Dendam Tetangga

Dendam Tetangga
season 2


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sekar yang melihat Arka membalikkan badan dan berusaha menghindarinya tidak kurang akal.Dia segera memeluk tubuh Arka dari belakang dari mencoba meraba tubuh Arka.Arka yang diperlakukan seperti itu jelas memberontak dan marah.


"Apa kau sudah gila ha?"hardik Arka.


"Yah..aku memang sudah gila.kenapa?kenapa ka?kenapa kamu sedikit saja tidak pernah melihat kearahku sedari dulu.Aku masih sangat menginginkanmu ka,apalagi sekarang aku sudah menjanda.Aku masih mencintaimu ka."kata sekar sambil terus mendekat kearah arka.


"Sekar,kamu sadar sekar.ini salah sekar"bujuk arka


Arka terus berusaha menghindari sekar dan mencari kunci pintu yang tadi dibuang oleh sekar.


"Ka,ayolah ka,kita bisa menikmati ini semua.aku juga rela jadi yang kedua ka.aku mau jadi madunya tasya.",rayu sekar.


"Kamu sudah gila sekar.obsesi kamu yang membuatku tidak menyukaimu.baik dulu maupun sekarang aku hanya menganggapmu sebagai teman.tidak lebih..pakai ini,jangan merendahkan dirimu seperti ini sekar",bentak arka sambil melempar selimut tebal kebadan sekar.


"saya datang kesini ingin meminta padamu berhentilah meneror keluargaku juga anak-anakku.hentikan obsesi gilamu itu sekar",pinta arka


Sekar menangis melihat penolakan Arka padanya.Apa kekurangannya sehingga arka tetap tidak melihatnya walaupun sudah setengah telanjang seperti ini.karena kesal pada arka membuat sekar marah.jika memang arka tidak mau menerima dirinya lebih baik jika arka tiada saja.jadi tidak ada yang bisa memilikinya baik sekar maupun tasya.batin sekar.


Sekar mendekati arka yang terus berjalan mundur tanpa melihat kebelakang.Dan ketika berada didekat jendela.arka yang sudah terdesak tidak bisa lagi berjalan mundur kebelakang.hingga ntah kekuatan dari mana.sekar mendorong keras tubuh arka keluar dari jendela.dan....


Bruk.......


Arka terjatuh dari lantai atas.Darah mengucur dari mulutnya.arka tidak menyangka sekar akan nekad mencelakainya.dia memandang sekar yang hanya melihatnya dari atas.sebelum menutup mata,dia masih sempat mendengar suara wanita yang selama ini menemaninya.sosok yang tadi sangat mengkhawatirkannya dan tidak digubrisnya tengah memanggil namanya dengan tangis histeris.

__ADS_1


Tasya yang tidak sabar menunggu memutuskan untuk masuk menyusul sang suami.tapi baru melangkah.tepat didepannya,tubuh sang suami jatuh dari atas.sontak,tasya berteriak histeris.dia berlari mendekati tubuh sang suami yang sudah mengeluarka darah dari mulut.Teriakan Tasya membuat kaget tukang kebun dirumah sekar.dia berlari mendekati tasya dan sangat kaget melihat kondisi arka.dengan sigap dia membopong tubuh arka dan memasukkan kemobil arka disusul tasya.bahkan tadya meminta beliau mengantarkan mereka kerumah sakit terdekat.


Tigapuluh menit kemudian mereka sampai dirumah sakit.Tasya berlari memanggil perawat dan memyuruh membawa ranjang.beberapa perawat pria ikut membantu mengangkat tubuh arka yang sudah terlihat lemas.


Mereka memasukkan arka kedalam UGD dengan dojter yang sudah siap didalam.tasya yang tidak diperbolehkan masuk hanya bisa duduk menunggu dikursi tunggu bersama dengan tukang kebun sekar.tasya mengucapkan terima kasih kepada bapak tersebut dan menyuruhnya kembali saja.dan bapak tersebut mengiyakan.karena takut jika sang majikan mencarinya.tapi dalam benaknya timbul pertanyaan besar.bagaimana arka bisa jatuh dari atas rumah majikannya.apa arka terjatuh sendiri atau sengaja didorong.tapi siapa yang mendorongnya.sementara ditumah itu hanya ada majikannya dan kedua putrinya.kedua putrinya sedang tidak dirumah karena sedang ada acara sekolah.hanya ada sekar.apa mungkin majikan yang dikenalnya lemah lembut bisa berbuat seperti itu hingga mendorong arka jatuh dari lantai atas.dia tidak mau menduga-duga.dan bergegas kembali pulang takut sang majikan mencarinya.


Sementara dirumah sekar.


Sekar termenung mengingat dirinya yang mendorong arka.dia memandang kedua tanganya.mengingat arka yang tergeletak dibawah sana dengan darah keluar dari mulutnya.


disudut hati kecilnya dia berkata sangat menyesal sudah mendorong arka


Tapi disudut lainnya tampak seperti ada kepuasan tersendiri melihat arka seperti itu.mendengar suara tasya yang memanggil-manggil nama arka sambil menangis.


Sementara ditempat lain.


Hati Rendra dan riana sedari tadi sangat gelisah.ntah apa penyebabnya.Rendra tiba-tiba merindukan ayah dan bundanya.tidak biasanya dia seperti ini.Cantika yang melihat kegelisahan Rendra menyarankan untuk menelfon bundanya.walaupun sebenarnya cantuka bisa saja menceritakan yang terjadi pada rendra tapi dia merasa tidak berhak.jadi lebih baik dia menyarankan arka menelfin keluarhanya agar dia tahu sendiri.


Rendra menuruti cantika dan menekan nomer ayahnya.tapi tidxk bisa.mencoba menelfon bundanya dan diangkat.


"Hallo,"suara tasya berat menahan tangis.


"Bunda,bunda kenapa?bunda sakit kok suaranya berat?"tanya rendra


"Rendra,ayah dra,ayah"terdengar tasya menangis sesenggukan.

__ADS_1


"Ayah?kenapa dengan ayah bunda?apa yang terjadi?"tanya rendra bertubi-tubi


"Ayah jatuh dari lantai atas rumah tante sekar dra."jawab bunda tasya.


" APa?terus serang gimana keadaan ayah bun?"tanya rendra.


"Ayah masih diperiksa.dokter belum keluar..bunda takut terjadi sesuatu dengan ayah ka",ucap tasya bergetar menahan tangis.


"Bunda,bunda tenang ya,rendra dan riana akan pulang sekarang juga.bunda jangan khawatir,ayah pasti baik-baik saja okey.ponsel bunda jangan sampai mati.rendra akan pulang sekarang juga "kata rendra


"Tapi camping kamu bagaimana dra?"tanya tasya


"Ayah dan bunda lebih penting daripada acara camping ini.tungguin rendra disana.bunda jangan kemana-mana"jawab rendra


"Iya nak"pasrah tasya.


Hatinya sudah tak karu-karuan dan dia memang sedang membutuhkan dukungan terutama dari anak-anaknya.


Rendra mematikan ponselnya dan segera ketenda sang adik untuk mengajaknya pulang.


Amelia yang mendengar jika rendra akan pulang dibuat bingung,ada masalah apa hjngga membuat rendra pulang dan tidak jadi mengikuti camping.


Amelia bertanya dengan dodit,dan dodit menceritakan yang sebenarnya .Amelia yang merasa bersalah mendatangi rendra dan ingin ikut pulang bersamanya.dia tak habis pikir jika mamanya bisa senekad itu mencelakai arka.apalagi didalam rumahnya sendiri.


Rendra hanya bisa mengiyakan permintaan Amelia untuk ikut pulang.sebenarnya dia tidak tega melihat Amelia yang merasa bersalah atas kejadian yang menimpa ayahnya.karena itu bukan kesalahannya.tapi dia juga tidak bisa mencegah Amelia.Riana yang mendengar ayahnya dirumah sakit terus menangis tersedu dengan mengemasi barang-bangnya.Beruntung ada satu mobil guru yang rencananya memang akan pulang jadi mereka bisa turut serta kembali kekota..setelah siap mereka berangkat.

__ADS_1


__ADS_2