Dendam Tetangga

Dendam Tetangga
season 2


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Seperti janjinya pada sang adek.saat jam pelajaran rendra yang usil mengintip dari jendela kelas sang adek.memastikan siapa yang sudah berani mengganggu adik kesayanganya.setelah cukup lama menunggu.terlihat hantu bermuka jelek yang tadi mengganggunya dikelas sedang menarik-narik kaki sang adik.rendra tidak bisa diam saja.Dia berfikir untuk mengusir setan jelek itu.aha....rendra punya ide cerdas diotaknya.


Rendra berlari balik kekelas mengambil ketapel didalam tasnya.lalu mengambil batu kerikil didtpan kelas sebanyak mungkin dan menyimpannya disaku celana.


Berjalan menuju kelas sang adik dengan mengendap-endap karena jam pelajaran sedang berlangsung.sementara kelasnya sedang off tidak ada yang mengajar jadi dia bebas berkeliaran.


Tiba didepan kelas sang adik.rendra mengarahkan ketapel berisi batu kecil itu kearah setan jelek itu.Dan....


Buk...


Buk...


Buk....


Aduh.....bonyok dah muka gue udah jelek tambah jelek.siapa yang sudah lempari gue sama batu sih.gumam setan jelek.


Rendra tertawa dalam hati sambil cekikikan melihat setan itu mengadu kesakitan.Tapi ternyata setan itu belum juga pergi dari sana.rendra mengarahkan ketapelnya untuk kedua kalinya.


Buk....buk....buk


..buk...


Buk..


semakin banyak dia melempari tubuh setan jelek itu.sedangkan sisetan jangan ditanya lagi keadaannya.Dia bak penangkis handal yang berkali-kali mengusap bagian tubuhnya yang kesakitan.akibat lemparan batu-batu kecil itu.benar-benar kapok dia ngerjain manusia.sepertinya setelah ini dia bakalan tobat.tubuhnya rasanya ngilu.dia segera pergi dari sana.karena tak ingin dilempari lagi dengan batu'batu kecil lagi.


Sementara rendra tertawa puas karena berhasil mengerjai setan jelek itu.Disampingnya sudah ada cantika yang memasang muka gedek sama tingkah konyol rendra.


"loe itu usil banget sih dra.pantes banyak setan yang takut deketin loe.soalnya mereka takut diusilin sama loe"gumam cantika.


"eh...ada cantika,ngapain disini.ikut lihat pertunjukkan aku barusan ya?lucu kan?"bangga rendra.


"idiih,lucu apa'an gedek iya gue lihatnya.kasihan tau dra tuh setan mukanya dah hancur malah loe buat lebih hancur."cibir cantika yang merasa teman satu spesiesnya sudah dijahili rendra sangat keterlaluan.


"Biarin saja.biar kapok nggak jahilin manusia lagi tuh setan.biar sekalian ngadu sama pemiliknya"jawab rendra.

__ADS_1


"Terserah loe deh.capek gue ingetin loe.btw,loe udah kenalan belom sama anak musuh kedua orang tua loe.hari ini kan mereka mulai masuk kesekolah ini."tanya cantika yang mengikuti rendra dari belakang.


"Belom sempet.tapi pasti besok-besok juga tuh anak musuh yang bakal cari gue.lihat aja nanti."jawab rendra sambil masuk kelas.


Cantika berhenti tepat didepan pintu kelas.dia tidak mengikuti langkah rendra.


Ditempat lain.


"Dasar setan bodoh,kenapa kamu balik lagi"hardik dukun tua


"ampun tuan,badan saya ditimpuk pake batu tuan.sakit dan benjol-benjol ini tuan."adu sisetan jelek.


"Lha muka kamu dari dulu juga jelek.terus kenapa nggak kamu terusin buat jahilin anak-anak itu?"tanya dukun tua heran


"mereka sepertinya anak-anak bandel tuan.saya nggak mau jadi sasaran keusilan mereka.cukup sekali saja.saya menyerah."kata setan jelek sambil mengangkat kedua telapak tanganya tanda menyerah.


"Dasar setan bodoh,masak dikibulin manusia bisa kalah."geram dukun tua yang kesal.


Rendra yang merasa panas telinganya mengerutu..ini siapa yang sudah ngomingin gue dah,panas banget dah telinga gue.batinnya.


Bruk..


dari arah depan seseorang menabrak tubuhnya.


Rendra mengadu.


"****....loe punya mata nggak sih.madak gue segede ini loe tabrak"hardik rendra.


"oh...maaf ya nggak sengaja aku buru-buru.mari saya bantu"suara lembut terdengar ditelinga rendra.


Seorang cewek cantik berdiri mengulurkan tangan bersiap ingin membantu rendra berdiri.Dan rendra menerima uluran tersebut.


Mata rendra menatap mata hitam dan jernih milik sang cewek.seperti tersihir,rendra memandang cewek tersebut tanpa berkedip seperti terpesona.


"Kamu nggak papa kan?"tanya cewek tersebut sambil melambaikan tangan kearah muka rendra.


"nggak papa kok",jawab rendra gugup

__ADS_1


"maaf ya,aku tadi buru-buru sampai nggak lihat kamu didepanku."ucap sicewek tertunduk


"eh...nggak papa kok.btw,mau kemana kok buru-buru.oh iniau nganter berkas aku kekantor kepala sekolah.tadi ada yang kurang fan ini baru dianter sopir.jadi mau tak kasihkan sekarang mumpung bapak kepala sekolah masih disini"jawab si cewek.


"oh..iya kenalin aku rendra."kata rendra sambil menyodorkan tangannya.


"aku amelia murid pindahan baru dari kota B"jawab amelia sambil membalas jabatan tangan rendra.


Deg....jadi dia anak musuh orang tua gue.aduh....mana cantik banget lagi.jadi bimbang kan hati gue.keluh rendra dalam batin.


"Dra...dra...kamu nggak papa kan"ucap amelia sambil menyadarkan rendra dari lamunananya.


"eh...nggak papa kok"jawab rendra cengengesan.


Tak lama kemudian riana datang dari arah belakang rendra.melihat sang kakak sedang berbincang dengan murid baru.riana mendekatinya.


"ayo pulang bang"ajak riana


"oh kamu sudah datang.iya ayo,amel aku balik dulu ya."pamit rendra


"oh iya,sekali lagi maaf ya sudah menabrakmu tadi"ucap amelia


"sudah santai saja.bye amel"


"bye rendra"sambil melambaikan tangannya.


Riana dan rendra berjalan beriringan menuju sepeda motornya diparkir.


Sementara amelia masih memandang kepergian kedua saudara itu dari kejauhan.


"hati-hati inget pesen mama,jangan sampai jatuh cinta sama tuh cowok kak,misi kita membuat keluarga itu hancur seperti yang dirasain mama bertahun-tahun yang lalu.jangan sampai kakak bermain hati yang berakhir membuat kakak bingung memilih antara dendam dan cinta.antara orang tua dan kekasih.sudah banyak terbukti,hubungan seperti itu tidak ada yang langgeng."peringat sang adik yang tiba-tiba datang mengagetkan amelia.


"Apaan sih dek,nggak mungkinlah kakak jatuh cinta sama cowok berandal kaya dia.kamu tenang saja.misi kita buat hancurin keluarga tersebut pasti berhasil"janji sang kakak


"Buktikan saja kakak mampu.Dan Kita lihat saja nanti gimana hasil akhirnya,aku atau kakak yang bisa menghancurkan keluarga tersebut.btw,aku sudah berhasil jadi teman riana kak.tinggal kakak yang harus meluluhkan hati seorang rendra.denger-denger cowok itu sulit didekati"ucap sang adik


"Tidak ada yang tidak mungkin bagi amelia.kakak rasa susuk kakak sudah bereaksi tadi.kamu nggak lihat tadi cara rendra memandang kakak dengan tatapan memuja.kakak yakin cepat atau lambat kakak pasti bisa masuk kedalam kehidupannya dan menghancurkan keluarga tersebut secara perlahan.itu janji kakak"ucap amelia sambil tersenyum sinis

__ADS_1


__ADS_2