
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Pak hendri yang sudah sampai dirumah arka melangkah keluar dari mobil yang ditumpanginya bersama pak maman.tapi sebelum beliau masuk kedalam rumah baru sampai teras pak maman mencegahnya untuk masuk.
"Mohon maaf pak,bisa bicara sebentar?"tanya pak maman
Dahi pak hendri berkenyit daritadi kan mereka sudah ngobrol terus apa yang mau dibicarakan lagi.
"Iya,ada apa pak?"tanya pak hendri
Pak maman dengan sedikit menunduk menceritakan perihal yang dilihat dan dirasakannya dirumah tersebut.Dan anehnya angin tiba-tiba berhembus kencang dan awan tiba-tiba mendadak mendung petang.Aneh.
Pak hendri yang mendengar cerita pak maman tiba-tiba merasa firasat tidak enak pada anak juga menantunya yang sekarang berada dirumah sakit sendirian.
"Kalau sedari awal pak maman sudah tahu kenapa pak maman diam saja daritadi?kenapa tidak cerita saat ada tasya?"tanya pak hendri
"Karena saya takut neng tasya takut untuk tinggal disini lagi pak.maafkan saya yang tidak bisa jujur."sesal pak maman
"Sudahlah semua sudah terjadi.jadi apa yang harus kita lakukan sekarang pak maman,untuk menyelamatkan menantu saya?"tanya pak hendri
"Lebih baik kita bicara didalam pak.sepertinya ada yang tidak menyukai kehafiran kita disini."kata pak maman mengajak pak hendri masuk kedalam.
Pak hendri yang diseret paksa pak maman hanya bisa mengikuti saja dari belajang walaupun beliau juga bingung akan maksud pak maman.siapa yang tidak suka dengan kehadiran mereka dirumah ini.sementara tidak ada siapa-siapa disini.tapi pak hendri tetap menuruti perkataan pak maman.
__ADS_1
Setelah masuk kedalam pak maman terburu-buru menutup pintu.
"Sebenarnya ini ada apa sih pak?dan kenapa pak maman seperti ketakutan begitu?"tanya pak hendri
"Ada seseorang ysng sedang mengintai rumah ini pak,saya tidak bisa memberitahu bapak karena bapak tidak akan bisa melihatnya.mereka makhluk gaib tang tidak senga dengan jehadiran kita disini."jawab pak maman
Tiba-tiba dari arah dalam rumah terdengar bunyi benda yang jatuh.
Pak hendri dan pak maman langsung berlari kedalam untuk melihat apa yang terjadi.Terlihat penampilan bu narti yang kacau balau duduk dilantai dibawah meja makan.
Pak hendri yang kaget dengan kondisi istrinya langsung menghampirinya.tapi belum sampai mendekat pak maman mencekal tanganya.
"Jangan didekati pak,bu narti sedang kerasukan"cegah pak maman
"Apa maksudnya?istri saya kesurupan begitu?bagaimana bisa?"tanya pak hendri yang memandang sendu istrinya
"Selamatkan istriku dulu pak,saya mohon"pinta pak hendri
Dengan mulut berkomat kamit ntah membaca apa,pak maman mendekati bu narti yang menatapnya tajam seperti ingin mengajaknya berduel.pak maman memegang telapak tangan bu narti dan tiba-tiba bu narti menjerit histeris.pak hendri ikut mendekat untuk memagang tubuh sang istri.pak maman terus berusaha mengeluarkan roh jahat dalam tubuh bu narti dengan mulut terus berkomat kamit.Dan perlahan tubuh bu narti melemah dipangkuan pak hendri.setelah melihat sang istri yang pingsan,pak hendri meraih air putih yang ada diatas meja makan.dan mengusapkannya pada sang istri.
Bu narti terbangun dan tersadar.dia bingung kenapa dia ada dipangkuan sang suami.sejak kapan suaminya datang kok dia tidak tahu.seingatnya tadi dia menyiapkan makan siang.kenapa mereka semua dibawah meja makan.kepalanya sedikit pusing.
"Ibu tak apa-apa?apa yang ibu rasakan?"tanya pak hendri
__ADS_1
"Badan ibu rasanya pegal-pegal yah,kenapa kita ada dibawah meja begini sih yah?"tanya bu narti
Pak hendri yang kebingungan menjawab sang istri akhirnya tertolong dengan kalimat yang dilontarkan pak maman.
"Tidak ada apa-apa bu,ibu tadi pingsan mungkin karena kecapekam setelah memnersihkan rumah ini."jawab pak maman
"Benar yah?"tanya bu narti
Pak hendri membenarkan saja kata-kata pak maman.karena tak ingin membuat istrinya ketakutan seperti yang dialami putrinya,tasya.
Bu narti hanya terdiam dan berfikir mungkin perkataan pak hendri benar jika dia hanya kelelahan setelah membersihkan rumah putrinya hingga membuatnya pingsan.
Pak hendri menuntun bu narti untuk duduk dikursi dan memberinya minum agar terlihat lebih segar.
"pak,apa kita mulai saja pencariannya sekarang?"tanya pak hendri
pak hendri akhirnya menceritakan semua yang diceritakan pak mamsn padanya.bu narti mengangguk setuju dengan saran pak maman.dengan syarat beliau juga harus ikut kemanapun kedua perubaya ini pergi.dia tidak mau lagi ditinggal sendirian dirumah ini.banyak hal janggal yang terjadi saat dia membersihkan rumah ini tapi dia tidak berani bicara pada sang suami.takut suaminya khawatir.tapi jika ditinggal sendirian lagi dia juha takut.akhirnya diputuskan mereka akan mencari bersama-sama dimana benda itu disimpan atau ditanam.
"Baiklah kita mulai pencarian darimana dulu pak?"tanya pak hendri
"Bagaimana kalu dari belakang,karena ibu merasa dibelakang seperti ada seseorang yang mengawasi terus yah"usul bu narti.
"Baiklah ayah setuju,bagaimana pak maman?"tanya pak hendri
__ADS_1
"saya juga setuju pak.mari kita berangkat sekarang"ajak pak maman.
Mereka bertiga berjalan menuju belakang rumah.