Dendam Tetangga

Dendam Tetangga
Terkuak


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Setelah perdebatan panjang mereka memutuskan untuk mendekat kearah rumah tersebut.Dengan mengendap-endap mereka mendekat kearah rumah itu.terlihat ada jendela yang terbuka disisi barat rumah tersebut.mereka mengambil posisi dibawah jendela.mengintip dibalik tirai tersebut.terlihat seorang laki-laki tua duduk dihadapan bu meli dan wanita tua tadi yang menyambutnya.laki-laki tua tersebut memakai pakaian serba hitam.didepannya ada sebuah meja kecil berisi sesajen.


bapak tersebut terlihat memejamkan mata dan merapalkan mantra.bu meli hanya diam dihadapannya.setelah itu bapak tersebut membuka matanya.


"Ada apa kamu kesini nak?"tanya bapak tua


"mbah,kenapa pelet yang aku kasoh kearka tidak mempan lagi mbah.arka sudah sembuh bahkan sudah mengajar lagi mbah.dan rumahnya juga sudah bersih tidak seperti kemarin.kemana semua makhluk yang mbah kirim kerumah itu.kenapa saya merasa arka lebih terlihat bersama istrinya mbah."tanya bu meli


"Ada seseorang yang memusnahkan peliharaanku nak.kita harus mulai dari awal lagi jika kau ingin menaklukan laki-laki itu lagi."jawab bapak tua


"apa mbah?mulai dari awal lagi?sudah sejauh ini masak mulai dari awak lagi?lalu siapa yang akan jadi kambing hitamku lagi mbah.tetangganya si andini juga sudah akan menikah.sementara sihir yang mbah berikan pada sisekar juga sudah dimusnahkan.bahkan keluarga pak imron sampai pindah dari desa itu.lalu siapa lagi yang harus kukorbankan.apa tidak ada cara lain lagi?"tanya bu meli.


Arka yang berada dibawah jendela syok mengetahui kejujuran bu meli.jadi selama ini andini,bahkan sejar sudah berada dalam pengaruh gaib bu meli.orang seperti apa bu meli ini.ini benar-benar diluar pemikirannya.tak disangka orang yang selama ini dihormati dan dijunjung tinggi adalah penjahat ulung.


"orang yang akan kau taklukan dikelilingi banyak orang yang kuat.jadi untuk meruntuhkannya harus mencari sela.apalagi istri bukanlah keturunan orang biasa.sesepuhnya adalah orang kuat jaman dulu.makanya saat kau mencelakainnya ada yang melindunginya."kata bapak tua


"Lalu apa yang harus saya lakuian mbah.saya sudah pernah mengirim teror tapi itu sama sekali tidak mempengaruhi hubungan mereka.lalu apa yang harus saya lakukan.saya sangat mencintai dia dari dulu.tapi dia bahkan tak pernah mau menoleh kepada saya.hanya hormat sebagai atasan saja.sementara saya pernah mengajaknya berdua dikamar malah dia kabur tak tertarik sana sekali dengan tubuh polos saya.saya harus apa mbah"kata bu meli terisak karena putus asa.


Edi melirik arka seakan menggodanya dan arka hanya mendelik seakan mengatakan semua tidak seperti itu.


Mereka masih berdiam dibawah jendela sambil mendengarkan bu meli dan bapak tua berbicara.


"kalau kamu mau.pakai pelet darah haidmu nak.tapi pelet itu sulit dihilangkan.jika bukan kematian.jika yang wanita meninggal maka si pria bisa menjadi gila karena saking lengketnya pelet tersebut."saran bapak tua


"bapak yakin itu bisa menarik dia untuk melihat kearah saya.dan dia bisa melupakan istrinya."tanta bu meli sangsi


"iya jika dilakukan dengan tepat dan syaratnya harus lengkap nak"jawab bapak tua


"Baiklah,apapun syaratnya dan berapapun maharnya saya terima asal saya mendapatkan lakiolaki tersebut"jawab bu meli sungguh-sungguh


"Baiklah bersiaplah menunggu kedatangan tamu bulananmu.jika sudah datang,datanglah kemari kita mulai ritualnya"kata bapak tua.

__ADS_1


"baik pak,saya permisi"pamit bu meli


"Silahkan"jawab bapak tua.


Bu melu diantar keluar dari rumah tersebut olehwanita paruhbaya.setelah itu terlihat mobil bu meli meninggalkan rumah tersebut.setelah terdengar pintu ditutup.arka dan edi secepat kilat menuju sepeda motor mereka yang diparkir cukup jauh dari rumah tersebut.beruntung tidak ada yang curiga dengan gelagat mereka.


Setelah itu arka segera mengendarai motornya meninggalkan tempat itu .


Selama perjalanan.


"nggak nyangka aku kalau kamu sudah pernah lihat bu meli tidak pake baju ka.gimana?mulus nggak?"goda edi pada arka


"hush....sudah jangan bercanda.aku lagi emisi ini.masih nggak nyangka kalau bu meli sejahat itu sama aku.sampai mau bikin istriku gila dan juga mau melet aku.mungkin benar kata istriku aku harus resain darisana secepatnya."kata arka


"Jadi kamu mau resain?kok kamu gak cerita sama aku.?"tanya edi


"Awalnya baru rencana.tapi sekaramg tekadku sudah bulat.aku nggak mau rumah tanggaku hancur"kata arka.


Arka bertekad untuk meminta maaf pada sang istri karena kemarin sempat tidak percaya pada istrinya.


Setengah jam kemudian arka sampai didepan rumah edi.dia mengantarkan edi dan langsung pulang tanpa mampir dulu.


Setelah sampai dirumah.dia segera mencari sang istri.begitu melihat punggung istrinya yang sedang berkebun bersama kedua mertuanya dia segera berlari dan memeluk tubuh istrinya.tasya sangat kaget,tidak biasanya arka seperti ini apalagi sedang ada orang tuanya.hingga suara deheman menyadarkan arka.


"ehm...ehm...."dehem pak hendri


"Kalau mau bermesraan lihat tempat dong.disini ada orang tua yang harus dihormati."sindir pak hendri


arka cengengesan.


"Maaf yah,kebablasan"kata arka sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Dek,kekamar yuk,ada yang mau aku omongin"ajak arka

__ADS_1


"ini masih sore ka,masak mau ngamar sore-sore begini"sindir pak hendri pada menantunya


"eh....bukan mau ngamar yah,mau ada yang penting buat dibicarakan berdua."kata arka


"yah...udah pergi sana gih.bikin ayah iri saja kalian ini."gurau pak hendri


"Ayah ini ngomong apa sih.sudah tua juga masih saja genit."gerutu ibu narti


"ha...ha....ha...bercanda bu"kata pak hendri


Arka menuntun sang istri dan meninggalkan kedua mertuanya.


Sesampainya dikamar,arka mendudukkan sang istri diranjang sedangkan arka duduk dibawah istrinya.


"Dek,maafin abang ya,kemarin sempat tak percaya sama adek.kamu benar,ternyata bu meli ada maksud terselubung sama kita.bahkan dialah yang selama ini sudsh mengganggu hidup kita dzn ingin mrmisahksn kita dek"kata arka


Jeduer.......betapa kaget dan syoknya tasya.jadi semua teror yang dialaminya adalah kitiman dari bu meli.krpala sekolah trmpat dimana suaminya bekerja.


"Lalu apa yang akan abang lakukan sekarang?"tanya tasya


"abang aksn resain sesuai keinginan adek.Dan kita akan tinggal sama bapak dan ibu dikampung.kamu nggak keberatan bukan?"tanya arka


"Maksudnya kita tinggal berszma orang tua abang?"tanya tasya


"iya dek.apa kamu keberatan?"tanya arka


"Nggak,dimanapun asal bersama abang dan hidup kita tenang,tasya tidak ada masalah bang"kata tasya


"terima kasih ya dek,sudah mau ngertiin abang"kata arka sambil mengecup tangan sang istri


"sama-sama,terus kalau kita pindah,bagaimana dengan sawah abang disini.?"tanya tasya


"biar dikelola edi dek.nanti kita bagi hasil saja."jawab arka

__ADS_1


"baiklah terserah abang saja."kata tasya


__ADS_2