Demon King System

Demon King System
Glo Dan Doron


__ADS_3

Setelah mendapatkan laporan dari Petualang Jack kalau Pitung pergi sendirian mencari David Guetta dan Donovan——Helen Flanagan langsung mengumpulkan anggota Party-nya dan menyusul Pitung ke area peternakan.


Netla Durand dan Larissa Blackwood tidak menyadari apa yang terjadi saat ini karena Helen Flanagan lupa tentang mereka, dan keduanya juga sibuk meladeni berbagai pertanyaan dari Putri Pria tua pemilik peternakan yang sangat tertarik dengan cerita tentang Petualangan.


Kalau Netla Durand dan Larissa Blackwood tahu Pitung pergi ke tempat berbahaya sendirian, keduanya pasti akan panik dan langsung menyusulnya.


Sementara itu, Salsa mencengkram erat jari tangan Isabel yang terus menangis tersedu-sedu karena khawatir suaminya telah diculik oleh Orc.


“Ibu... Ayah tidak akan dimakan oleh Orc, kan?” Salsa bertanya dengan nada sedih.


Adar tersenyum hangat membelai rambut Salsa dan berkata, “Nona Helen pasti akan membawa ayahmu kembali ke sini. Ayahmu dan Petualang David hanya tersesat saja karena mereka lupa membawa obor menerangi jalan.”


Adar menghibur Salsa, dia melakukan itu supaya di masa depan Salsa tidak melupakan Desa Adonara karena dia akan menjadi bagian dari Keluarga Bangsawan Flanagan.


“Apakah kamu sudah makan? Bagaimana kalau kita makan di rumahku saja, kebetulan istriku memasak makanan yang sangat banyak!” kata Adar lagi sembari menatap Isabel yang masih menangis. “Kalau kalian tidak makan maka kalian akan sakit nantinya, Donovan pasti tidak ingin kedua orang yang dicintai bernasib begitu.”


Isabel menyeka air matanya dan menganggukkan kepala tanda setuju walaupun sebenarnya ia enggan menerima tawaran Kepala Desa itu, karena yang ia inginkan saat ini hanyalah bertemu kembali dengan suaminya. Namun, ia juga takut bila Kepala Desa akan marah atau tersinggung karena menolak niat baiknya itu.


Pemilik Peternakan yang memperkerjakan Donovan dan Isabel di peternakannya keheranan melihat Adar bersikap sangat baik pada Isabel.


Dia bertanya-tanya dalam benaknya, apa yang sebenarnya yang dipikirkan oleh Adar sehingga bersikap begitu—padahal selama ini Adar tidak pernah menyapa mereka.


“Adar selalu saja menjilat para Petualang, dia bersikap baik pada pekerjamu itu karena ada Petualang Rank S yang menginap di rumah Donovan,” bisik warga Desa pada Pria itu.


“Apa? Donovan sungguh beruntung sekali!” sahutnya, “kalau saja aku hadir saat para Petualang itu datang maka aku akan menyuruh Donovan dan keluarganya tinggal di rumahku saja.”

__ADS_1


Karena bila Keluarga Donovan tinggal di rumahnya maka secara otomatis Petualang Rank S itu juga akan tinggal di rumahnya, kemudian ia dapat menjalin komunikasi baik dengan Petualang itu—mana tahu di masa depan ia dapat memasukkan Putranya yang kini sedang belajar di Akademi Sihir Kota Ella dapat menjadi anggota Party Petualang Rank S itu.


...***...


Salah satu Serigala Iblis, Beast yang dipanggil oleh Pitung dengan Sihir Necromancer mencium bau tubuh rekan David Guetta pengguna Tombak itu.


“Sial! Kenapa kalian tidak membakar pakaian manusia itu setelah memakannya!” gerutu Iblis Wanita yang duduk di atas Tongkat Sihir yang melayang Lima Meter dari permukaan tanah.


“Glo yang memakan itu Nona Veela,” sahut Doron—Orc yang duduk di sebelah Iblis Veela.


Glo menggaruk kepalanya yang tidak gatal karena merasa bersalah lupa membakar pakaian manusia itu.


“Itu hanya Beast Serigala Iblis Level 30 saja, Aku akan menangkapnya dan menjadikannya cemilan kita!” sahut Glo segera berdiri.


Orc setinggi Pohon itu menyeringai menatap Serigala Iblis. Air liurnya mengalir deras karena sudah tidak sabar ingin menyantap daging Serigala Iblis itu.


Agar keberadaan mereka tidak diketahui oleh Manusia, maka Veela terpaksa menghilangkan jejak-jejak kaki Orc itu. Namun, tanpa ia sadari sebenarnya sudah ada Manusia yang menyadari keberadaan mereka.


“Serigala Iblis itu hanyalah mahkluk panggilan Sihir Necromancer... yang harus kita lakukan sekarang adalah mencari keberadaan sosok yang memanggilnya,” kata Veela dengan raut wajah masam. “Kalau dia dari kalangan Penyihir Manusia maka rencana kita untuk menjadikan hutan ini sebagai markas akan pupus, karena Guild Petualang pasti akan mengirim lebih banyak Petualang untuk memburu kita!” keluhnya lagi, padahal hutan ini sangat cocok dijadikan sebagai markas karena memiliki sumber makanan dari peternakan sehingga para Orc ini tidak perlu lagi berburu.


Veela adalah anggota Pasukan Iblis bagian mata-mata yang diperintahkan mencari tempat dengan penjagaan longgar di Kerajaan Kinearus.


Rencananya Sepuluh hari lagi, Seribu Orc akan datang ke hutan ini dan mereka akan melakukan teror di wilayah Lord Alaric Flanagan.


Raja Iblis Eblirt telah mengeluarkan titah, Ras Iblis akan merebut Kerajaan Kinearus dan menangkap mantan Raja Iblis Zagralaas yang dianggap sebagai aib bagi Ras Iblis karena ia malah melindungi Manusia di Kota Senderos.

__ADS_1


Veela dan Iblis-Iblis lainnya tidak menyangka Zagralaas akan melakukan itu—padahal mereka masih setia padanya walaupun Eblirt telah diangkat menjadi Raja Iblis yang baru. Namun, dengan kejadian di Kota Senderos itu, mereka kini sangat membenci Zagralaas dan mulai mendukung kebijakan yang dibuat oleh Raja Iblis Eblirt.


“Kita sudah ketahuan?” Doron mengerutkan keningnya dan menatap tajam Glo. “Cih, gara-gara ulahmu yang ceroboh itu, rencana kita akhirnya ketahuan oleh manusia. Ayo kita harus menangkap Penyihir Manusia itu!” gerutunya.


Glo hanya tersenyum masam dan menganggukkan kepala tanda setuju walaupun sebenarnya ia sangat kesal karena selalu dianggap bodoh oleh rekan-rekannya. Namun, kebiasaan cerobohnya sangat sulit dirubah dan tanpa sengaja ia selalu melakukannya.


Glo mengayunkan Palunya dengan keras ke arah Serigala Iblis yang langsung menghindarinya dan segera melolong panjang sebagai tanda bahwa ia telah menemukan keberadaan musuh.


Burung-burung yang tidur di pepohonan langsung berhamburan mendengar suara memekakkan telinga itu.


“Bodoh!” cibir Doron semakin kesal pada Glo karena ia gagal membunuh Serigala Iblis Level 30 itu dalam sekali hantam. “Kau itu Level 50, seharusnya mudah membunuhnya!” keluhnya lagi sembari mengayunkan Kapak besar ke arah Serigala Iblis yang langsung terbelah menjadi dua bagian.


Sesaat kemudian, bagian tubuh Serigala Iblis itu memudar menjadi asap hitam yang langsung menghilang dalam kegelapan malam.


“Yang dikatakan Nona Veela ternyata benar, Serigala Iblis itu adalah mahkluk panggilan Sihir Necromancer,” kata Doron mengerutkan keningnya. “Ayo, Kita harus menemukan Penyihir itu!” Dia takut Penyihir tersebut akan melarikan diri karena telah mendengar lolongan Serigala Iblis tadi.


Glo menggertak kan giginya dan mengikuti Doron serta Tiga Orc yang berlari dalam kegelapan malam Hutan itu.


Veela yakin Glo pasti akan bertindak ceroboh lagi, dia pun mengikuti mereka sembari memanggil Beast Kunang-kunang menerangi jalan mereka.


...***...


...(Sore nanti diusahakan update lagi 😁😁😁)...


Orc

__ADS_1



__ADS_2