
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sepanjang perjalanan Rendra dan Amelia semakin dekat.Mereka banyak bercerita tentang kedua orang tuanya.Rupanya Rendra ingin memberikan pemahaman bahwa kebahagiaan kedua orang tuanya saat ini tidaklah mudah.Mereka harus melewati jalan yang berliku.godaan dan musibah itu makanan mereka sehari-hari.Rendra juga menceritakan apa yang sudah dilakukan mamanya Amelia saat itu pada kedua orang tuanya.
Amelia merasa sangat tidak enak hati pada Rendra.karena mamanya saat ini mau menyakiti keluarganya lagi.Dan dia sebagai anak harus berusaha mencegahnya.jika tidak dia tidak akan mampu melihat wajah Rendra lagi karena rasa malu.
Mereka tiba dibumi perkemahan.Rendra yang akan memasang tenda dikagetkan dengan adanya sesosok hitam sedang menatap kearahnya.Terlihat berulang kali sosok itu mengganggu sang adik dan teman-temanya yang sedang mendirikan tenda.
Rendra yang awalnya hanya melihat saja dibuat geram.Dia mendekati tenda sang adik dan menyentak tenda tersebut dengan keras.Sontak perbuatannya ini mengundang banyak pertanyaan dari anak-anak yang berada didekatnya termasuk adiknya.
"Ada apa bang?"tanya Riana
"Nggak ada apa-apa,biar abzng saja yang bantu kamu dek"jawab Rendra.
Rendra memutar kebelakang dan menvoba bicara baik-baik dengan sosok itu.
"Tinggalkan tempat ini,jangan mengganggu manusia yang tidak berdosa"gertak Rendra.
"Tidak,aku sudah ditugaskan untuk mengganggu anak itu termasuk kamu"jawab sosok itu.
"siapa yang menyuruhmu"dengan sedikit menekan membaca ayat-ayat suci AlQur'an.
sosok itu sedikit menggeliat karena panas.Dia tidak menyangka jika manusia yang akan diganggunya adalah sosok yang taat.
Sedikit demi sedikit,dan lama kelamaan sosok tersebut tidak betah berada didekat rendra.rendra terus menekan sosok itu dengan terus membaca ayat-ayat suci.
__ADS_1
Setelah kepergian sosok itu.Amelia yang tadi mendengar jika sesuatu terjadi segera mendatangi rendra.
"Ada apa dra?"tanya Amelia
"Nggak ada apa-apa"jawab Amelia
"Apa ini ada hubunganya dengan mama dra?"tanya Amelia.
"Nggak ada,sudah tenang saja"elak rendra
"Kamu nggak sedang bohong kan"menatap sendu rendra.
"Nggak,sudah ya,kamu balik ketenda gih"suruh rendra
"Baiklah,tapi jika ini berhubungan dengan mama.tolong maafin mamaku ya dra"pinta Amelia
Rendra terpaksa berbohong karena dia tidak ingin Amelia membenci ibunya.Awalnya Rendra hanya ingin menyadarkan Amelia bahwa perkataan mamanya itu salah tapi sepertinya dia mulai menyukai kepribadian Amelia yang kalem dan anggun.
Cantika dari kejauhan memperhatikan tingkah mereka.Dari awal Cantika sudah tahu jika Rendra mengagumi Amelia begitu juga Amelia dia juga memgagumi Rendra.Hanya karena dendam tidsk jelas tantenya yang membuat hubungan mereka akan sulit kedepannya.
Untuk sekarang mungkin mereka bisa tenang karena jauh dari tante Sekar.Tapi ketika besok mereka pulang.mereka akan dihadapkan dengan masalah akibat hubungan yang terjalin diantara mereka.
Cantika mendekati Rendra yang sudah kembali ketendanya.
"Ciee...yang lagi pedekate."ledek Cantika.
__ADS_1
"Apa sih loe,nggak usah kepo deh"elak Rendra.
"Alah...ngaku deh loe,loe suka kan sama sepupu gue?"cibir Cantika.
"Kalo iya kenapa?terus kalo nggak juga kenapa?masalah buat loe?"kata rendra.
"Nggak ada masalah sih.cuma masalahnya ada ditante sekar.kira-kira bisa gila kale kalo tahu anaknya malah dekat dengan anak musuhnya."ingat Cantika.
Deg......Rendra terdiam.kenapa dia baru ingat siapa itu Amelia.Apa mending dia menghindar saja ya dari Amelia.Dia sendiri tidak mau bundanya sakit lagi katena tante sekar.Tapi hatinya sangat menyukai Amelia.kini hatinya dilema.
Apa yang harus dial lakukan.
"Woi,malah melamun"gerutu Cantika yang sedang dicuekin Rendra.
"Apa sih,gue nggak budeg kale"sentak Rendra.
"Habisnya gue ngomong loe cuekin gue sih."gumam Cantika
"ya maaf gue lagi nggak konsen"jawab Rendra
"Lagi mikir apa?tante sekar?ato hubungan kamu sama Amelia?"tanya Cantika kepo
"Mau tau banget apa mau tanya aja?"goda Rendra
"ih...sumpah loe nyebelin banget tau nggak dra."kesal Cantika sambil menghilang.
__ADS_1
"lha kok tambah pergi.dasar setan narsis.kepo amat jadi setan"gumam rendra.
Riana yang baru akan masuk kedalam tenda sang kakak heran melihat kakaknya ngomong sendiri.Dia jadi takut dan tidak jadi masuk kedalam tenda sang kakak.