
Di sisi lain Xhuhan nampak kesal karena Rencananya digagalkan oleh kemunculan dewa elemen secara tiba tiba , hingga berakibat berhentinya peperangan yang sudah di depan mata yang hampir pecah , Xhuhan tidak berfikir jika dewa elemen akan turun tangan langusng menangani masalah ini, jadi dia tidak menyiapkan rencana cadangan untuk ini ,
"Dewa Elemen, aku tidak menyangka rencana yang telah aku susun kau hancurkan begitu saja, awas saja kau"ucap Xhuhan yang masih kesal dengan gagalnya Rencana nya tersebut
"Gege sebaiknya kita pergi dulu dari tempat ini, sebelum dewa elemen mngetahui posisi kita disini "ucap Qingzhu
Xhuhan hanya mengangguk dan memegang tangan Qingzhu lalu pergi dari sana
Yang saat ini tidak berada jauh dari posisi Medan perang, untuk saat ini Xhuhan dan Qingzhu lebih memilih mundur dulu agar tidak bentrok dengan dewa elemen terlalu awal, karena dia masih mau menyiksa dewa dewa sialan itu sebelum mengeksekusi mereka, apalagi sekarang kultivasi dewa elemen sudah sangat tinggi, hal itu sedikit membuat Xhuhan khawatir pada Qingzhu yang hanya punya kultivasi di tahap Abadi 🌟 1 sedangkan dewa elemen berda di Abadi 🌟 7 , meski untuk Xhuhan kekuatan itu kecil, tapi dia tidak mau mengambil resiko untuk keselamatan kekasihnya ini, karena dia mau melatih Qingzhu agar saat nanti pindah ke Alam agung bisa siap jika sewaktu waktu mendapatkan musuh yang sangat merepotkan,
__________
__
Waktu bergulir dengan cepat tak terasa sudah berbulan bulan lamannya semenjak gagalnya perang antara dewa bumi dan dewa petir , dan semenjak Xhuhan dan Qingzhu berada di alam dewa ini, mereka saat ini masih menjadi buronan dari Para orang orang yang menjadi pengikut dewa bumi dan dewa petir di tambah lagi dia harus menghindari orang orang dari dewa elemen
Sejak saat itu kehidupan Xhuhan dan Qingzhu dipenuhi dengan pertarungan setiap harinya, diamanapun mereka berada selalu ada saja orang yang Mau menangkap nya,
Tapi buat mereka ini bukanlah masalah sama sekali , justru dengan adanya orang orang bodoh yang mengincarnya , mereka bisa mendapatkan harta dan juga sumberdaya untuk mereka , meskipun tidak semua sumberdaya tersebut berguna untuk Xhuhan, tapi berbeda dengan Qingzhu yang masih di ranah abadi, yang masih bisa mengonsumsi sumberdaya yang mereka dapatkan dari orang orang yang mengejar mereka, dan mereka selelu berakhir mengenaskan saat mencoba menangkap Xhuhan dan Qingzhu , dimana mereka selalu menjadi kekuatan bagi Xhuhan dan Qingzhu yang bisa menyerap kekuatan musuhnya
"Gege makan malam sudah siap"ucap Qingzhu
"Baiklah mari kita makan"
Saat ini mereka berdua tengah berada di kedalam hutan di wilayah timur , tepatnya di wilayah dewa Air,
Mereka tinggal disana cukup lama semenjak mereka menjadi buronan para dewa , dan juga Xhuhan telah membuat sebuah rumah kecil di pinggiran sungai sebagi tempat tinggal mereka,
"Zhu'er makanlah yang banyak, agar kamu tidak sakit, akhir akhir ini Gege tau jika kamu banyak pikiran "ucap Xhuhan memandang kekasih nya itu
"Tidka Gege, aku tidak apa-apa, hanya mengingat masa lalu saat Zhu'er harus bersembunyi dari kejaran kerajaan Qing yang saat itu berniat menangkap dan membunuhku"ucap Qingzhu mengingat masa lalunya
__ADS_1
"Sudahlah saat ini kamu aman bersama Gege, tidak akan Gege biarkan siapapun menyentuh mu selama Gege ada disini"ucap Xhuhan sambil mengelus kepala kekasihnya
Yang semenjak gagalnya Rencana yang xhuhan lancarkan pada kedua dewa sebelumnya, kedekatan mereka sudah layaknya suami istri sekarang, bahkan mereka sudah tidur bersama layaknya pasangan suami istri.
"Sudah ayo selesaikan makannya dan juga sebentar lagi kita tidur "ucap xhuhan pada Qingzhu
"Iya Gege"setelah itu mereka berdua menikmati makanan yang ada Disana dengan hikmat
Stelah itu mereka istirahat di rumah kecil yang xhuhan buat di tepian sungai di dalam hutan tersebut
Pagi harinya
Susaana di hutan tempat Xhuhan dan Qingzhu tinggal sangat sangat ramai dengan berbagai suara hewan penghuni hutan tersebut sebab tempat dimana xhuhan dan Qingzhu tinggal merupakan bagian dalam hutan tersebut
Di dalam rumah kecil kini nampak kedua insan manusia yang sedang terlelap di tempat tidur mereka yang lumayan besar
Qingzhu mulai menggerakkan kelopak matanya setelah itu kedua matanya nya yang cantik terbuka , lalu dia memandang kekasihnya yang tengah terlelap dalam keadaan memeluk tubuhnya,
15 menit kemudian xhuhan membuka matanya dan melihat dua mata indah yang tengah memnadamg ke arahnya,
"Ada apa Zhu'er , apakah masih belum puas melihat wajah Gege"ucap Xhuhan pada Qingzhu
Bukannya menjawab Iangxhu justru masuk kedalam pelukannya Xhuhan sekali lagi,
"Hey, ayo bangun , ayo mandi dan cari sarapan "ucap Xhuhan mengelus kepala Qingzhu
"Sebentar lagi Gege,"ucap Qingzhu yang masih nempel di pelukan Xhuhan
"Apakah kamu sekarang sedang mengidam .?"ucap Xhuhan sekenanya , yang membuat pipi Qingzhu memerah dan langsung bangun kabur dari sana karena malu oleh ucapan Xhuhan barusan
Sementara xhuhan hanya tersenyum menyaksikan istri kecil nya kabur , sebab mereka berdua sekarang sudah seperti suami istri , ditambah dengan Qingzhu yang sudah melakukan penyerapan inti darah dari Xhuhan dulu, secara tidak langsung darah mereka sudah terkait satu sama lain,
__ADS_1
Tapi kedekatan itu mulai terjalin beberapa bulan ini dan itu membuat Qingzhu semakin manja padanya saat lagi berduaan seperti tadi yang membuat Xhuhan enggan meninggalkan tempat itu,
Tapi dia harus melakukan nya , untuk segera menyelesaikan dendamnya pada dewa dewa sialan itu
saat ini Xhuhan dan Qingzhu tengah menikmati sarapan pagi mereka, dimana tadi Xhuhan menangkap Rusa yang lumayan besar untuk di jadikan sarapan bagi mereka berdua,
"setelah ini kita akan pergi dari tempat ini Zhu'er, apakah kamu keberatan ?" tanya Xhuhan pada Qingzhu
"tidak Gege, selama kita bersama kemanapun Zhu'er akan ikut Gege"ucap Qingzhu yang telah selesai memakan makanannya
"Baik tapi sebelum itu kita harus merubah penampilan kita agar tidak di ketahui oleh para dewa sianlan itu,
kebetulan Gege mempunyai teknik bayangan yang bisa merubah wajah dan juga bisa menyembunyikan aura kita dari orang lain, dan kebetulan teknik ini hanya bisa di gunakan oleh 2 elemen yang sangat kuat, yaitu kegelapan dan cahaya ,"ucap Xhuhan menjelaskan Rencananya
"jika begitu, bukankah ini kebetulan karena kita merupakan pemilik kedua elemen tersebut" ucap Qingzhu bersemangat
"Baiklah sekarang kamu duduklah dengan tenang, biar Gege transfer caranya agar kamu bisa mengendalikan jurus tersebut"ucap Xhuhan lalu meletakkan jarinya di kening Qingzhu
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Bersambung