
Pagi harinya berita tentang meninggal nya seluruh keluarga bangsawan SHI dan Bangsawan YE terus bergulir baik di jalan jalan dan di tempat makan semua orang membicarakannya dan berita ini juga sampai di benua timur karena kedua klan itu merupakan pendukung kuat dari kaisar Utara tian Li , bukankah jika ini akan menjadi merosotnya kekuatan yang ada di benua Utara,
"Bagaimana menurut kalian tentang kejadian yang menimpa benua utara, ?" Tanya kaisar Bing An pada Mentri nya
"Kami juga bingung dengan peristiwa ini kaisar, tapi kekuatan macam apa yang mereka singgung hingga musibah sebesar ini menimpa mereka ,tapi hamba juga mendengar jika yang melakukan pembantaian ini adalah seseorang yang memakai pakaian serba hitam dengan topeng, dengan aura yang mencekam dan di sekeliling tubuhnya ada petir "ucap Mentri itu sedikit merinding saat menceritakan sosok yang mengerikan itu
"Sosok mengerikan dengan aura membunuh Dan petir, siapa itu kita jangan sampai memprofokasi orang itu, jika klan besar yang memiliki kekuatan seperti ku saja bisa dia lenyapkan dengan cepat bisa di bayangkan sekuat apa dia"ucap kaisar Biang An memperingati metrinys agar tidak bertindak ceoboh
Kembali lagi ke benua Utara
Sementara orang orang sibuk membicarakan Pembantai an semalem, Xhuhan seakan tidak mengetahui apapun tentang masalah itu justru dia terlihat malas malasan di tempat tidurnya,.
Berbeda dengan Xhuhan yang tidak peduli, kaisar Tian Li sekarang sedang di liputi rasa takut yang menerpanya setelah mendengar dalang Kehancuran' dua klan itu merupakan sosok yang mengerikan dengan aura dan petir di tubuhnya, di tambah pedang hitam yang mengeluarkan petir itu, tambah membuat pikiran kaisar Tian Li memikirkan sesuatu hal yang tidak tidak hingga mengakibatkan dia mengurung diri , dan hanya sekali keluar kamar jika ada pertemuan saja, di hari berikutnya karena tidak terjadi apa apa pada nya dan ke kaisaran nya kaisar Tian Li sudah Bernai keluar dan menemui para menterinya,
"Bagaimana? Apakah setiap penjuru istana ini sudah kalian jaga dengan baik seperti perintahku,?" Tanya kaisar Tian Li pada Mentri nya yang kini sudah berkumpul di ruang pertemuan,
"Sudah kaisar, bahkan sudah sangat sempurna, saya yakin tidak akan ada yang bis melewati penjagaan seketat itu,"kata Mentri itu dengan percaya diri, karena dia yakin dengan penjagaan se ketat itu siapapun yang akan menerobos akan ketahuan dan bisa di tangkap,
Tapi apakah mungkin semut seperti mereka bisa menangkap Dewa seperti Xhuhan,. Biarlah mereka menghayal sebelum kematiannya,
"Tapi aku bingung dengan kejadian ini, jika tujuan orang itu adalah balas dendam atas pengepungan yang kita suruh bukankah dia akan mnyernag kesini, tapi knp dia belum bergerak, apakah di antara kalian ada yang mengetahui mengapa dia belum bergerak.?" Tanya kasiar menoleh pada Mentri mentry nya
__ADS_1
"Izin menjawab kaisar, kemungkinan orang itu tidak berani menyerang tempat ini dengan keadaan penjagaan yang se ketat ini, dan juga dengan kultivasi kaisar sendiri yang lebih tinggi dari 2 patriak itu, mungkin itu penyebabnya dia tidak berani ." Ucap salah satu mentri mengungkapkan analisanya karena menurutnya alasan ini cukup masuk akal untuk saat ini, tapai apakah ini alasan sebenarnya Xhuhan belum bergerak, tentu saja tidak karena di sekarang lagi tidur pulas di penginapan berbeda dengan apa yang mereka pikirkan
"Semoga saja begitu, tapi aku masih memiliki firasat tidak baik tentang hal ini ,tetap perketat penjagaan dan bubar,"kaisar memerintahkan mereka untuk bubar dan menjalankan tugas yang di berikannya,
Stelah semua Mentri nya keluar, kaisar Tian Li kambali termenung mengingat Pembantai an kedua klan pengikutnya itu
"Semoga sesuatu yang aku pikirkan tidak terjadi,,,hah,"lalu kaisar meninggalkan tempat itu untuk istirahat di kamar nya,
Semntara xhuhan kini sudah selesai membersihkan badannya kini duduk di sambil menatap keluar jendela memandang para penduduk yang berlalu lalang di bawahnya
"Hah, aku harus segera menyelesaikan urusan disini dan menuju benua tengah, karena disana merupak tempat yang cocok buat bersenang senang, karena di Sana tempatnya orang orang kuat berada dan kaya tentunya hahahaha,,," kembali kegilaan ayahnya mulai bangkit di diri Xhuhan dalam bertarung dan memeras musuhnya sampai bangkrut,
Baiklah sebaiknya ambil menunggu malam tiba aku makan saja dulu,.lalu Xhuhan turun dari kamarnya untuk menuju tempat makan favoritnya yaitu di lantai pertama oenginayi tempat dia tinggal
di dalam kamarnya Xhuhan melihat barang apa saja yang di dapat dari menjarah kedua klan yang telah dia hancur kan kemarin,
"Baiklah saatnya memeriksa apa yang aku dapatkan dari kedua klan sialan itu,hehehe"dengan senyum yang mengandung keserakahan pada harta Xhuhan kemudian memeriksa ke dalam cincin penyimpanan nya,
"tidak buruk setidaknya ada ratusan juta tael emas yang aku peroleh dari dua klan tersebut, ini cukup untuk kebutuhan hidup di benua tengah nanti, ya meski harta yang di berikan ayah masih belum berkurang secuil pun, aku mungkin akanenngunakan harta dari ayah saat nanti di alam dewa , untuk di daratan rendah ini, aku bisa merampok orang orang bodoh yang aku temui nanti hehehe"kemudian Xhuhan memasukkan semua barang yang telah di keluarkan nya tadi kedalam cincin nya lagi, dan memutuskan untuk bermidatsi karena sudah lama dia tidak melakukan meditasi ,
sementara di tempat lain di dalam istana kaisar mengumpulkan para menterinya Karens perasaan nya tidak enak memikirkan sesuatu yang entah apa , dia sendiri tidak tau apa itu,
__ADS_1
"baiklah kalian semua dengarkan aku, aku mengumpulkan kalian semua karena aku mempunyai firasat buruk tantang Kekaisaran ini, tapi aku juga tidak tau apa itu, oleh karena itu kalian aku perintahkan untuk memperketat dan memperkuat penjagaan di setiap penjuru istana ini, halangin dan tangkapan siapapun yang mencurigakan "titah sang kaisar yang di respon dengan serempak oleh mereka yang hadir di tempat itu,
"Baik kaisar, kami akan melaksanakan perintah dengan sebaik baiknya,"lalu mereka semua pamit untuk melaksanakan tugas yang telah mereka terima itu
"semoga apa yang aku takutkan tidak terjadi ,.tapi siapa yang bisa membuat aku ketakutan sampai seperti ini, ah sudahlah mungkin hanya perasaan ku saja, lebih baik aku bermeditasi untuk menenangkan pikiran ku sejenak,"lalu kaisar TianLi pergi meninggalkan aula pertemuan itu.
.
.
.
.
Bersambung.
.
.
.
__ADS_1
.
Bersambung