Dendam Tetangga

Dendam Tetangga
Bantuan Ustad Rizal


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Brak....


Tasya menutup pintu dengan keras.Dia benar-benar marah dengan arka.terlepas dia memang menyaksikan keanehan suaminya yang tiba-tiba berjalan sendiri seperti orang linglung.tapi hatinya tetap sakit melihat suaminya memeluk dan mencium wanita lain dihadapannya.


Hancur rasanya hati tasya.


Gedoran dipintu tak membuat hati tasya melemah dan membuka pintu.arka sangat frustasi menghadapi semua ini.akhirnya karena sudah lelah membujuk sang istri.Dia menghubungi ustad rizal agar datang kerumahnya saja nanti malam agar bisa menjelaskan kejadian ini padanya.terutama pada tasya agar tidak ada kesalahpahaman.


Tepat selepas aholat magrib,ustad Rizal beserta sang istri datang kekediaman arka.arka menyambutnya dengan baik.sementara tasya masih diam dikamarnya belum keluar sedari tadi.arka meminta bantuan pada istri ustad Rizal untuk membujuk tasya yang sedang marah padanya.

__ADS_1


"Assalamualaikum,nak tasya .ini umi.boleh umi berbicara?"kata umi Nisa dibalik pintu


Tasya yang mendengar suara yang dikenalinya segera membuka pintu dan mempersilahkan umi Nisa masuk kedalam kamarnya Dia mengis terisak dipelukan umi Nisa dan menceritakan kejadian tadi siang. Umi nisa yang mendengarkan akhirnya membuka suara.


"Nak,suamimu saat itu sedang dalam pengaruh jahat.jadi bukan salah suamimu sepenuhnya.kamu tidak bisa menyalahkannya kan nak.bukan maksud umi membela suamimu."ucap umi pelan


"Iya tasya tahu umi.tapi hati tasya sakit umi melihat suami saya memeluk dan mencium wanita lain.walaupun dalam keadaan tidak sadar"kata tasya


Tasya menganggukkan kepala dan meresapi nasehat-nasehat umi nisa.


Sementara sisi lain arka juga mendapatkan wejangan dari ustad Rizal.Tidak lama kemudian,terlihat umi nisa dan tasya turun dari lantai atas dan menuju ketempat ustad rizal dan arka berada.ustad rizal memberikan sedikit wejangan pada arka dan tasya agar mereka tidak tergoyah dengan teror dan berita-berita yang membuat mereka tidak percaya dengan kekuatan cinta mereka.mereka harus tetap rukun untuk mencegah dan menghindari banyaknya orang ketiga dalam rumah tangganya.diperlukan pondasi yang kuat untuk mempertahankan itu semua baik dari pihak laki-laki maupun perempuan.

__ADS_1


Tasya yang mendengar wejangan ustad rizal sedikit merasa bersalah sudah marah pada sang suami.dan dihadapan ustad rizal dan sang istri dia meminta maaf pada suaminya.arka tersenyum senang akhirnya istrinya mau memaafkannya.dia berkali-kali berterima kasih pada ustad dan istrinya yang sudah membantu menyelesaikan masalah rumah tangganya.ustad rizal memberi tahu tasya apa yang terjadi pada arka tadi siang.suaminya sudah diguna-guna jadi secara tidak sadar melakukan sesuatu yang salah.Dan tugas tasya menyadarkan suaminya.begitu juga arka,dia harus sering-sering mendekatkan diri pada Tuhan agar tidak terjadi hal seperti ini lagi.setelah memberika pencerahan pada suami istri tersebut.ustad rizal berpamitan untuk pulang karena hari sudah malam. TinggallahTasya dan arka yang mendadak canggung setelah kejadian tadi.


"Dek maafin abang ya"


"Adek juga minta maaf sudah marah sama abang"


"Sekarang kita lupain semuanya.ok"


"Iya bang,"


Tasya menganggukkan kepala masuk kedalam pelukan suaminya.dia lega masalahnya dengan suaminya tidak berbuntut panjang.beruntung ada ustad rizal yang membantu menjernihkan pikirannya yang tadi kalut.hingga hubungannya dengan sang suami berakhir membaik.

__ADS_1


__ADS_2