Dendam Tetangga

Dendam Tetangga
Cerita Arka


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Malam harinya.Arka nampak bingung dengan perubahan sang istri yang jadi oendiam sejak dia pulang dari mengajar tadi.setiap Arka bertanya,Tasya hanya menjawab dengan mengangguk dan menggeleng.bahkan kata-katanya hanya dijawab dengan dingin oleh sang istri.arka memang tidak tahu jika Tasya baru saja mengunjungi bu Siti.jadi dia juga tidak tahu sekar sudah bercerita apa pada sang istri hingga berujung sang ustri mendiamkannya seperti ini.


"Dek....Abang ada salah ya sama adek kok diem saja sih daritadi?"tanya arka lembut pada sang ustri yang sedang menonton tv.


"Bang,tasya mau tanya sesuatu,boleh?"tanya tasya balik


"Apa,mau tanya apa?"


"Abang ada hubungan apa sama sejar,anaknya bu Siti?"tanya tasya


"Nggak ada hubungan apa-apa cuma pernah dekat karena ibunya saja."jawab arka


"Dekat jarena ibunya dan menghabiskam waktu hanya berdua saja gitu?"jawab tasya ketus

__ADS_1


"Eh..kamu darimana cerita seperti itu.aku nggak pernah berduaan sama dia dek.benetan suer.kalaupun pergi berdua juga baru sekali nengokin neneknya yang sakit.itupun juga permintaan bu Siti yang meminta tolong abang buat nemeni anaknya.karena takut anaknya kenapa-kenapa kalau pergi kevilla sendirian jadi minta tolong abang buat jemput sekar dan nemenin mengantar kevilla.disana juga banyak keluarga bu Siti yang lainnya kok.bukan berdua saja."jelas arka


Lega...batin tasya.berarti ucapan sekar hanya untuk membuatnya bertengkar dengan suaminya.


"Abang yakin nghak bohong kan?"selidik tasya


"Sumpah dek,demi Tuhan buat apa abang bohong"kata arka sambil mengangkat dua jarinya didepan tasya.


"Baiklah untuk sementara aku percaya pada abang,tapi kalau terbukti abang bohong.aku nggak segan-segan bikin perhitungan sana abang"ancam tasya


"Tadi aku kerumah bubSiti dan bertemu dengan sekar.dia menceritakan tentang hal itu padaku"jawab tasya enteng


"Ini majsudnya sejar apa kok ceritanya seperti itu.kamu nggak benar-benar percaya sama ucapannya kan dek?"tanya arka takut


"Nggak,justru untuk meluruskannya aju tanya kamu dulu ini.biar nggak jadi salah faham.mendengar ceritamu saekarang aku tahu kalo sekar hanya ingin mengadu domba kita yang berakibat rengganya hubungan kuta.tapi sayangnya dia tidak mengenal diriku yang tidak mudah diprovokasi hanya dengan kata-kata"jawab Tasya

__ADS_1


"Syukurlah adek masih mau percaya sama abang dan tidak percaya sama ucapannya sekar."ucap arka lega


"Menurut abang ada kemungkinan sekar yang meneror kita semala ini.kalau mendengar dia masih mengagumi abang sepertinya dia sakit hati."kata tasya


"Abang juga nggak tahu,tapi seperti kata ustad Rizal lebih baik jangan menduga-duga nanti jatuhnya fitnah.lebih baik kita berpura-pura tidak tahu saja untuk memancing oelakunya keluar."ucap Arka sambil mengelus rambut sang istri


"Tapi aku penasaran bang"rengek tasya


"Yah kuta harus sabar dek.jangan gegabah."Kata arka menenangkan.


"Yah semoga saja secepatnya kita tahu pelakunya dan apa motifnya"kata tasya


"Amiiin"


Sambil bercerita rentang masa lalu mereka berdua tertidur didepan televisi.beruntung tasya bukan irang yang mudah terhasut.dan arka sendiri pribadi yang tenang hingga tak sampai menimbulkan pertengkaran diantara suami istri ini.malam yang dingin membuat mereka terlelap.

__ADS_1


__ADS_2