Dewa Kehancuran Yang Baik

Dewa Kehancuran Yang Baik
kemunculan tangan kanan Dewa petir


__ADS_3

Saat ini mereka tengah menunggu siapa lagi yang akan menawar lagi mengingat sudah ad tawaran dari putra dewa petir dengan harga 1 juta 500 batu roh tingkat tinggi,


"2 juta"ucap Xhuhan


"Apakah kau benar benar mau melawan ku"Tanya Li Bo, karena dirinya benar benar muak dengan kelakuan orang di ruangan nomor 1 yang tidak memberinya muka sama sekali


"Apakah aku perlu melawan bocah sepertimu, jangan bercanda , di lelang uanglah yang berbicara ,jadi diam dan tawarlah jika mampu"ucap Xhuhan dengan santai


Perkataan Xhuhan memang terkesan santai tanpa emosi , tapi bagi Li Bo ini merupakan penghinaan besar bagi dirinya dan juga Xhuhan terang terangan memprovokasi nya di depan umum dan secara tidak langsung perkataan xhuhan menempatkan nya pada posisi yang Hina, Dimana perkataan itu mengartikan jika Li Bo hanyalah bocah manja yang miskin,


"Lancang sekali kau "ucap Li Bo dengan marah pada Xhuhan


"Lancang?..memangnya aku mengatakan hal yang salah , disini memang uanglah yang berbicara, jika kau tidak mampu bersaing maka diam dan saksikanlah bocah manja"ucap Xhuhan dengan santai,


Meskipun perkataannya setenang air , tapi didalam perkataan itu ada jutaan pedang yang menembus jantung Li Bo


"Aku rasa kalian harus menghentikan pertengkaran kalian cukup sampai disini, kecuali kalian ingin keluar dari tempat ini"ucap Hu Yin dengan tegas


"Maaf nona Hu, anda bisa melanjutkan nya"ucap Li Bo dengan sopan, meskipun hatinya sangat marah


Meski Li Bo adalah putra dari Dewa petir, tapi itu tidak akan ada artinya bagi pavilun Roda Emas ini, yang tidak peduli pada siapapun yang membuat onar di tempatnya, meskipun itu anak raja bahkan dewa sekalipun, karena di belakang paviliun ini terdapat kekuatan misterius yang sangat di takuti peserta lelang di sini tapi tidak dengan orang yang ada di Ruangan no 1 yaitu Xhuhan


"Terimakasih pengertian nya pangeran, Karena tidak ada yang menawar lagi maka....


"Tunggu Nona Hu, "ucap suara dari kursi biasa


"Ada apa tuan"ucap Hu Yin menatap orang tersebut


"Aku akan menawar 5 juta batu Roh tingkat tinggi"ucapnya dengan tenang


Yang membuat tempat itu riuh kembali pasalnya yang menawar kali ini bukan dari ruangan khusus melainkan dari kursi biasa yang ada di lantai bawah,


'sementara Li Bo yang mendengar suara orang tersebut langsung bahagia , bagiamana tidak Karena orang tadi berbicara adalah tangan kanan kepercayaan ayah nya,


Yang merupakan orang yang selalu di tugaskan untuk menjadi pedang dan tameng bagi Dewa petir,


"Apakah itu kamu paman, jika itu benar terimakasih"ucap Li Bo menggunakan Telepati


"Tenang saja pangeran ,aku akana mendapatkan pedang tersebut untuk pangeran"jawab pria tersebut


Ketika semua orang masih diliputi keterkejutan dari peristiwa yang baru saja terjadi, terdapat suara yang sangat lantang mengejutkan mereka semua

__ADS_1


"10 juta"ucap Xhuhan dengan lantang


"15 juta" ucap pria itu lagi,


"Tuan aku mendengar suaramu masih sangatlah muda, jadi setidaknya hormatilah yang tua ini"ucap pria tersebut dengan sopan msski di hatinya tengah mengumpat marah


"Baiklah Karena kau sangat sopan paktua , aku akan menyerahkan pedang itu untukmu"ucap Xhuhan dengan berpura pura sedikit berat dari nada bicaranya, tapi jika dilihat dengan teliti ada senyuman licik di wajah nya


"Huh, bilang saja jika kau sudah tidak punya uang lagi ,"ucap Li Bo yang kini mulai bersuara lagi karena ada pendukung kuat di sekitar nya


"Oh , kau masih punya suara untuk mengatakan omong kosong itu, setelah tadi terdiam cukup lama"ucap Xhuhan mengejek


"Kurang ajar"ucap Li Bo


Tapi dirinya mendapatkan telepati dari pria tadi untuk tetap tenang , Karena dia akan mengalahkan Xhuhan di barang selanjutnya "ucap pria tersebut menangkan sekaligus memberi angin segar pada Li Bo


Tapi yang tidak mereka ketahui jika saat ini merekalah yang sedang berlomba lomba untuk memperkaya Xhuhan,


"Baiklah Karena tidak ada yang menawar lagi, pedang lidah api ini resmi di miliki oleh tuan dari kursi nomor 70 dengan harga 15 juta batu roh tingkat tinggi"ucap Hu Yin


Lalu Hu Yin melangkah ke pedang ke dua yang memiliki Warna biru seperti Air, yang memiliki nama Pedang pemecah ombak,..


Sama seperti pedang lidah api sebelumnya


Tapi kali ini ruangan VIP lain ikut menawar Karena telah mendapat perlindungan dari pviliun ini , jadi mereka tidak takut lagi dengan orang orang dari pangeran Li Bo


Pedang kedua laku dengan harga 17 juta batu roh tingkat tinggi, pada orang di ruangan nomor 3


Sedangkan pedng terahir yang merupakan pedang Angin timur masih di menangkan oleh orang yang menjadi tangan kanan dewa petir tersebut dengan harga 15 juta batu roh tingkat tinggi lagi,.


Yang membuat dia telah menghabiskan 30 juta batu roh tingkat tinggi pad kedua pedang tersebut,


kini Xhuhan mendapatkan harta tambahan senilai 47 juta batu roh tingkat tinggi beserta jubah kamuflase yang sangat spesial tersebut, benar benar keberuntungan yang sangat besar untuk Xhuhan hari ini


"baiklah dengan terjualnya barang terakhir , dengan ini saya selaku pembawa acara lelang kali ini mengucapkan terimakasih, dan juga mau mengatakan untuk Setipa peserta yang telah mendapatkan benda di pelelangan ini di tunggu di tempat pengambilan barang lelang di belakang panggung ini, dan bisa melunasinya di tempat itu"ucap Hu Yin lalu setelah itu pergi kebelakang panggung untuk mengurus itu


sementara di tempat lain kini orang tua yang menjadi tangan kanan dewa petir sudah bergabung dengan rombongan pangeran Li Bo dan pengawalnya ,


"paman bagaimana caranya untuk menghabisi orang yang melawan kita tadi ?"tanya Li Bo pada Orang tersebut


"kamu tenang saja Li'er paman nanti yang akan mengurusnya setelah kuat dari pelelangan ini, sebaiknya kita sekarang menuju tempat pengambilan barang yang sudah kita dapatkan tadi, setelah itu kita cegat orang tersebut saat keluar dari tempat ini"ucap Orang yang di panggil paman oleh li Bo

__ADS_1


" Baiklah paman, aku sudah tidak sabar untuk mematahkan setiap jengkal anggota tubuh orang tersebut,"ucap Li Bo ,lalu dirinya mengikuti paman yang tadi untuk mengambil barang yang di dapat di belakang panggung


semntara di ruangan nomor 1 kini Xhuhan telah kedatangan paktua Hu ruangan nya untuk memberikan hasil lelang pada Xhuhan dan juga menyerahkan barang yang telah Xhuhan menangkan tadi


"didalam cincin ruang tersebut ada 47 juta batu roh tingkat tinggi tuan , dan kami tidak mengambil biaya untuk jubah yang di dapatkan tuan sebelumnya, itu adalah hadiah dari paviliun kami, tuan bisa memeriksa nya"ucap Paktua Hu


lalu Xhuhan menyerahkan cincin itu pada Qingzhu tanpa memeriksa nya


"ambil lah Zhu'er , semua isinya adalah milikmu termasuk semua batu roh yang ada disana, dan juga keluarkan jubah yang kita dapat sebelumnya Karena Gege mau melihatnya"ucap Xhuhan


"apakah Gege serius memberikan semua ini pada ku, "tanya Qingzhu dengan gugup bercampur bahagia , pasalnya seumur hidup baru kali ini dia memegang harta sebanyak ini


"tertu saja, kamu istriku, jadi sudah sewajarnya Gege memberikan itu untuk mu"ucap Xhuhan dengan senyum lembut


Sementara paktua Hu yang melihat ini hanya tersenyum canggung dan pamit untuk undur diri, Karena tidak mau mengganggu urusan mereka


setelah paktua hu keluar ,


Qingzhu mengeluarkan jubah putih bercorak emas tesebut dan langsung memakainya, yang ternyata sangat pas pada tubuhnya ditambah dengan topeng putihnya


"kamu cukup mengalirkan elemen cahaya mu pada baju itu dan kamu bisa mengendalikan baju itu, kamu gunakanlah sekarang dan ikuti aku dari belakang, kita akan berkomunikasi dengan telepati , Karena Gege merasakan ada yang memantau ruangan ini"ucap xhunan menjelaskan pada Qingzhu


stelah itu Qingzhu mengeluarkan elemen cahaya nya pada jubah itu dan langusng membuat aura dan tubuhnya lenyap dari pandangan , tanpa ada kebocoran aura sedikitpun,


setelah itu Xhuhan keluar dari ruangan itu di ikuti Qingzhu yang sudah tidak terlihat dari pandangan mata...


.


.


.


.


.


Bersambung


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2