Dendam Tetangga

Dendam Tetangga
season 2


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sepulang sekolah.


Riana sudah menunggu sang kakak diparkiran sekolah.sementara yang ditunggu masih bergurau dengan teman-temanya.


"Bro,mau langsung pulang?"tanya Dirga


"Iya nih,bro"jawab Rendra


"Gak main dulu gitu."tanya Dodit


"loe tahu sendiri gimana nyokap gue.telat dikit pasti ngomel. Ya sudah gue duluan ya,kasihan adek gue nungguin diparkiran."pamit rendra.


Diparkiran riana cemberut ketika melihat kedatangan sang kakak.


"kenapa tuh muka cemberut aja"goda rendra


"Abang lama banget sih,keburu aku jadi kering,iten dekil disini kalo 5menit lagi abang nggak datang"omel riana.


"Abang ngobrol dulu lha ri sama temen-temen.masak pulang sekolah langsung pulang gitu aja.monoton amat dah hidup gue"jawab rendra enteng.


"ih....aku nungguin disini kepanasan,abang disana malah ngobrol.nggak peka banget soh jadi kakak."gerutu riana.


"Yah maaf,kakak lupa kalo adek kakak nungguin diparkiran.lagian kenapa nggak cari tempat yang adem ngapain panas-panasin disini coba.nunggu dibawah pohon kan juga bisa"eyel rendra.


"Tau ah...abang nyebelin"sewot riana sambil memakai helmnya.


Saat diperjalanan rendra membelokkan sepedanya kearah lain.sontak riana bingung mereka ini mau kemana kok nggak langsung pulang.


",Bang,kita mau kemana?"tanya riana


"Mau kerumah temen abang sebentar ya?"jawab rendra


"kok nggak bilang dulu tadi.tau gitu aku pulang sama temenku aja tadi."gerutu riana

__ADS_1


"Maaf,abang lupa"jawab rendra.


"Ya salam......"ujar riana sambil menepuk jidatnya pelan


Rendra mengikuti setan cewek yang terbang melayang didepannya.sampai didepan sebuah rumah yang sangat asri dan rindang.motor rendra berhenti.


"Ini rumah teman abang?"tanya riana


"Iya,"jawan rendra


"Temenya cewek apa cowok?"tanya riana


"cewek"


"Sejak kapan abang main kerumah cewek.perasaan abang nggak pernah ngajakin kerumah cewek."gumam riana


"udah ih bawel.ayo turun cepetan"suruh rendra


"iya ....iya....kok jadi abang yang sewot sih"gerutu riana.


Riana turun dari sepeda motor sambil.menggerutu sesekali dia mencak-mencak tidak jelas.rendra yang melihat kekonyolan sang adik hanya tertawa pelan.


Ceklek.....pintu terbuka menampilkan seorang wanita paruh baya yang masih terlihat cantik diusianya.


"Assalamualikum Tante"sapa rendra


"Wa'alaikum salam,siapa ya?"tanya si empunya rumah.


"saya temannya Cantika tante."jawab rendra


"Cantika?dimana sekarang Cantika berada nak?"tanya ibubtersebut dengan raut wajah khawatir.


Rendra melirik setan cewek disamping ibu tersebut.Cantika menangis ingin memeluk ibunya tapi tidak bisa.


"Ehm,sebenarnya saya ada pesan dari Cantika,kalau ibu ingin bertemu dengannya.ibu kerumah nana saja.begitu pesannya"kata rendra

__ADS_1


"nana?nana temannya Cantika?tapi kemarin tante kesana kata nana cantika tidak kerumahnya nak"elak ibu cantika


"Ibu sudah caei didalam setiap sudut rumah nana?pesan Cantika ibu harus memeriksa rumah nana"kata rendra.


"Tapi....?"kata-kata ibu cantuka terhenti karena rendra memotongnya.


"saran saya,ibu dengarkan saja permintaan cantika.sepertinya dia ingin menunjukkan sesuatu sama ibu"ujar rendra.


"ya baiklah,ibu akan kesana menunggu ayah cantika pulang dulu"kata ibu cantika pasrah


",Baiklah karena pesan cantika sudah saya sampaikan.saya pamit dulu tante"kata rendra


"iya silahkan.terima kasih sudah menyampaikan pesan dari cantika"kata ibu cantika tulus.


Rendra tak kuasa menahan kesedihannya tatkala nanti ibunya cantika tahu jika putrinya sudah tidak didunia lagi.bagaimana perasaan wanita itu.pasti sangat hancur.


Riana masih mengekori tubuh sang kakak yang sedari tadi seperti memikirkan sesuatu.


"Emangnya si cantika itu kemana bang?"tanya riana


"Dia sudah meninggal dek."jawab rendra


"Apa?"mata riana melotot mendengar ucapan kakaknya.Tak habis pikir dengan kakaknya kalau sudah tahu meninggal.kenapa tidak bicara langsung saja tadi.kenapa pula disuruh kerumah sinana-nana itu.pikir riana.


"Cantika meninggal dirumah nana.Ntah apa yamg terjadi tapi nana sudah membunuh cantika.Dan mayatnya disembunyikan dirumahnya nana."cerita rendra


"Hah....berarti sinana ini harus dilaporin polisi abang.kenapa dibiarin"teriak riana


"nggak ada bukti.biar orang tuanya cantika yang mencari buktinya.abang cukup menuntun dengan isyarat dari cantika saja.lagipula cantika sedang bersama kita kok"kata rendra


"beneran bang?abang jangan nakutin deh!"kata riana


"Beneran,bahkan dia duduk disebelah kamu dek"goda rendra pada sang adik.


"Abang,"teriak riana sambil menghambur memeluk tubuh sang abang.

__ADS_1


Rendra menertawakan ketakutan sang adik.riana memang paling takut dengan hal-hal seperti itu berbeda dengan rendra yang setiap hari bertemu bahkan berteman dengan beberapa makhluk gaib.


Ntah menurun dari siapa hingga dia memiliki kelebihan tersebut.Tapi dia bersyukur bisa memiliki kelebihan itu,karena dia bisa menolong mereka yang ingin kembali kealamnya.


__ADS_2