Dendam Tetangga

Dendam Tetangga
Kembali


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sebulan berlalu sejak tasya tinggal bersama sang mertua.sejak itu pula desas desus tentang rumah tangga arka banyak terdengar dilingkungannya tinggal.sebagian tetangga yang tahu kemana tasya pergi ada sebagiannyang senangbada juga yang kasihan dengan nasib rumah tangga muda mudi tersebut.arka sendiri juga semakin tertutup dengan semua tetangganya.bila dulu arka sering ikut ronda atau sekedar berbincang walau hanya sebentar sejarang dia malah tidak pernah keluar sama sekali.pekerjaannya hanya mengajar lalu kembali kerumah.hanya itu yang dilakukannya dalam sebulan ini.apalagi sekarang arka sakit-sakitan.Dia menyembunyikan rasa sakitnya dari sang istri agar sang istri tidak khawatir.makanya dia jarang videocall dengan istrinya juga jarang menghubungi istrinya.sebenarnya dari semenjak kepergian tasya,selama satu minggu ada seseorang yang sering mengirim makanan kerumahnya.arka tidak curiga sama sekali dan tetap memakannya.tapi setelah satu minggu tidak ada lagi yang mengirim makanan lagi.


Dan hal ini berbanding terbalik dengan tasya.sejak kedatangannya dirumah ayahnya.dia leboh merasa bahagia.kebetulan rumahnya dekat pesantren.setiap seminggu 2 kali dia ikut ayah dan ibunya kepengajian.kalau malam jum'at juga selalu ikut tahlil dimasjid bersama ibu-ibu pengajian rutinan.walaupun bukan anggota,tapi ibu-ibu disana menyambutnya dengan antusias.tidak memojokkan tasya sama sekali karena tasya yang kembali tinggal bersama ayahnya.


Karena mereka sudah tahu ceritanya.bahkan mendukung tasya untuk sementara menenangkan diri disini.tasya sendiri juga sedikit demi sedikit bisa melupakan teror-teror yang mengamcam jiwanya.sekatang dia kembali ceria seperti sebelum menikah.tapi setiap hari dia merasa merindukan sosok suaminya yang belum sama sekali berkunjung kerumah ayahnya.


Mereka hanya beberapa kali video call itupun hanya bertukar kabar saja tidak lebih.arka seperti berubah menurut tasya tapi tasya tidak berani bertanya apa yang terjadi sama suaminya.jika dulu arka hangat orang nya sekarang arka sedikit dingin dan ketus jika bicara dengan tasya.tasya nerasa perubahan sikap suaminya ini karena dirinya yang meninggalkan suaminya dalam keadaan terpuruk.tasya sangat merasa bersalah dan ingin segera oulang untuk melihat kondisi suaminya.


Tasya sudah mendapatkan ketenangan selama sebulan ini jadi sudah waktunya dia kembali.pagi ini dia mendatangi ayahnya untuk mengutarakan keinginannya yang akan kembali pulang kerumah arka.apalagi sudah seminggu ini setiap malam dia bermimpi arka minta tolong padanya dan seperti kesakitan.semakin membuat dirinya ingin segera tau keadaan sang suami.


"Yah,tasya mau ngomong sesuatu sama ayah"kata tasya duduk disamping ayahnya


"Ada apa nak?"tanya pak hendri


"Yah,tasya mau pulang kerumah bang arka.ayah mau kan nganterin tasya pulang?"tanya tasya


"Kok mendadak nak?ada apa?apa sesuatu terjadi sama arka?atau kamu sufah bosen bersama ayah?"berondong ayahnya dengan pertanyaan bertubi-tubi


Tasya menggelengkan kepalanya.


"Bukan yah,tapi tasya merasa sudah cukup tasya merasakan ketenangan yang tasya cari.jadi sudah waktunya tasya kembali ayah"jawab tasya tenang

__ADS_1


"Baiklah jika itu yang ku inginkan,ayah akan anterin kamu.kapan kamu ingin berangkat?"tanya pak hendri


"hari ini yah,tasya sudah berkemas."jawab tasya


"Baiklah kalau begitu ayah bersiap-siap dulu.bilang pada pak maman untuk siapkan mobil.biar disopirin sekalian sama beliau.bilang ini perintah dari ayah"kaya pak hendri sambil masuk kedalam.


"Baik ayah"kata tasya menyusul sang ayah dan kearah belakang untuk menemui pak maman,sopir pribadi keluarganya sekaligus tukang kebun dirumahnya.


Setelah siap,mereka berangkat mengantar tasya kembali kerumah suaminya.selama perjalanan tasya dilanda kecemasan tanpa sebab.ntah kenapa dia merasa sesuatu terjadi oada sang suami.hatinya galau apalagi sedari tadi sang suami tidak bisa dihubungi.ayah dan ibunya yang melihat anaknya seperti cemas berusaha menenangkan.Dan hanya dijawab senyuman saja oleh tasya.2 jam sudah perjalanan mereka.Sampailah didepan rumah tasya dan arka.


Tasya turun dari mobil.tampak pekarangan rumah sangat tidak terawat.tasya heran,biadanya sang suami tidak suka dengan pemandangan kotor seperti ini.tapi yang dilihatnya sekarang,rumahnya sudah seperti tidak dihuni sama sekali.lalu dimana arka.pikirannya semakin tidak menentu.Dia mengetuk pintu pelan dan mengucapkan salam.


Tok


Tok


Tok


pak maman yang turun membawa tas besar milik tasya duduk dikursi teras rumah bersama ayahnya.sedang ibunya berafa dibelakangnya.


Tidak ada sahutan atau jawaban dari dalam rumah.tasyaencoba mengetuk kembali lagi pintunya.bukankah ini hari minggu.mestinya arka ada dirumah.tapi kenapa tidak ada yang menjawab.


Tasya teringat dia mempunyai kunci serep rumah tersebut jarena dulu arka pernah memberinya satu.dia segera mencari kunci tersebut didalam tas.kebetulan dia selalu membawa kunci tersebut kemana-mana.takutnya jika dulu kunci dibawa arka. dia tidak bisa masuk kedalam rumah.

__ADS_1


Setelah daoat membuka pintu,tasya membuka perlahan pintunya dan tercium aroma tidak sedap dari dalam rumah.Debu-debu bertebangan.rumah ini seoerti tidak pernah dibersihkan.Ini benar'benar berbanding terbalik dengan selera arka.Biasanya arka itu suka kebersihan,tapi ini apa yang terjadi.lalu dimana arka.


Semakin masuk kedalam.bau semakin menyengat,terutama dikamar utama,kamar tasya dan arka.saat membuka pintu kamar.Tadya menjerit menyerukan nama sang suami.


"Bang Arkaa...."teriak tasya histeris


Pemandangan dudepannya benar-benar membuat hatinya sakit.sang suami yang dia pikir baik-baik saja ternyata sedang sakit diatas ranjang tidur mereka.hati tasya terenyuh sakit melihat kondisi sang suami.


Pak hendri dan pak maman juga ibunya ikut berlari kekamar saat mendengar teriakan tasya.Mereka juga kaget dan syok saat melihat kondisi sang menantu.apa yang terjadi selama sebulan ini.hingga membuat sang menantu seperti ini kondisinya.


"Bang,apa yang terjadi sama abang?"tanya tasya sambil terus menangis terisak


"Dek,kamu datang dek."suara arka lemah


"Iya bang,ini tasya.tasya sudah pulang.kenapa abang tidak bilang jika abang sakit bang."tangis tasya semakin pecah melihat tubuh kurus istrinya.rasa bersalah sudah meninggalkan suaminya sendirian membuatnya semakin sakit.


"Dek....jangan menangis abang tak apa-apa.hanya sakit sedikit."jawab arka terbata-bata


Ranjang yang biasanya harum mewangi sekarang berbau pesing dan ada kotoran juga.ntah apa yang terjadi dengan arka hingga membuatnya lumpuh diatas ranjang tak berdaya seperti ini.bercak darah berceceran dilantai.sepwrti bekas mutahan.disudut bibir arka juga ada bercak darah.Pak hendri mengajak pak maman untuk mengangkat tubuh arka untyk dibawa keruma sakit.


"Nak,kira bawa suamimu kerumah sakit dulu ya.biar suamimu ditangani oleh dokter."bujuk pak hendri pada putrinya yang terus menangis


"Iya yah,ayo yah kita bawa bang arka yah"kata tasya sambil bangkit.

__ADS_1


Ibu menuntun tubuh lemah tasya.dan mengikuti langkah suaminya dan pak maman yang membopong tubuh kurus sang menantu.


Tasya mbuka pintu belakang mobil dan duduk terlebih dahulu.setelah itu arka dimasukkan dan ditidurkan dengan berbantalan paha tasya.ibu diminta dirumah saja untuk membersihkan rumah yang kotor.Dan ibu hanya mengiyakan saja.setelah itu mereka bergegas berangkat kerumah sakit terdekat.


__ADS_2