DETECTIVE AMATIR

DETECTIVE AMATIR
TITIK KUMPUL


__ADS_3

Malang sekali, nasib petugas tersebut yang sekarang sudah terikat di sebelah mesin besar. Petugas tersebut sekarang cuma memakai ****** *****, karena postur tubuh dan pakaian petugas keamanan tersebut sama dengan MD, jadi tanpa berpikir panjang, MD langsung melucuti semua pakaian petugas itu, dan memakai nya untuk melakukan penyamaran.


Dan ke beruntungan lain nya, HT yang dimiliki oleh Udin berfungsi dengan lancar, setelah dia mencoba mengambil alih jaringan HT milik petugas tersebut dengan keahlian nya. Disisi lain tambang semua kawanan Udin dan beberapa TNI, sudah berkumpul dan membagi tugas mereka, ada yang memantau dari atas bukit, ada pula yang menyamar di bagian rumput-rumput, dan juga ada pula yang sudah siap mencegat, siapa pun atau pun truk apa pun yang lewat. Sisa nya mulai melakukan operasi dengan memasuki area tambang dengan cara menyelinap diam-diam dengan persenjataan lengkap mereka.


Mendengar persiapan sudah sangat lengkap, Udin dan MD juga menyiapkan mental mereka, dan siap melakukan aksi nya.


Hari sudah semakin gelap, dan cahaya lampu perusahaan tambang itu mulai satu-persatu menyala, wajah MD yang datar seketika itu juga langsung sedikit khawatir, karena saat ini lah perusahaan tambang ini akan beroperasi. MD menghampiri Udin lalu berbisik, "Bilang kepada semua anggota, agar berhati-hati! Tambang ini akan mulai bekerja." Ucap MD, menurut MD saat tambang mulai bekerja, semua petugas akan mulai standby dan penjagaan pun pasti akan mulai diperketat. Udin pun langsung memencet tombol headset nya lalu berbicara dengan sedikit berbisik, "Kontak garuda, kontak garuda, perhatian! Target mulai beroperasi! Diulangi! Target mulai beroperasi! Semua group siaga!" Ucap Udin, dan beberapa detik kemudiannya telinga Udin dipenuhi dengan jawaban tim nya, "SIAP!"


Dan dari kejauhan, di sebelah tebing di seberang mereka, tiba-tiba bunyi yang sangat nyaring dan panjang langsung memenuhi telinga mereka. Semua penjuru tambang langsung dilingkupi oleh suara itu.


Disebelah mesin-mesin yang ditempati MD dan Udin sekarang bersembunyi. Ada gua yang besar yang tadi siang dilihat oleh MD dan Udin, tujuan mereka sekarang adalah masuk kedalam gua tersebut. Tapi MD sudah memperingati Udin bahwa mereka belum bisa masuk untuk saat ini, dikarenakan para pekerja akan keluar dari gua itu secara serentak. Benar saja, dalam beberapa menit setelahnya, orang yang di dalam gua tersebut mulai keluar satu-persatu dan semakin banyak dan banyak, seperti semut yang menemukan bongkahan gula berada dilantai.


MD dan Udin sangat terkejut melihat hal itu, "Banyak sekali! Sangat diluar perkiraan!" Ucap Udin dalam hati, sebenarnya Udin ingin berbicara dengan MD tapi MD dengan satu tunjuk jari nya lalu meletakkan jari nya mengarahkan ke mulut nya isyarat supaya Udin tetap berdiam diri dan diam, posisi mereka saat ini sangat dekat dengan sekumpulan para pekerja yang sedang berjalan teratur, masing-masing dari pekerja tersebut lalu dengan teratur juga mereka masing-masing memisahkan diri, sebagian ke arah kiri dan sebagian ke arah kanan, untuk memulai mengerjakan tugas mereka.


Dan MD juga Udin, menunggu sampai mereka sibuk dengan tugas mereka. Dalam beberapa detik setelah nya, di bagian sebelah mesin yang mereka tempati untuk bersembunyi. Mesin itu menyala dengan nyaring, tidak ada pilihan lain. MD dan Udin langsung bergegas mengalihkan diri ke sisi dinding tanah didepan mereka, lalu dengan cepat, berjalan ke arah gua disebelah mesin-mesin pengangkut benda berat itu.


Tanpa memikirkan bahaya yang akan datang, mereka segera bergegas masuk kedalam goa itu. Setelah beberapa langkah, akhirnya mereka masuk kedalam goa, dan yang mereka temui adalah sebuah loket, seperti; tempat pendaftaran untuk daftar hadir karena Scan' jempol jari ada di samping loket tersebut. Dan yang jadi masalah mereka adalah di ruangan loket itu, ada seorang Wanita yang menjaga disana, dan saat sampai di mulut Goa mereka langsung bertatapan dengan wanita itu. Udin yang kaget langsung memegang pinggang nya dan memasukan tangan nya ke arah pnggang nya, untuk mengambil pistol nya. Akan tetapi, MD langsung menahan tangan Udin yang hampir mengeluarkan pistol nya. Dan langsung ber alibi dan bersuara agak sedikit nyaring, "Ayo pak! silahkan! untuk melihat-lihat tempat nya, akan saya tunjukan tempat-tempat yang bagus." Kata MD, sambil menahan tangan Udin dan merangkul pinggang Udin lalu menuju masuk ke arah loket tersebut.

__ADS_1


Udin memang tidak paham apa yang dilakukan oleh MD, tapi dia melemaskan tangan nya dan mengikuti apa yang MD lakukan, MD sedikit berbisik, "Jangan lakukan hal yang bodoh Mas, kamu diam, aku akan mengatur semuanya mulai dari sini." Bisik MD, dan mendekati Wanita yang ada di loket itu.


Wanita itu langsung bertanya kepada mereka berdua, "Ada pak, kenapa ada orang asing disini? Apa ada yang bisa saya bantu?" Tanya Wanita itu. Bertanya kepada MD yang saat ini dikira wanita itu adalah seorang keamanan diperusahaan ini.


"Saya disuruh atasan saya untuk membantu bapak ini untuk melihat-lihat tempat ini, karena bapak ini adalah patner bisnis kita." Jawab MD, Wanita itu ragu dan secara menyuluruh melihat tampilan Udin yang nyata adalah seorang Polisi.


"Benarkah! Saya tidak di beritahu bahwa ada tamu malam ini?" Ucap si Wanita, dengan terus memperhatikan Udin.


MD juga memperhatikan Wanita itu, lalu langsung berucap, "Mba Siti, memang tak diberitahu tahu tentang hal ini. Karena hal ini sangat mendadak, Bapak ini adalah seorang Intel yang bekerjasama dengan perusahaan kita, dia yang menjaga tambang kita ini, supaya tidak ter ekspos keluar mba." Ucap MD dengan mimik wajah nya yang di buat agar lentur dan tersenyum ramah. Wanita itu mendengar nama nya disebut langsung melemahkan perhatian nya, karena menurut MD, saat seseorang dipanggil nama nya arti nya, dia sudah terbiasa dengan orang itu dan sering bicara dengan dia.


Udin yang mendengar itu langsung berucap, "Terimakasih mbak, kami tidak akan lama, ayo! Pak kita lanjutkan!" Kata Udin sambil mengasih kode kepada MD dengan menoel tangan MD yang bersampingan dengan tangan nya.


Tak mau membuang waktu MD mengangguk, dan langsung pamit kepada si wanita penjaga loket itu, dan berjalan melewati loket tersebut. setelah beberapa langkah, mereka sudah menghilang dari pandangan wanita itu dan bersembunyi diteluk. Udin dan MD menghembuskan nafas lega, karena berhasil mengelabui si wanita itu. "Hampir saja!" Bisik Udin dengan sambil menghembuskan nafas nya, di sisi MD, dia masih fokus sambil memperhatikan tempat tersebut.


Ternyata goa itu sangat besar didalam nya, banyak cabang di goa, dan goa itu ada lampu yang agak redup menerangi jalan tersebut. Di sekitaran MD dan Udin pun, ada cabang empat yang lorong nya itu panjang sekali, MD dan Udin ada dipersimpangan sebelah kiri simpang empat tersebut.


Karena bingung mengambil pilihan yang mana, Udin bertanya kepada MD, "Yang mana yang harus kita telusuri dulu Mas?" Tanya Udin, MD tidak menatap kearah Udin tapi menjawab tanya Udin. "Kita harus mencari kantor nya Mas, Karena aku ingin tahu siapa dibalik dalang perusahaan ini? Kita harus cepat Mas!" Kata MD lalu lanjut berbicara, "Kita akan mengambil arah ini dulu, kita telusuri sebelah ini dulu, Ayo!" Ucap MD, sambil berjalan, dan Udin mengekor dibelakang sambil sesekali dia berpaling dan mengontrol belakang nya.

__ADS_1


Beberapa langkah kemudian, lorong goa tersebut menjadi terang, karena lampunya berbeda dengan jalan yang mereka jalani sebelum nya. Goa sangat terang dan unik, yang menjadikan keunikan adalah, di kanan dan kiri dinding, ada lagi lorong, tapi memakai pintu seperti rumah teletubis sangat unik, Udin ternganga melihat itu, dia seakan berada di dimensi lain. "Luar biasa! Tempat apa ini?" Udin takjub, "Nampak nya ini ruang istirahat buat para pekerja, sangat tertata rapi." Ucap MD memberi penjelasan kepada Udin.


Belum sempat mereka menghilangkan ke kaguman mereka, salah satu pintu lorong terbuka. Ada Ibu-Ibu muda yang menggendong anak nya, dan sama sekali tak terkejut, melihat mereka berdua, "Ngapain Mas-Mas keamanan ke lorong ini." Tanya Ibu itu.


Dengan merubah aksen muka nya MD langsung menghampiri Ibu itu, "Begini bu, saya mengajak bapak ini untuk melihat suasana di dalam goa ini, karena dia adalah patner dari perusahaan kita ini." Kata MD, Udin hendak tertawa melihat perubahan MD, tapi dia tahan, menurut nya MD sangat aneh dengan aksen nya itu.


"Ooo begitu ya, tapi biasa nya kalau ada tamu, tak pernah sampai kebagian lorong ini Mas? Biasa nya paling ke kantor di sebelah lorong simpang empat itu." Kata Ibu itu, sesekali Ibu itu menatap ke arah Udin dengan menatap keseluruhan postur tubuh Udin.


"Itulah bu, saya ingin memperkenalkan lorong-lorong ini kepada Bapak ini. Baik lah bu! Saya ingin melanjutkan tour ini, supaya bisa bertugas lagi." Ujar MD dengan pamit kepada Ibu itu yang masih menggendong anak nya. Seperti diberi pencerahan yang amat cerah MD sedikit tersenyum dan memberi kode kepada Udin untuk segera pergi kearah sebalik nya. Ibu itu hanya melihat mereka berdua berjalan kearah lorong yang tadi mereka jalani dan menghilang menuju arah lampu yang redup.


Suara HT Udin berbunyi di headset nya, "Laporan! Kepada tim garuda zero! Laporan kepada garuda zero!" HT Udin berbunyi, "Laporan diterima!" Ucap Udin, HT Udin kembali bersuara, "Laporan! Disini garuda tiga, empat buah truk sudah kami amankan!" Balas garuda tiga, Udin yang menerima laporan pun langsung membalas, "Bagus! Usahakan jangan sampai ketahuan oleh pantauan musuh." Balas Udin, "Siap, laksanakan!" Garuda tiga mengkonfirmasi.


MD menoleh ke Udin tanpa bertanya, seakan tahu maksud MD, Udin lansung menjelaskan apa yang sedang terjadi, "Tim saya sudah mengamankan, beberapa truk yang mengangkut bahan tambang, nampak nya diatas sana operasi mereka berhasil." Jelas Udin, "Bagus! Berarti cuma kita yang belum mendapatkan apa yang kita cari? Kata MD, dan menepuk bahu Udin. "Kita bergegas Ayo!" Kata MD dan Udin mengangguk, dan mereka langsung berlari menuju simpang empat lorong itu dengan berlari di remang-remang nya cahay lorong.


Bersambung.


Aku buat agar terlihat disini tim MD kesulitan karena, memang tak mudah mencari sesuatu yang mereka, baru ada disana. Selamat membaca ges ya.

__ADS_1


__ADS_2