa kamu diam didepan orang tua kita?
maaf ketika itu saya merasa panik dan tidak tau salah apa benar tindakan yang saya perbuat maafin saya adya gara- gara aku kamu jadi terlibat maslah ku,
Dit,, segampang itu penjelasanmu? Apa kamu tidak mikir,,, pernikahan itu bukan main - main dit,,, seharusnya kamu tidak melakukan itu,,,
Tolong jangan diteruskan lagi,,, saya juga panik kenapa harus mengambil tindakan bodoh itu,,,,
Adyapun beranjak untuk keluar dari kamar sembari menangis,,, ya Allah sekarang adit suami ku,, tapi kenapa diri ini tidak ada rasa berdosa dalam berdebat dengannya,bahkan kami tidak merasakan sebagai suami dan istri,atau pengantin baru,
Adityapun menghela nafas yang panjang dan lebih memilih dikamar,,,
__ADS_1