
mereka juga sakit mas, mereka tau kalau mereka salah.
Mas juga bukan anak kecil lagi, bahkan suatu hari nanti mas juga menjadi seorang ayah. Apa mas mau kalau anak-anak mas tidak suka dengan ayahnya ?
Adityapun mulai luluh dan sangat menyesal atas oleh-oleh yang diberikan pada kedua orang tuanya.
Aditya keluar kamar dan menghampiri mamahnya. Maah ! maafin Aditya yaa? Aditya mengambil tangan mamahnya dan mencium yang tengah duduk diruang tamu.
Maa, maafin Aditya selama ini yaa? Aditya sudah menyakiti hati mama. Keduanyapun berpelukan dalam isak tangis. Tidak sayang, justru mama yang minta maaf, seharusnya mama tidak mementingkan uang dari pada kasih sayang seorang ibu, mama yang lain ketika anaknya menikah mereka selalu ada, tapi mama tidak pernah menayakan kabar kamu dan menantu mama. mama bukan ibu yang terbaik untukmu nak. keduanyapun hanyut dalam saling mempersalahkan diri sendiri.
Ayda melihat keduanyapun ikut menitikan air mata. Ya Allah titipkanlah kebahagian pada keluarga ini.doanya dalam hati.
Didalam kamar rina asik mondar - mandir dan memikirkan ide-ide tidak baik. Ini tidak bisa dibiarin ngapain juga tante ke aceh, Ayda juga sok-sokan caper lagi, kalau begini terus saya bisa kalah, bisa-bisa pernikahan ini akan segera dilangsungkan. Ia pun segera memutar otak untuk mencari ide yang baru bahkan mempersiapkan plan B.
__ADS_1
Ayda membuat masakan khas Aceh yaitu memasak gule plie u, campuran beberapa daun dan sayur mayur .Melinjo, kacang panjang, kerupuk kulit, rebung dan rempah-rempah lainnya.
Mama Adityapun ikut membantu memasak bersama. Aditya sedang berbincang-bincang dengan Rina, Rinapun seolah-olah tidak terjadi apapun pada mereka. Semua terlihat normal, bahkan sesekali Rina kedapur dan bersikap hangat pada Ayda.
Alhamdulillah semoga Rina tidak mempunyai rencana apapun lagi dalam hubungan kami. Ayda melihat Rina seperti sudah berubah. Biasanya dia selalu bersikap acuh tak acuh padanya.
Masak apa mah? tanya Aditya
Ini kata Ayda dia pingin mama merasakan masakan khas Aceh, katanya untuk belajar masakan ini menghabiskan waktu satu minggu untuk bisa masak.
Bohong ma, Mas Aditya selalu sarapan pagi dirumah baru kekantor. Jelas Adya dengan serius.
Kalian bisa saja, mamah Adityapun tersenyum terharu, karena baru kali ini anaknya bercanda dengannya.
__ADS_1
Dit, terimaksih nak atas kebahagian ini, baru kali ini mama merasakan bahagia yang benar-benar bahagia.
Aydapun ikut terharu melihat mertuanya senang. Ya sudah ma, yuk kita lanjut lagi masaknya. Biar pulang papah nanti tinggal diajikan dimeja, jadi kita bisa makan bersama.
Azan Ashar mulai terdengar, mama Aditya dan papahya sangat jarang shalat lima waktu.Ketika mereka melihat keduanya Shalat berjamaah merekapun ikut shalat.
Bacaan ayat Al quran yang dibacakan oleh Aditya membuat papahnya menangis. Mereka bangga punya anak jadi imam untuk keluarga.
Setelah menunaikan shalat magrib, Mitapun baru tiba.
Malam tante , om ucap Mita sambil bersalaman pada mertua Ayda.
Mita,,, kapan nikah dengan Dika?
__ADS_1
Hmmm,,,, kalau udah siap coas tan, tapi tante tau dari mana kalau saya dengan Dika mau nikah? tanya Mita dengan malu-malu.