
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Siang harinya,Arka pulang dengan wajah yang begitu lesuh.apalagi saat melihat mobil sang mertua terparkir dihalaman rumahnya.Rupanya ucapan sang istri tidak main-main.dia benar-benar ingin meninggalkan rumah ini dan juga arka sendirian.arka sudah tidak bisa berfikir sekarang.apa yang harus dikatakannya pada sang mertua.arka mengucap salam.
"Assalamualaikum"salam arka
"Wa'alaikum salam "balas ibu paruh baya.ibunya tasya.bu Narti
"Bu,sudah dari tadi datang?ayah mana?"tanya arka sopan sambil mengecup telapak tanganya lembut
"Ayah ada dibelakang nak,ibu datang sudah tadi pagi.kamu baeu pulang?pasti capek.makan siang dulu yah.habis itu kita ngobrol bersama"kata ibu Narti
"Iya bu,arka bersih-bersih dulu ya,permisi"kata arka sambil berlalu
Bu narti memandang kepergian sang menantu dengan sendu.tak menyangka jika perjodohan putrinya akan mengalami masalah diawal pernikahan.bukan karena dari dalam tapi dari luar banyak yang tidak menyukai perjodohan tersebut.tapi ibu yakin pasti rumah tangga putrinya akan baik-baik saja.hanya perlu kesabaran yang lebih saja untuk menghadapi semua masalah yang menghadang.
Selepas meninggalkan sang ibu mertua.arka masuk kedalam kamarnya.terlihat tas besar sang ustri sudah tertata rapi dibawah ranjang.sepertinya tekad istrinya sudah bulat.dan seowrtinya dia tidak akan bisa membujuk sang istri lagi.arka hanya bisa pasrah demi jeutuhan rumah tangganya yang baru seumur jagung itu.semoga setelah ini semuanya akan membaik.
Sesudah membersihkan diri,arka keluar dari kamar dan menuju ruang makan yang sudah ada ayah mertua ,ibu mertuanya dan juflga istrinya.arka menyapa sang ayah mertua juga mencium telapak tangannya.dia mengambil tempat disebelah sang ayah mertua.
"Bagaimana kerjaanmu nak?lancar?"basa basi ayah untuk mengusir keheningan
__ADS_1
"Alhamdulilah lancar ayah.hanya saja panen bulan ini sedikit anjlok yah.padi banyak yang kempos alias tidak ada isinya"jawab arka
"Iya,namanya orang bertani itu kadang untung kadang juga rugi.sabar aja nak"tutur pak Hendri,ayah mertuanya
"Iya pak"jawab arka pelan
"sudah yah,makan dulu nanti disambung ngobrol lagi"tegur bu narti
Suara dentingan sendok dan pirik yang beradu memecah keheningan diruang makan tersebut.sedari tadi arka melirik sang istri yang tidak menatapnya sama sekali.bahkan untuk mengambil makananpun sang ibu mertua yang mengambilkan.kedua mertuanya hanya memaklumi putrinya yang sedang merajuk pada sang suami jadi mereka diam saja tanpa berani menegur.putrinya itu sangat keras kepala,jika dihadapi dengan keras akan semakin menjadi.
Setelah drama makan siang selesai mereka duduk bersama diruang tengah.arka duduk didepan sang ayah mertua sementara tasya duduk disamping ibunya.
"Apa yang bisa saya katakan pak.sebagai suami saya sebenarnya istri saya berada disamping saya menemani saya melalui cobaan ini.tapi saya juga tidak bisa egois jika istri saya sendiri tidak nyaman tinggal bersama saya pak"kata arka tertunduk
Tasya yang mendengarnya ikut menimpali.
"bukan tidak nyaman bang,tasya hanya butuh ketenangan setelah banyaknya teror yang terjadi.dan aku harap setelah kepergian tasya abang bisa segera mencari tahu siap yang sudah meneror kita.tasya nggak kuat bang terus-terus dihantui seperti ini."serobot tasya sambil memandang suaminta sendu
"Baiklah jika itu keputusanmu dek.abang tidak bisa memaksa.abang hanya bisa ikhlas semoga kamu mendapatkan ketenangan yang kamu cari tersebut selama dirumah bapak.dan mohon maaf pak,bu arka tidak bisa mengantar karena pekerjaan disini tidak bisa ditinggal.fan jarak dari rumah ayah ketempat arka mengajar juga sangat jauh.jadi maafkan arka jika tidak bisa mendampingi putri ayah.arka titip istri arka disana."ucap arka pada sang ayah mertua
"Ya,kami akan menjaga tasya dengsn baik nak.kamu juga diri baik-baik disini.ingatlah ada Tuhan yang menemanimu.ayah do'akan semoga secepatnya kamu dapat meringkus orang yang ingin merusak rumah tanggamu."
__ADS_1
"Amiiin,terima kasih yah"kata arka
"Kalau begitu,ayah dan istrimu akan berangkat sekarang,biar tidak kesorean sampai dirumah nanti,jaga dirimu baik-baik"pesan pak hendri
"iya yah"
Setelah mengecup kedua telapak tsngan kedua mwrtuanya.sekarang tinggal tasya dan arka disana.sepertinya kedua mertuanya ingin mereka berdua bicara dan berpamitan dengan baik-baik.
"bang,maafin tasya ya kalau meninggalkan abang sendiri disini.abang baik-baik jaga kesehatan, jangan lupa makan.aku pamit bang"kata tasya sambil mengecup tangan suaminya dengan takzim
Arka yang tak mampu membendung tangisnya langsung memeluk erat tubuh sang istri.
"maafin abang dek,jika rumah tangga kita harus seperti ini.kamu baik-baik dirumah ayah.abang pasti datang jemput kamu setelah permasalahan disini selesai."kata arka
Tasya tak kuasa mendengar kata-kata suaminya.dipeluk dan diciuminya wajah sang suami.wajah yang akan ditinggalkannya sendirian.wajah yang akan lama tak bisa bersua.
Sungguh bukan ini inginnya.tapi dia tidak tahan dengan teror-teror yang membuatnya kehilangan kewarasannya.
Setelah drama berpamitan tersebut,terdengar bunyi klakson mobil berbunyi,tanda ayah mertuanya memanggil tasya.arka mengantar kepergian sang istri sampai halaman rumah.sambil membawa tas besar milik istrinya dia menggandeng erat tangan sang istri.berharap istrinya membataljan kepergiaannya.tapi hingga tasya naik kemobil ayahnya ternyata itu hanya mimpi saja bagi arka.
Arka memandang kepergian mobil sang mertua yang meninggalkan halaman.kini tinggal dia sendiri dirumah tersebut.benar kata ayah mertuanya.dia harus secepatnya tahu siapa yang selama ini sudah mengusik rumah tangga.dia sudah tidak bisa bersabar lagi menghadapi ini semua.Dengan tekad kuat dia akan mulai menyelidiki semua tetangganya satu persatu.
__ADS_1