
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Rendra memarkir sepeda dan segera berlari tergesa-gesa menuju kelasnya.walaupun nakal tapi yang penting pintar.itu mottonya.aneh kan?memang rendra termasuk murid berprestasi disekolah itu.bahkan banyak gadis yang menyukainya.temannya juga banyak karena dia tidak pernah memilih dalam berteman.sedangkan riana adalah anak yang kalem,tidak banyak tingkah.pembawaanya yang seperti ayahnya membuat dia cukup disegani dan dihormati dikalangan para wanita disekolah tersebut.Dia juga pintar dan cita-citanya ingin jadi guru seperti ayahnya dulu.
Brak.....rendra membanting tas diatas meja.sampai dodit yang berada disebelahnya terperanjat.
"anjir.....kaget gue bro.kurang 5 menit bel. Tumben gak telat loe?"tanya Dodit,sahabat rendra dari SMP.
"Loe lupa hari ini ada ulangan?kalau untuk ulangan gue nggak bakal telat"jawab Rendra enteng.
"iya ....iya yang otak jenius,gue mah apa cuma otak udang"pasrah Dodit.
Rendra hanya menertawakan temannya tersebut.
Tak lama guru Matematika sudah datang.Beliau masuk dengan membawa banyak kertas untuk ulangan.Tapi fokus rendra bukan pada guru ataupun kertasnya tapi pada seorang sosok cewek dibelakang gurunya itu.Rendra sedikit mengernyit merasa tidak mengenal sosok tersebut.apa dia anak baru ya.fikirnya.
"Dit,ada anak baru ya?"bisiknya pelan pada Dodit.
Dodit menggelengkan kepala.
"Dimana anak barunya?"Dodit malah bertanya.
"Itu dibelakang bu Anita"bisik rendra.
Dodit melihat kearah gurunya.Dan tidak melihat siapapun disana.
"loe jangan halu deh,ini masih siang.nggak ada cewek dibelakang bu anita"bisik Dodit.
Hah.....rendra terkejut.jalau Dodit nggak lihat berarti itu?......
Tapi mau apa tuh setan datang kekelasnya.apalagi cewek itu melihat kearahnya terus.nggak mungkin kan mau bantu kasih kunci jawaban ulangan.
Rendra berusaha tidak peduli.Dan segera mengerjakan ulangannya.saat sedang berkonsentrasi mengerjakan ulangan.tiba-tiba tengkuk rendra terasa sangat dingin.
__ADS_1
"byuh....dingin anat yach"gumam rendra pelan.
"Dingin apanya orang panas banget gini.mana kipasnya mati lagi,gak bisa mikir aku"keluh Dodit.
Rendra menoleh kebelakang dan dia terkejut.Setan cewek itu ada dibelakangnya.
"Ada apa rendra?"tanya bu anita
"nggak ada apa -ap bu.cuma ada semut gigit aja."jawab rendra asal.
Rendra menatap setan cewek itu marah dan kesal.seperti bertanya dalam bahasa isyarat menggunakan batin.Rendra menggerakkan tanganya seperti bertanya pada setan cewek tersebut.ada apa?.dan setan cewek itu menjawab dia ingin bicara dengan rendra.karena rendra sedang kesal dia tidak mau.tapi setan cewek itu memaksa.akhirnya rendra memutuskan nanti jam istirahat dia mau bertemu dibelakang kelas.Dan setan cewek itu mengangguk setuju.
Dan setan cewek itu akhirnya pergi.rendra menghembuskan nafasnya pelan.resiko bisa melihat sesuatu yang tidak bisa dilihat orang lain ya begini.ada saja makhluk yang ingin mengganggunya.tapi beruntung selama ini arka hanya bertemu makhluk gaib yang beraura positif saja bukan yang negatif.Dan dia hanya sebagai perantara untuk memuluskan jalannya para setan tersebut untuk bisa kembali kejalurnya.karena terkadang masih ada yang harus diselesaikan didunia hingga membuatnya tidak bisa berjalan kejalurnya.hingga melalui rendra mereka bisa kembali ketempat yang seharusnya.
Sejak kecil kemampuan rendra ini memang sudah terlihat.makanya arka dan tasya memutuskan untuk tinggal dikampung.takut terjadi apa-apa pada sang putra.
Jam istirahat.
",loe nggak kekantin?"tanya Dodit
"loe dipesanin apa nih?"tanya Dodit
"Bakso sama es jeruk aja"jawab rendra sambil berjalan meninggalkan kelas.
Dibelakang kelas.
"heh....setan cewek,mau ngapain loe ngajak gue kesini?"tanya rendra.
"Tolong bantu aku dra"jawab setan cewek
"loe tau nama gue?Bantu apa?kita nggak saling kenal.ngapain gue bantu loe"elak rendra
"please dra,cuma kamu yang bisa bantu aku.dan suatu hari nanti kamu juga pasti butuh bantuan dari aku.karena kita akan terus terhubung dra"jawab cewek itu
__ADS_1
"gue nggak ngerti maksud loe?"bingung rendra
"loe bakal paham apa yang aku katakan tapi nggak sekarang.nanti ada waktunya kamu mengerti.tapi sekarang aku mohon bantu aku dulu dra"pinta setan cewek.
"emang loe mau gue bantuin apa?"tanya rendra
"tolong berikan katakan pada mamaku untuk mengambil tasku dirumah nana."kata setan cewek itu.
"siapa nana?dan gue nggak tahu rumah loe?gimana bisa ketemu sama mama loe?"tanya rendra.
"nana itu teman gue yang sudah bikin gue seperti ini.gue akan bimbing loe biar sampai kerumah gue dra."kata setan cewek itu.
"baiklah,nanti sepulang sekolah.tungguin gue digerbang depan sekolah.kita kerumah loe.tapi ngomong-ngomong nama loe siapa ?nggak mungkinkan gue bertamu kerumah lie tapi nggak tahu nama loe?gimana kalau mama loe nanyain siapa gue?"tanya rendra.
"nama gue cantika.bilang aja ssma mama kalo kamu teman sekolahku.aku juga sekolah disini tapi kelas kita berbeda.kamu mungkin nggak kenal siapa aku.tapi aku tau siapa kamu."jawab setan cewek itu.
"baiklah,terserah deh.kalau gitu gue mau kekantin dulu gue laper.dan inget ya,nggak usah gangguin gue kalo gue lagi belajar kaya tadi.gue nggak suka.atau gue nggak akan bantuin loe"ancam rendra.
"iya....iya ...maaf"ujar setan cewek itu.
Setelah itu remdra pergi meninggalkan setan cewek itu disana dan berjalan menuju kantin.
Dodit nyelingukan menatap pintu masuk mencari keberadaan sahabatnya.ketoilet kok lama banget.
terlihat rendra datang dan dodit terlihat manyun.
"lama banget sih dra loe ketoiletnya.kaya cewek aja"gerutu Dodit.
"Sorry,perut gue mules tadi"jawab rendra enteng.
"tuh,bakso loe sampek dingin nungguin loe nggak datang-datang"jawab Dodit
"iya-iya iniau gue makan.makasih ya udah dipesenin.",kata rendra
__ADS_1
"Sama-sama"jawab dodit.
Setelah menghabiskan satu mangkok bakso dan segelas es jeruk.rendra dan dodit bercanda dengan beberapa temannya yang ada disana.kalo kata rendra ngefreshin pikiran dulu sebelum memecahkan kasus nanti siang.semoga saja masalah tuh setan cewek nggak rumit.batinnya.