Dendam Tetangga

Dendam Tetangga
season 2


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sementara Rendra masih menyesali kebodohannya yang tidak tahu kepergian Cantika.Rendra tidak tahu jika besok justru dia juga akan kehilangan amelia.diakui rendra jika dia memiliki kekaguman pada sosok amelia yang sangat bijak menurutnya.Tapi doa sedikit takut untuk mengakui perasaannya itu.takut jika amel tidak memiliki perasaan yang sama denganya.Rendra memang slengekan tapi baru pertama kalinya dia mengagumi lawan jenisnya.Dan itu justru putri dari orang yang pernah menyakiti keluarganya.walaupun dari awal rendra sudah tahu.tapi ntah kenapa perasan itu justru hadir semakin bersemi dihati rendra.apalagi setelah beberapa hari kedekatan mereka.membuat rendra semakin sulit untuk berpaling dari sosok amelia.


Mungkin benar kata cantika,dia sudah jatuh cinta pada amelia.Tapi bahaimana tanggapan arka dan tasya jika mereka tahu putranya menyukai putri sekar.apakah mereka akan melarang atau mendukungnya.Rendra bimbang mau mengakuinya atau tidak.saat seperti ini dia jadi merindukan nasehat cantika.sahabat setannya itu biasanya sangat pandai memberikan solusi untuk permasalahannya. Disaat dia sedang termenung,datanglah adiknya riana duduk disisinya.


"Kalo cinta bilang saja kak,sebelum terlambat"ledek Riana.


"Apa sih bocil.nggak usah sok tahu"elak Rendra dengan mengacak rambut sang adik gemas.


"Ih....aku juga nggak buta kali bang kalo abang suka sama amelia bukan?


Seorang Rendra yang terlalu cuek dengan seorang cewek tiba-tiba peduli dengan cewek itu mustahil jika abang tidak ada apa-apa sama tuh cewek."celutuk Riana.


"Tapi abang takut dek"ungkap jujur Rendra


"Akhirnya ngaku kan?Takut ayah sama bunda marah dan tidak setuju?"tanya Riana


"Iya dek",ucap Rendra lemah


"Kalo menurut aku lebih baik abang jujur dulu sama amel baru ngomobg sama ayah juga bunda.kan nggak lucu jika abang ngomong sama ayah juga bunda eh ternyata amelnya nggak ada perasaan sama abang,terus abang ditolak cewek.idih...nggak lucu kali bang"ledek Riana untuk mencairkan keadaan agar abangnya tidak galau.


"Ini bocil sudah berani ngeledek abang yah"gelitik rendra pada sang adik.


Riana yang merasa kegelian menjerit dan tertawa lebar akibat ulah abang kandungnya itu.Tanpa mereka sadari jika perbincangan mereka sedari tafi didengarkan oleh sang bunda.


Bunda tasya tidak mendekat tapi kembali keruangan sang suami.Dia masih tidak percaya jika putranya menyukai putri sekar.dihatinya terjadi kebimbangan jika sampai putranya benar-benar dengan putrinya sekar.akan dibawa kemana hubungan mereka.sementara sosok sekar saja sangat membenci keluarganya.Bahkan ingin melenyapkan arka suaminya.Dengan tangan bergetar dia memasuki kamar rawat sang suami.Arka yang baru ingin memejamkan mata kaget melihat kedatangan sang istri.Bukannya tadi tasya pamit mau mencari anak-anak.kok balik lagi batin arka.


"Kok balik lagi bun?mana rendra dan riana?"Tanya Arka

__ADS_1


"Ehm mereka sedang makan yah,oh iya bunda mau ngomong sesuatu sama ayah"kata rasya mendekat.


"Yah,sepertinya rendra menyukai amelua putri sekar.bagaimana menurut ayah?"tanya Tasya memancing respon suaminya.


"Yah...bagus dong bun,itu artinya putra kita masih menyukai wanita.bukanya selama ini bunda selalu bertanya kenapa Rendra tidak pernah ngenalin cewek kebunda.lha sekarang Rendra sudah punya tambatan hati bunda juga yang bingung."jawab Arka enteng.


"Tapi dia putrinya sekar lho yah.ayah nghak papa mereka berhubungan?terus gimana dengan sekar yah?sekar saja sangat benci dengan keluarga kita terutama bunda"sela tasya


"Iya,ayah tahu.tali perasaan anak-anak tidak ada hubunganya dengan kita bun.biarkan saja,kita akan memberikan pengertian pada sekar.ayah sih senang-senang saja.toh nak amel juga baik dan cantik.jadi tidak ada masalah buat ayah.yang penting putra kita bahagia."ucap Arka


Tasya terdiam.sebenarnya dia sih tidak masalah juga.tapi bagaimana jika sekar kembali menyakiti putranya saat tahu jika putranya menyukai putrinya.tasya tidak bisa membayangkannya.tasya bahkan sangat takut kehilangan salah satu keluarganya.


"Sudahlah bun,lupakan semuanya.kita tatap masa depan jangan melihat masa lalu.srkar mungkin bersalah,tapi putrinya tidak bersalah apapun pada kita.siapa tahu dengan adanya hubungan rendra dan amelia bisa menggerakkan dan nelunakkan jerasnya hati sekar untuk menerima semuanya.dan berdamai dengan keluarga kita.mungkin ini cara Tihan untuk mempersatukan keluarga kita."tutur Arka.


"Iya,mungkin ayah benar."pasrah tasya.


Rendra dan Riana yang sudah kembali dari kantin.memasuki ruangan sang ayah.melihat sang ayah belum tidur membuat jeduanya heran.bukannya tadi ayahnya msu tidur.batin mereka.


"Ini juga mau tidur kok dra.oh iya,apa ada sesuatu yang ingin kamu sampaikan?"tanya Arka


"Eh.....tidak jadi,ayah istirahat saja,besok saja kita bicara"kata Rendra


"Bicara sekarang saja,ayah juga belum terlalu mengantuk."suruh ayah arka


"Ehm...yah...bun.ada yang mau rendra sampaikan.sebenarnya ini perasaan Rendra sama Amelia.Tendra menyukai amelia yah...bun",jujur rendra.


Tasya yang mendengarnya masih saja tampak kaget.walaupun sebenarnya tadi dia sudah mendengarnya sendiri tapi ntah kenapa rasanya tetap ada tidak kerelaan dihatinya putranya itu men yukai putrinya sekar.


Hening....

__ADS_1


Baik arka maupun tasya tidak ada yang bereaksi.mereka sama-sama terdiam.


Hati Rendra sudah dilanda kecemasan karena kedua orang tuanya hanya diam tidak merespon tentang perasaannya pada amelia.apa orang tuanya tidak suka dengan amelia dan tidak menyetujui hubungan itu.


Arka berdehem sebelum bicara.


"Apa kamu sudah yakin menyukai putrinya sekar dra?"tanya auah arka


"Yakin ayah"jawab rendra tegas


"apa amel juga tahu jika kamu menyukainya?"tanya Ayah arka


"Belum ayah.rencananya rendra mau minta restu ayah dan bunda baru bicara dengan amel"jawab Rendra tertunduk


Bunda Tasya hanya diam saja tidak ingin menyahut.


Rendra sedikit melirik bundanya yamg diam saja.rendra merasa bundanya tidak suka jika dia menyukai amel.


"Apa bunfa tidak suka denhan amel?"tanya rendra


"Bukan tidak suka ndra,tapi bunda hanya takut kamu dicelakai sekar lagi seperti ayah.kalo boleh jujur bunda sudah tidak mau berurusan dengan keluarga sekar.bukan bunda tidak menyukai amel.bunda suka.amel anak yang baik juga santun tapi jangan lupakan perbuatan mamanya pada keluarga kita ndra."jawab bunda tasya.


"Bunda.....sudah ayah bilang jangan menatap masa lalu.lihatlah kemada depan"sela ayah arka.


Bunda tasya terdiam.rendra metasa pembicaraan ini akan berakhir alot jadi rendra diam saja.sementara Riana tidak sama sekali ingin bicara karena menurutnya itu masalah kakaknya dan dia tidak berhak ikut campur urusan kakaknya.dia hanya bisa mendo'akan yang terbaik untuk kakaknya.


"Rendra kamu sudah besar,sudah bisa memilih sendiri.jika menurutmu itu yang terbaik.ayah hanya bisa mendukung ndra.amel anak yang baik,lanjutksn niatmu jika hatimu sudah mantap"tutur ayah arka


Rendra merasa ayahnya menyetujui hubungannya dengan amelia.semebtara sang bunda hanya terdiam dan mengangguk saja seperti tidak rela.tapi rendra tahu sebenarnya bundanya setuju hanya saja karena sekar yang membuat bundanya ragu.

__ADS_1


Rendra sangat bahagia restu kedua orang tua sudah dikantonginnya.tinggal besok dia mengutarakan perasaannya pada amel.semoga apa yang diharapkannya sesuai dengan yang diinginkanya.


__ADS_2