Dewa Kehancuran Yang Baik

Dewa Kehancuran Yang Baik
pembersihan ll


__ADS_3

Seteleh memusnahkan sakte Teratai hitam , Xhuhan membawa Qingzhu terbang ke arah istana dewa bumi untuk menyelesaikan bals dendamnya secepat mungkin agar dirinya


Bisa segera menemui ayahnya di alam agung,


Tak membutuhkan waktu lama bagi Xhuhan dan Qingzhu untuk sampai di depan istana dewa bumi , tanpa bas basi lagi Xhuhan langsung mengahncurkan gebang megah yang ada di hadapannya


Booommm....


Gerbang itu hancur hanya dengan sekali hantaman tinju Xhuhan yang di aliri elemen api di dalamnya , kemudian Xhuhan dan Qingzhu memasuki halaman kerjaan tersebut dengan tenang, tanpa merasa bersalah setelah menghancurkan gerbang tadi


Wush....wushh.... wush.....


Muncul beberapa orang mengelilingi Xhuhan dan Qingzhu di halaman istana tersebut , mereka adalah para komandan pasukan yang sebelumnya Melakukan pertemuan di dalam, tapi tiba tiba Meraka di kejutkan dengan ledakan di gerbang istana


"Kebetulan kalian ada disini, aku Tidak perlu lagi mencari kalian ke dalam"ucap Xhuhan dengan senyum tipis


"Siapa kalian?"ucap salah satu dari mereka


"Aku adalah orang yang seharusnya Tidka boleh Fu shan sialan itu singgung, tapi karena kalian sudah berani menyinggung ku , berarti kalian sudah siap dengan konsekuensinya"ucap Xhuhan


"Bajingan...cepat bunuh mereka "ucap Meraka dengan lantang kemudian menyerang Xhuhan dan Qingzhu secara langsung dan berkelompok


Tapi apakah itu akan berhasil.?


Tentu saja tidak, bagaimana mungkin sekumpulan lalat ini bisa membunuh naga


"Langkah petir Pembantai"


"Langkah cahaya kematian"


Xhuhan dan Qingzhu dengan gerakan secepat kilat bergerak membantai mereka semua dengan cepat , di belakang mereka muncul ratusan ribu prajurit yang bergerak menyerang ke arah xhuhan dan Qingzhu


Tapi bukannya membantu , justru mereka hanya menjadi teman perjalanan orang yang di bantai Xhuhan dan Qingzhu sebelumnya ke neraka,


Slassh.... slash.....slash....


Arkkkk.........


Suara renyah tubuh terbelah dan juga teriakan memilukan menggema di halaman istana tersebut ,


Bayangan hitam dan putih terus bergerak ke arah ribuan prajurit yang baru datang tersebut , dimana kedua bayangan itu berada pasti di sana terdapat ratusan hingga ribuan mayat dengan tubuh terbelah jadi dua


Kegaduan tersebut tak ayal sampai terdengar ke dalam istana,


"Cepat periksa apa yang terjadi, "ucap dewa bumi seteleh mendengar keributan dari dalam kamar nya


"Baik yang mulia"ucap mereka semua, kemudian langsung memeriksa ke luar istana


Semenatra di halaman istana , kini tercium bau amis yang sangat pekat , setelah banyak nya prajurit yang menjadi mayat di tempat itu, Xhuhan dan Qingzhu terus bergerak menggunakan pedangnya, tanpa menggunakan energi di dalam tubuhnya , hanya murni menggunakan kekuatan fisik saja,

__ADS_1


Disisi lain,


Para menteri yang di suruh mengecek situasi di halam istana langsung bergetar tubuhnya, karena melihat banyaknya mayat berserakan di halaman istana tersebut ,yang membuat dia ngeri adalah tidak ada satupun mayat yang utuh, semuanya dalam keadaan terpotong potong berceceran di tempat itu


Kemudian salah satu dari mereka segera berbalik badan untuk melaporkan kejadian mengerikan tersebut pada dewa bumi yang ad di dalam istana


"Lapor yang mulia"ucap Mentri tersebut' dengan suara yang sedikit bergetar akibat syok dengan peristiwa yang di lihat nya tadi


"Ada apa , kenapa kau kelihatan ketakutan begitu, apakah ada Maslah di sana"ucap dewa bumi pada sang Mentri,


"Itu yang mulia"ucap Mentri itu gugup


"Katakan jangan buat kesabaranku habis"bentak dewa bumi kesal , karena sang Mentri terlalu bertele tele


"Itu yang mulia, ada penyerangan di halaman istana, saat ini ribuan prajurit kita sudah dibantai hampir semuanya "ucap sang mentri


"Bajingan mana yang berani terang terangan menyerang istanaku hah,"ucap dewa bumi marah


"Ampun yang mulia, yang menyerang istana adalah kedua pasangan yang menjadi buronan beberapa bulan yang lalu"ucap Mentri tersebut' dengan takut stelah aura dari dewa petir sedikit bocor tadi


"Jadi mereka berdua yang mengacau di tempat ini, ayo ringkus dan kuliti mereka berdua"ucap dewa bumi , kemudian berjalan keluar menuju halaman istana


Yang kini menjadi ladang pembantai an bagi kedua pasangan tersebut, kini prajurit disana sudah tidak tersisa sama sekali , Hanya ada genangan darah dan potongan tubuh yang berserakan di sana


Kemudian xhuhan melangkah ke tempat istri kecilnya yang juga telah selesai membantai mereka


"Aku baik baik saja gege, dan juga aku sudah terbiasa dengan semua ini"ucap Qingzhu


Kemudian keduanya melihat ke arah istana


Dimana di sana dewa bumi keluar bersama Mentri tadi yang melapor kedalam


Sesampainya di halaman istana, dewa bumi dan Mentri tersebut' di buat murka dengan apa yang dia lihat, disana terdapat potongan tubuh para menteri dan para petinggi kerajaan nya


"Bocah , aku pasti akan membunuhmu saat ini juga"ucap dewa bumi dengan aura dewa abadi 🌟 1 meledak dari tubuhnya


"Ayo bunuh mereka"lanjutnya pada satu Mentri yang tersisa yang ada di belakang nya


Yang Mau tau sang Mentri harus ikut menyerang , jika tidak dia akan di bunuh oleh dewa bumi


Melihat mereka berdua bergerak ke arahnya


"Urus Mentri di belakang nya"ucap Xhuhan kemudian menghilang dan langsung muncul di belakang sea bumi , dan langsung memukul punggung nya


Bugh....


Pukulan telak dari Xhuhan tak bisa di hindari oleh dewa bumi ,yang membuatnya meluncur ke gerbang dengan cepat


Booommm...

__ADS_1


"Kurang ajar, aku telah meremehkan mu bocah, untuk selanjutnya kamu tidak akan bisa menyentuh ku"ucap dewa bumi seteleh keluar dari puing puing tembok yang hancur akibat terkena tubuh'nya


"HahhAaa, aku sungguh penasaran dengan itu, atau hanya omong kosong seperti patriak Fu chen yang aku bunuh sebelumnya"ucap Xhuhan tersenyum ke arah dewa bumi


Deg....


Seperti petir di siang bolong, apakah saudara sumpahnya itu telah mati, jangan jangan ledakan yang terjadi sebelumnya adalah ulah pemuda ini


"Apa yang kau katakan benar.?"tanya dewa bumi


"Tanyakanlah nanti padanya di neraka"ucap Xhuhan, kemudia langsung bergerak cepat menggunakan langkah bayangan pembunuh, Xhuhan berpindah ke bayangan dewa bumi dan menusukkan pedang nya lewat punggung nya , hingga menembus Dadanya


"Ba gaimana mungkin...


Hanya itu kata yang keluar dari mulutnya sebelum tubuhnya terjatuh dan meninggal dalam keadaan kaget,


semntara di tempat yang tak jauh dari Xhuhan , Qingzhu juga selesai membunuh menteri tadi yang bersama Dewa bumi,


"sekarang apa yang akan kita lakukan selanjutnya Gege.?"tanya Qingzhu


"kamu masuk ke dalam , bunuh semua keluarga yang tersisa dari dewa sialan itu, dan juga jangan lupa kuras semua harta yang ada di dalam"ucap Xhuhan pada Qingzhu


bukan tanpa alasan Xhuhan menyuruh Qingzhu yang melakukan itu, itu Xhuhan lakukan karena kemungkinan keluarga yang tersisa di dalam adalah Permaisuri dari dewa bumi,


hal inilah yang menjadi alasan Xhuhan menyuruh Qingzhu untuk mengurus ini


"baik Gege,"


setalah itu Xhuhan menggunakan elemen apinya untuk membakar semua mayat yang ada di sana, kecuali mayat dewa bumi, Karsan Xhuhan akan menggantung nya di gerbang


.


.


.


.


.


.


.


..


.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2