Dendam Tetangga

Dendam Tetangga
pengajian


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dirumah Arka


Diruang tamu sudah digelar gelaran oleh pak maman sampai teras rumah.rumah tampak bersih,bersiap menyambut para undangan untuk pengajian nanti malam dirumah arka.tadi petugas katering juga sudah mengantarkan makanan juga kue-kue kering untuk para tamu.pak hendri dan bu narti yang kelelahan duduk dilantai bawah beralasakan tikar bersama pak maman.setelah membersihkan rumah mereka merasa kecapekan.waktu sudah menunjukkan pukul 17.00 WIB.tapi tidak ada yang berdiri dari ketiga orang tersebut.maklum badan sudah tua apalagi mereka baru selesai membersihkan rumah arka yang sudah seperti hutan tadinya.tadi saja untuk membersihkan halaman pak maman mengajak tetangga sebelah rumah untuk ikut membantu.Dan beruntungnya mereka dengan sukarela mau membantu bersih-bersih.kalau tidak, bisa dipastikan sore ini belum selesai acara bersih-bersihnya.


"Bu,ibu mandi dulu sana,sebentar lagi magrib.kita sholat berjama'ah"suruh pak hendri pada sang istri


"Bentar pak,ibu masih capek.bapak duluan saja yang mandi"kata bu narti

__ADS_1


"ih...ibu disuruh kok malah nyuruh sih!"gerutu pak hendri


"yah,habis ibu masih caprk bapak.bentar deh hanis ini ibu mandi"jawab bu narti tidak mau kalah.


Pak maman yang melihat perdebatan kedua orang tua tersebut tersenyum kecil.mereka ini pasangan yang sering ribut tapi saling menyayangi satu sama lain.dari muda hingga tua ada saja yang diperdebatkan.tapi rumah tangga mereka selalu langgeng tanpa ada masalah yang serius.dari mana pak maman tahu?itu karena pak maman sudah ikut mengabdi keluarga pak hendri dari masih muda.walaupun usia pak maman lebih tua dari pak hendri,tapi pak hendri selalu menghormati pak maman.bahkan mereka seperti teman jika sedang mengobrol.


Tak terasa azan isya' sudah berkumandang.ibu narti sudah bersiap dengan gamis biru tuanya dan hijab dengan warna navy.sedang pak hendri memakai baju koko dengan sarung serta peci dengan warna yang sama dengan sang istri.setelah menunaikan sholat berjama'ah mereka bertiga duduk diteras depan rumah menyambut para tamu undangan pengajian.


Pak hendri juga merekam pengajian tadi dan mengirimkan video oada sang putri yang berda dirumah sakit.tasya dan arka ikut terharu melihat antusias tetangga mereka yang sangat bahagia.bahkan ingin secepatnya keluar dari rumah sakit dan bergabung bersama mereka lagi.cukup lama dia tak berjumpa dengan tetangga mereka karena dia yang sakit dan tidak ada satupun yang tau jika arka sedang sakit didalam rumah.tetangga mereka berfikir arka tidak kelihatan karena arka menyusul sang istri kekampung halaman istrinya.karena rumah arka yang selalu tertutup dan mereka tidak melihat batang hidung arka sama sekali selama satu minggu.Tak taunya ternyata arkas sedang sakit didalam rumah.sendirian lagi.sungguh mereka merasa sedikit bersalah karena tidak tahu dengan kondisi tetangganya.

__ADS_1


Pengaj'an berjalan dengan lancar,para tetangga juga sudah satu persatu pamit untuk pulang.tinggallah pak ustad dan ketiga sesepuh dirumah tersebut.


"Sya atas nama warga berterima kasih atas jamuan dan undangannya pak,sungguh kami merasa malu karena tidak tahu jika pak arka sedang sakit didalam rumah"Sesal pak ustad


"Sudahlah pak,semua sudah terjadi semoga kedepannya hal seperti ini tidak terulang lagi"kata pak hendri


"iya pak.amiin.kalau begitu saya pamit pulamg dulu ya pak?"pamit pak ustad


"Iya hati-hati dijalan pak."kata pak hendri mengantar tamunya keteras depan

__ADS_1


Setelah kepergian pak ustad.pak hendri mengajak sang istri masuk kedalam rumah.pak maman juga ingin beristirahat karena badanya sudah sangat capek.hingga baru saja dia membaringkan tubuh sudah terdengar dengkuran halus.


__ADS_2