
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Setelah menempuh perjalanan lebih dari limabelas menit.mereka sampai dipelataran halaman luas rumah sakit terdekat.Dengan terburu-buru pak maman memanggil perawat untuk mengambil sebuah ranjang dorong.terlihat perawat laki-laki membantu membopong tubuh arka keatas ranjang dan mendorongnya masuk UGD.setelah masuk kesana,tasya dan ayahnya harus menunggu diluar.karena arka masih ditangani oleh dokter.perasaan cemas,takut dan khawatir terlihat dari wajah pucat tasya.begitupun juga pak hendri.yang tidak pernah menyangka sang menantu akan seperti ini kondisinya setelah ditinggal istrinya.sebenarnya apa yang terjadi hanya itu pertanyaan yang sedari tadi dipikirnya.
Sementara pak maman duduk dikursi tunggu hanya menatap sang majikan dan putrinya yang sedang cemas dengan keadaan menantunya.
Sebenarnya tadi saat memasuki halaman rumah arka untuk pertama kalinya,dia merasa ada hawa negatif yang sangat kuat didalam rumah tersebut.tapi pak maman tidak berani bicara apa-apa.terlebih saat mendengar teriakan dari tasya dia juga ikut panik seperti sang majikan.
Hingga saat ini berakhir dirumah sakit.kebetulan dia memiliki kelebihan bisa merasakan kehadiran sesuatu yang gaib.dan pak hendri juga tahu itu.untuk memberi tahu majikannya dia berpikir lagi untuk menunggu keadaan lebih tenang menurutnya.dilihat dari sakitnya arka,sepertinya itu bukan sakit biasa tapi sakit yang dikirim seseorang,yang sengaja ingin mencelakai menantu majikannya tersebut.tapi semoga apa yang dipikirkannya tidak benar terjadi.
Setelah beberapa saat,pintu terbuka dan dokter keluar.
Tasya dan pak hendri berhambur mendekati sang dokter.
__ADS_1
"Bagaimana keadaan bang arka,dokter"?tanya tasya
"Beliau sudah ditangani dan untuk lebih lanjutnya kita akan periksa lebih detail lagi.tapi menurut saya kondisinya baik-baik saja.kita tunggu saja pemeriksaan lebih dalam lagi mungkin saja bapak arka mengalami luka dalam.nanti kita tunggu rongsent dulu ya mbak"jawab dokter
"Boleh kami melihatnya dok,?"tanya pak hendri
"Tunggu sebentar ya,pasien akan dipindah diruang perawatan.untuk sementara bapak arka akan dirawat sambil menunggu observasi hasil rongent."jawab dokter.
"Baiklah .terima kasih dok"kata pak hendri sambil menjabat tangan sang dokter.
Perawat datang mengabari bahwa arka sudah dipindahkan.dan mengantarkan tasya beserta rombongan kedalam ruangan arka dirawat.
Tasya memandang arka dengan sendu.dia mengenggam tangan arka.
__ADS_1
Selang infus yang menancap dipergelangan tangan kurusnya arka.memandang wajah pucat sang suami.
Pak hendri duduk disebelah tasya.
"Sudah nak,ikhlaskan semua ini.mungkin ini arti mimpimu kemarin yang membuatmu ingin segera pulang.suamimu sedang sakit dan mengharap kedatanganmu."tutur pak hendri
"yah,apa tasya berdosa sudah meninggalkan bang arka hingga seperti ini yah?"tanys tasya
"Tidak ada yang perlu disalahkan.arka sakit mungkin sudah takdir yang terpenting kamu sudah berada disisinya,menjaganya.jangan terus-terusan merasa bersalah.nanti kamu ikut sakit terus siapa yang jaga arka disini kalau kamu sakit"tanya pak hendri
Tasya hanya terdiam mendengar kata-kata ayahnya.ayahnya benar,dia harus bangkit agar tidak terlihat lemah dihadapan sang suami.
Pak hendri dan pak maman pamit untuk pulang dulu.untuk membantu sang istri yang sedang membersihkan rumah tasya yang sangat kotor dan berdebu.pak hendri juga berjanji akan kembali nanti sore bersama sang istri.
__ADS_1
Setelah kepergian ayahnya,tasya ikut merebahkan kepalanya disamping sang suami.efek terlalu banyak menangis membuatnya lelah dan tertidur sambil duduk.