Devil Child

Devil Child
Chapter 11


__ADS_3

Jovian menatap Sung Ha yang lemas dan tak berdaya tertidur di ranjang ruang kesehatan. Ia kembali teringat kejadian beberapa menit yang lalu saat sayap Sung Ha muncul. Sayap hitam dan sayap putih.



"Sepertinya orang tua aslimu sengaja menaruhmu di dunia manusia karena tak ingin hubungan terlarang mereka terbongkar oleh yang lain."



Setengah jam kemudian Sung Ha terbangun dari tidurnya. Ia merasakan tubuhnya pegal seperti telah berlari sangat jauh. Walaupun begitu, sekuat tenaga ia mencoba mendudukkan dirinya agar tidak berbaring lagi. Gadis itu melihat ke arah Jovian yang duduk tertidur di bangku sampingnya. Kepala gadis itu seketika terasa pusing. Ia merintih kesakitan dan memegangi kepalanya, menahan rasa sakitnya yang kembali muncul. Dan suara rintihan kesakitan itu membuat Jovian terbangun dari tidur singkatnya. Lelaki itu terkejut melihat Sung Ha yang merintih kesakitan.



"Kau tidak apa-apa?"



Ketika Jovian hendak memegang lengan Sung Ha untuk mencoba menenangkannya. Gadis itu justru menangkisnya sembari menahan rasa sakit yang tak kunjung mereda.



"Ikuti perintahku!" bentak Jovian.



Jovian menggenggam tangan Sung Ha dan menurunkannya perlahan.


__ADS_1


"Tenangkanlah pikiranmu dan tidurlah. Setidaknya itu bisa menghilangkan rasa sakitmu. Kau harus bisa mengkontrol emosimu mulai sekarang.."



Jovian menyandarkan kepala Sung Ha di dadanya berusaha membuat gadis itu lebih tenang. Jovian masih menggenggam tangan Sung Ha yang perlahan mulai tertidur di pelukannya. Perlahan lelaki itu kembali membaringkan tubuh Sung Ha dan membetulkan selimutnya.



Ini bukan pertama kalinya ada malaikat setengah iblis. Sekitar tiga ratus tahun yang lalu dunia iblis maupun dunia malaikat dikejutkan oleh sosok anak yang memiliki darah keturunan malaikat dan iblis, tapi pada akhirnya anak itu dibunuh dengan persetujuan antara raja iblis dan ratu malaikat. Karena kedua ras menganggap anak itu bisa menyebabkan ketidak seimbangnya dunia manusia, iblis, maupun malaikat.








Setelah tidur cukup lama Sung Ha memutuskan untuk beristirahat dan pulang ke rumah. Jovian telah mengizinkannya pada guru Han. Tapi yang Sung Ha tidak mengerti kenapa Jovian ikut mengantarnya pulang?



"Kau kembalilah ke sekolah. Aku bisa pulang sendiri." ucap Sung Ha dan menambah kecepatan jalannya. Tak memedulikannya, Jovian tetap berjalan santai di belakang Sung Ha.

__ADS_1



"Kau tidak akan pulang ke rumahmu. Kau akan pulang ke rumahku."



"Aku tidak mau! Aku mau pulang ke rumahku sendiri!"



"Bukankah orang tuamu di rawat di rumah sakit?"



Sung Ha berhenti dan terdiam. Jovian benar, orang tuanya memang sedang dirawat di rumah sakit. Dan jika ia pulang tak ada seorangpun di sana.



"Aku akan merawatmu. Dan..."



Jovian menggandeng lengan Sung Ha.



"Aku akan membuatmu menjadi gadis yang kuat."

__ADS_1



__ADS_2