Demon King System

Demon King System
Rialinin Eldervein Mendapatkan Skill Baru Efek Dari Memakan Buah Pohon Dunia


__ADS_3

“Martin... bukan aku yang mengambil Buah Pohon Dunia itu, Sarah yang menjebakku!” Rialinin Eldervein tetap memohon agar Martin menolongnya, tetapi Pria yang dicintainya itu tetap berjalan menjauh darinya tanpa menoleh ke belakang.


Rialinin Eldervein sangat kecewa pada Martin karena lebih mempercayai hasutan Sarah. Dia pun terdiam dan memandangi langit-langit penjara tanpa berkedip.


Sipir yang melintas di depan ruang penjara Rialinin Eldervein terkejut melihatnya. “Apa gadis ini telah gila setelah memakan Buah Pohon Dunia yang belum matang?” pikirnya, “sayang sekali... gadis secantik dia akan dihukum mati. Padahal dia berasal dari Keluarga Bangsawan, kenapa tidak menikmati hidup yang berlimang kekayaan itu dari pada mencoba menjadi kuat dengan cara-cara yang salah!” Dia menghela napas panjang, kemudian melanjutkan patrolinya.


Kenangan indah bersama Martin tiba-tiba lenyap dari benak Rialinin Eldervein, sudut bibirnya tiba-tiba memancarkan seringai tipis.


Skill baru akhirnya terpicu setelah memakan buah Pohon Dunia. Skill baru itu akan melenyapkan kenangannya setiap kali digunakan.


“Aku akan keluar dari Pulau Hazel dan berkeliling dunia,” gumam Rialinin Eldervein langsung menggunakan Skill barunya itu.


Kenangan dengan sahabatnya Sarah, Keluarganya dan kenangan indah lainnya menghilang setiap kali ia menggunakan Skill baru itu.


Rialinin Eldervein tertawa histeris di dalam penjara itu yang membuat tahanan lain keheranan dan menduga dirinya telah gila. Namun, dibalik tawa itu, air matanya terus mengalir membasahi wajahnya karena ia merasa sesuatu yang berharga telah menghilang darinya, tetapi ia tidak tahu apa yang telah hilang itu.


...***...

__ADS_1


“Ayolah Bos! Naik dikit lah!” Pitung berusaha menaikkan harga Kristal Beastnya di pasar gelap.


Pria gemuk yang akan membeli Kristal Beast Pitung mengerutkan keningnya karena tidak menyangka Kesatria Sihir Level tinggi sangat hebat dalam tawar menawar.


“Aku hanya bisa menaikkan Satu Keping Emas saja,” sahut Pria gemuk itu. “Kalau aku menyetujui tawaranmu maka aku tidak akan mendapatkan untung, tuan!” Dia kesal Pitung sangat gigih menawar harga.


“Ya sudahlah... aku dengan enggan menerima tawaranmu!” kata Pitung dengan sudut bibir menyeringai tipis.


Pria gemuk itu menyerahkan Ribuan Keping Emas pada Pitung. “Aku ada barang langka nih, kalau tuan mau maka—”


Pitung langsung melambaikan tangannya karena tidak tertarik dengan tawaran Pria gemuk itu. Dia langsung pergi dan berkata, “lain kali aku akan mencarimu lagi karena kau menawarkan harga yang memuaskan!”


Pitung tersenyum lebar keluar dari pasar gelap itu. Dia tidak menyangka akan mendapatkan uang besar dan Pria gemuk itu juga mau membeli Beast tingkat rendah seperti Goblin serta Beast lainnya.


“Na-na-na... ye-ye-yey ....” Pitung bernyanyi sepanjang jalan sambil memain-mainkan Dua Koin Emas.


Iblis yang mengenakan kerudung berjalan di belakang Pitung tanpa ia sadari.

__ADS_1


“Apakah dia benar-benar mantan Raja Iblis Zagralaas?” bisik rekan Iblis berkerudung itu.


“Tidak salah lagi, dia itu adalah Zagralaas!” sahutnya, “wajahnya sama dengan gambar yang dikirim oleh tuan Gril!”


“Kalau begitu, kita akan menginap juga di penginapan ini agar dapat mematai-matainya!”


“Benar! Aku akan mengirim pesan pada tuan Haherits kalau Zagralaas berada di Kota Ella.”


Kedua Iblis itu kemudian masuk ke dalam Penginapan.


Pemilik penginapan dengan senang hati menyambut mereka walaupun keduanya adalah Iblis, karena Kota Ella adalah Kota yang terbuka terhadap semua Ras asalkan mereka bersumpah setia pada Kerajaan Kinearus.


Lord yang memimpin Kota Ella tidak takut Ras lain akan berkhianat karena dirinya adalah Kesatria Sihir Level 100, belum lagi Dua Guild besar juga memiliki cabang di Kota Ella dan Pemimpin Guild itu juga Level 100 sehingga tidak ada yang berani membuat kerusuhan di Kota Ella walaupun Perang antara Iblis dan Manusia berkobar di utara.


“Aku tidak menyangka Zagralaas akan bersembunyi di Kota Ella,” kata Haherits setelah membaca pesan dari mata-mata Iblis di Kota Ella.


“Mungkin ia mengira kita tidak berani membuat onar di Kota Ella karena ada Kesatria Sihir Level 100 di sana!” sahut Hehus dengan senyum menghina. “Raja kita sekarang adalah Raja yang pemberani dan tidak penakut sepertinya yang melarang Pasukan Iblis mendekati Kota Ella hanya karena Lord Kota itu mau menampung pengungsi Iblis,” cibirnya lagi.

__ADS_1


“Baiklah... kita akan bergerak ke sana malam ini juga!” seru Haherits—Iblis berbentuk kerangka manusia yang mengenakan Jirah Besi seperti Kesatria Sihir tersebut.


Sementara itu di Kota Ella, Pitung tidur dengan nyenyak tanpa menyadari kalau musuh telah mencintainya.


__ADS_2