Dendam Tetangga

Dendam Tetangga
Cerita Yang Sebenarnya


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Pak abdul hanyalah seorang tukang kebun disebuah SMA dikota kecil.anaknya tiga masih kecil-kecil .sedang istrinya berjualan jajannan pasar keliling kampung.


Dari sana mereka mencari nafkah setiap hari.hingga suatu hari datanglah bu meli kerumahnya menawarkan pekerjaan sampingan padanya dan gajinya sangat banyak jika berhasil.sempat ragu dan sang istri keberatan.tapi tuntutan hidup yang sedang membutyhkan banyak biaya membuat pak abdul mengiyakan saja keinginan bu meli.walaupun belum tau pekerjaan apa itu.


Pagi itu bu meli memanggilnya untuk keruangannya.disana dia disuruh mengantar sebuah paket kesebuah alamat yang diketahuinya adalah rumah dinas pak arka.salah satu guru pengajar disini.


Awalnya pak abdul takut jika ketahuan.Dengan menyamar sebagai penjual online membuatnya tidak dikenali.awalnya hanya mengirim paket saja yang pak abdul sendiri tidak tahu isinya apa.tapi lama-lama pak abdul merasa aneh.


Karena kali ini pak abdul disuruh memendam bungkusan dalam kain putih yang ntah isinya apa disekitar pekarangan rumah pak arka.tadinya dia sempat bingung dan protes.tapi apalah daya,dia hanya seorang bawahan yang wajib melakukan tugas dari sang majikan.pak abdul melakukannya saat pak arka sedang tidak dirumah.karena dia juga tahu jika istrinya sedang pulang kerumah orang tuannya.jadi aman tidak ada yang memergoki aksinya.dengan menghunakan masker wajah pak abdul mulai menanam bungkusan-bungkusan itu disekitar rumah pak arka.


Selain itu,setiap hari pak abdul juga disuruh bu meli mengantar makanan kerumah pak arka.sekali lagi dengan melakukan penyamaran agar pak arka tidak curiga.Dalam benak pak abdul bu meli sepertinya sangat terobsesi pada pak arka.tapi pak sudah punya istri.


Pak abdul juga pernah disuruh bu meli untuk menaburkan tanah juga bungan setaman diteras rumah pak arka.bahkan disuruh menakuti istri pak arka dengan mengetuk pintu rumah belakang pada malam hari berkali-kali.


Melempari genting pak atka tengah malam juga pernah.itu semua perintah dari bu meli.tapi akhir-akhir ini ada yang aneh menurutnya.jarena bu meli sudah tidak pernah menyuruhnya lagi.setidaknya pak abdul bisa bernafas dengan lega.apalagi beliau merasa bersalah saat mendengar pak arka masuk rumah sakit setelah satu minggu dia sering mengirim makanan kerumahnya.ntah ada apa dengan makanan itu hingga membuat pak arka sakit.sejak pak arka sakit itu pula bu melibsudah tidak pernah menyuruhnya untuk mengirim makanan.


"jadi seperti itu ceritanya pak,saya mohon maafkan saya.saya benar-benar takut dengan bu meli makanya saya melakukan itu semua"sesal pak abdul


"kenapa pak abdul tidak terus terang saja kepada saya,setidaknya saya bisa mencari solusi buat pak abdul"kata arka


"ketakutan saya akan dipecat dan ketakutan jika bu meli menyakiti keluarga saya alasan terbesarnya pak,selain itu saya tidak punya dendam apapun pada bapak."kata pak abdul menunduk


"baiklah,saya memaafkan pak abdul dengan syarat,jika saya butuh kesaksian pak abdul harus siap untuk membantu saya"kata arka

__ADS_1


"iya pak,untuk menebus rasa bersalah saya,saya siap kapanpun bapak memanggil saya."kata pak abdul sambil tersenyum


"Baiklah kalau begitu saya harus keruanhan bu meli untuk menyerahkan surat pengunduran diri saya,do'akan saja tidak ada drama.agar bapak juga tidak perlu terseret dalam masalah ini"ujar arka pelan


"semoga dilancarkan segala urusannya pak,saya permisi dulu mau kebelakang"pamit pak abdul


"Silahkan"jawab arka menyingkir


Arka melanjutkan tujuannya keruangan bu meli.sebelum masuk,didepan pintu arka menghela nafas panjang,menenangkan hatinya yang sebenarnya was-was.setelah itu arka mengetuk pintu pelan.


Terdengar jawaban dari dalam ruangan.arka masuk kedalam.


Arka mendekat kearah seseorang yang sedang duduk dikursi.otang tersebut mendongak melihat siapa yang datang.


"Arka,kamu datang.ada perlu apa?"tanya bu meli senang.


"apa ini maksudnya arka?kenapa tiba-tiba?"tanya bu meli heran


"Saya hanya ingin mengikuti keinginan saya untuk mengurus peternakan bapak dikampung bu"jawab arka


"kamu nggak bohong kan ka,kalau kamu keluar lalu bagaimana dengan saya ka"tanya bu meli


"apa maksud ibu?saya tidak mengerti"tanya arka heran


"ya bagaimana nasib saya jika kamu tidak lagi mengajar disini?saya mencintaimu ka,kenapa kamu tidak pernah mau melihat itu semua"jawab bu meli sambil berdiri mendekat kearah arka

__ADS_1


"bu....bu meli jangan seperti ini bu.saya sudah menikah dan mencintai istri saya.ibu bisa mencari orang lain jangan saya bu."tolak arka


"tapi saya cuma mau kamu.saya akan lakukan apapun asal kamu mau menikah dengan saya termasuk jadi istri kedua."pinta bu meli


"Tapi saua yang tidak mau dan tidak ada keinginan untuk mendua bu.saya harap anda paham maksud saya.ibu ini orang terpandang pasti banyak yang mau sama ibu.tapi tolong jangan berharap sama saya.dan tolong secepatnya tanda tangani surat pengundutan diri saya.karena tanpa izin ibu pun saya akan tetap keluar dari sekolah ini."tegas arka


"tidak ka.....saya tidak aksn menandatanginnya"tolak bu meli


"baiklah kalau itu yang ibu inginkan.jangan salahkan saya jika saya memakai cara lain bu."ancam arka


"Apa maksud kamu ka?"tanya bu meli sambil menatap arka


"Saya punya rekaman kesaksian pak abdul yang sudah ibu suruh untuk mengganggu rumah tangga saya hingga berakhir membuat saya terbaring dirumah sakit.saya tinggal mengajukan tuntutan terhadap ibu dan menyeret ibu serta mbah dukun yang ibu sewa kekantor polisi.ibu pilih yang mana?menandatangani surat itu atau mendejam didalam penjara?"tawar arka


Sial....darimana arka tahu semuanya.gagal semua rencanaku.batin bu meli


Aku tidak boleh menyerah,sepertinya apa yang dibilang mbah wardi harus segera aku lakukan untuk membuat arka tetap tinggal disini.batin bu meli


"baiklah saya akan tanda tangan tapi ada syaratnya."jawab bu meli


"kenapa harus ada syarat,saya tidak mau"tolak arka


"kamu yakin nggak mau dengar dulu syarat dari saya?"tanya bu meli


"nggak,setelah ibu tanda tangan kita sudah tidak ada urusan lagi.dan saya tidak mau lagi berurusan dengan anda."jawab arka tegas

__ADS_1


"baiklah,tapi jangan pernah menyesal ka.paling tidak aku sudah mengingatkanmu"ancam bu meli sambil manandatangani surat yang tadi dibawa oleh arka.


Setelah menerima surat pengunduran dirinya,arka segera keluar dari ruangan bu meli.berada diruangam bersama bu meli membuatnya ingin naik darah tetus-terusan.kesabarannya benar-benar diuji.arka segera bergegas pulang katena memang dia tidak mengajar.sebelum dia pulang dia mengambil barang-barangnya dikantor terlebih dahulu.


__ADS_2