
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hari ini arka sudah diperbolehkan pulang.kondisi arka semakin membaik.Dokter mengatakan arka sudah bisa rawat jalan dirumah.Tasya sangat bahagia suaminya akan pulang dan mereka bisa berkumpul seperti biasanya.apalagi ada kabar dari ayahnya bahwa sang mertua juga akan datang mengunjungi mereka.setelah menikah selama 3 bulan baru kali ini mertuanya datang mengunjunginya.itu semua tidak luput karena mendengar putra mereka yang sedang sakit sekarang ini.Tasya merasa mertuanya pasti akan menyalahkannya karena arka sakit karena kepergiannya.tapi sang suami tetap menghiburnya dan mengatakan semua akan baik-baik saja.
Siang ini,arka sudah bersiap akan pulang.pak maman juga sudah standbay didepan pintu rumah sakit menunggu anak dari majikannya.mereka menunggu tasya yang sedang mengurus administrasi.tidak lama kemudian tasya datang dan menghampiri sang suami yang duduk dikursi tunggu.setelah itu mereka meninggalkan rumah sakit.
Sepanjang perjalanan pulang,tasya terlihat berdiam diri.sesekali menamggapi ucapan arka dengan jawaban singkat atau dengan gelengan dan anggukan.arka mengerti perasaan istrinya yang takut disalahkan,tapi arka juga tidak akan diam saja jika kedua orang tuanya menyalahkan tasya.karena kesalahan itu dilakukan berdua bukan hanya tasya saja yang bersalah.arka sendiri bersalah katena membiarkan istrinya pergi dari rumah hingga membuka peluang bagi orang yamg ingin menyakitinya berbuat bebas seenaknya.Dan jujur saja,arka menyesali perbuatannya tersebut.
Setelah menempuh perjalanan dengan keheningan.mobil yang disopiri pak maman sudah masuk kedalam halaman rumah arka.terlihat rumah yang lebih bersih dan tertata rapi.arka sungguh malu dengan kedua mertuanya yang sudah membersihkan kediamannya hingga serapi dan sebersih ini.dia akan mengucapkan banyak-banyak terima kasih pada kedua mertuanya tersebut.
Terlihat dua pasang paruhbaya sudah menanti didepan rumah mereka.mobil berhenti tepat dihadapan para tetua tersebut.pak maman membukakan pintu mobil untuk arka.sedangkan tasya sudah turun dari mobil untuk membantu sang suami turun.
Ibu arka langsung berlari menyongsong putranya.dipeluknya tubuh kurus arka.dan diciuminya wajah arka.ayah arka hanya menggelengkan kepala melihat tingkah konyol istrinya.tapi tak bisa diungkapkan dia sendiri rindu dengan putranya tersebut.tapi doa masig bisa menahannya karena ada besannya disitu.hatinya sakit melihat tubuh putranya yang biasanya kokoh dan kekar sekarang menjadi kurus seperti itu.dia berjanji dalam hati akan mencari siapa yang sudah berani mempermainkan hidup anaknya hingga seperti ini.
__ADS_1
Tasya memandang sang mertua dengan takut.tapi tetap mendejat untuk menyalami kedua mertuanya tersebut.
"Assalamuslaikum ayah,ibu,kapan datang?"sapanya halus
"Baru saja nak,gimana kabarmu nak?"tanya ibu arka halus sambil beralih memeluk tubuh sang menantu.
Dada tasya sudah berdebar dengan kencang.serasa mendapat udara dipadang pasir,tasya menarik nafas lega.ternyata pikiran buruknya tidaklah terjadi.buktinya kedua mertuanya menyambutnya dengsn hangat seperti dulu.arka ikut tersenyum melihat kedua irang tuanya tidak menyalahkan tasya.
"He....anak ibu kok nangis,sudah jadikan semua ini pelajaran nak.kelak jika sesuatu terjadi kepada pasanhan kalian masing-masing.jangan pernah meninggalkan satu sama lain.kalian harus selalu bersama dan saling mendukung.jika ada perbedaan pendapat.salah satu dari kalian harus ada yang mengalah.jangan dahulukan emosi semarah apapun kalian pada pasangan kalian.",nasehat ibu
"Iya bu,terima kasih sudah memaafkan tasya"kata tasya
Ibunta arka menghapus air mata yang mengalir dipipi menantunya.
__ADS_1
"Sudah,ini kenapa jadi menangis sih.ayo masuk dulu.suamimu yerlihat masih pucat.jangan biarkan diluar terlalu lama."seru ibu mertua tasya
Tasya menggandeng tangan ibu mertuanya.sedang arka dituntun ayahnya juga ayah mertuanya.ibu tasya mengekori dibelakang mereka sambil membawa tas besar yang tadi diturunkan pak maman dari bagasi mobil.
Setelah sampai didalam mereka duduk bersama diruang tengah.bu narti membuatkan teh untuk semua orang yang ada disana.arka menceritakan dari awal hingga akhir kejadian yang menimpanya sejak menikah dengan tasya.juga kejadian aneh yang membuatnya terbaring tidak berdaya dirumah.
Pak bandi,ayah arka mulai menyimpulkan jika arka sudah diserang lewat gaib.beliau bertanya apa arka memiliki musuh baik dilingkungannya atau ditempatnua mengajar.tapi arka hanya menjawab tidak karena menurutnya memang selama ini dia merasa tidak ada masalah dengan orang lain.
Pak hendri juga bercerita apa saja yang terjadi dirumah arka saat beliau dan pak maman mencari barang-barang yang sifatnya ditujukan untuk mencelakai sang pemilik rumah.mereka bahkan sudah memusnakan barang-barang tersebut.
Arka menarik nafas lega.dia bahkan berkali-kali mengucapkan kata terima kasih pada ayah mertuanya itu.
Tadinya arka juga menceritakan tentang kecurigaanya pada warga sekitar mereka.tapi dia dan tasya tidak mau berburuk sangka.makanya mereka diam saja.jika dulu prasangka mereka Andini maka sekarang berganti menjadi pak imron dan keluarganya terutama sekar.tapi setelah kepergian keluarga sekar.ternyata praduganya itu ternyata salah.tetap saja ada sesorang yang sepertinya ingin melukai dirinya.hingga membuatnya terkapar tidak berdaya seperti kemarin.
__ADS_1