
"Maaf kakek kalau aku lancang, bolehkan aku mengetahui nama kakek.?" Ucap Xhuhan memberanikan diri,
"Tidak usah seformal itu, ah itu yaa, namaku adalah Xin Di lang, ribuan juta tahun yang lalu orang orang memanggilku Dewa Ruang Dan Waktu."ucap kakek itu dengan tenang, tapi tidak bagi Xhuhan yang mendengar itu
Glek....
Xhuhan hanya bisa menelan ludahnya karena kakek yang di depannya ini mempunyai julukan semenakutkan seperti itu, karena menurut ayahnya Orang memiliki elemen Ruang & waktu adalah orang yang istimewa bisa dihitung dengan jari, bahkan sangat jarang apalagi kakek tersebut di juluki Dewa Ruang & waktu bukankah kakek di depannya ini telah menguasai kedua elemen tersebut, pantas saja serangannya bisa di hilangkan dengan mudah, dan juga bisa memunculkan serangan tiba tiba
Jika ribuan juta tahun yang lalu sudah di juluki Dewa Ruang & waktu , lalu sekuat apa kakek ini,membayangkan itu semua Xhuhan langsung bersisik ngeri membayangkan tadi dirinya yang begitu sombong menantang kakek di depannya itu
Karena penasaran lalu Xhuhan memberanikan diri untuk bertanya,
"Maaf kakek, jika kakek sekuat ini kenapa kakek memilih menjaga hutan mati ini, kenapa kakek tidak meninggalkan tempat ini dan hidup di kota dari pada hidup sendirian di sini"tanya Xhuhan karena masih Bingung dengan kakek di depannya itu
"Sudah nanti ceritanya, ayo ikut aku dulu"kakek Dilang lalu bergerak ke dalam hutan mati lalu di ikuti oleh Xhuhan dari belakng
__ADS_1
whusssh...whushh...
Kini kakek Dilang dan Xhuhan sudah berada di bagian dalam hutan mati tepatnya di pusat hutan itu, dapat Xhuhan lihat jika di tempat itu terdapat banyak sekali tulang belulang berserakan disana,sepanjang mata memandang hanya ada tulang belulang berserakan dan juga herbal berusia jutaan tahun banyak tumbuh di situ ,bukan hanya itu saja Xhuhan juga bis melihat banyak sekali senjata tingkat Dewa Berserakan dimana mana,
Lalu kakak Dilang Membawa Xhuhan kegua, dengan mulut goa yang berukuran sangat kecil hanya 2x25 meter, tapi setelah masuk 100 meter kedalam awalnya ruangan yang kecil itu kini berubah menjadi ruangan yang sangat luas yang bisa menampung ribuan orang di dalamnya,
Yang membuat Xhuhan di buat linglung dan kaget karena di tempat itu terdapat terdapat tumpukan batu roh yang menggunung dan juga tumpukan koin emas dan platinum layaknya tumpukan sampah bertumpuk di mana mana,
Kakek Dilang yang melihat ekspresi Xhuhan saat melihat harta di depannya hanya terkekeh di buatnya
Xhuhan dengan patuh duduk di samping kakek itu, karena dia sangat penasaran dengan sosok di samping ny itu, yang merupakan dewa yang hidup ribuan juta tahun yang lalu, bahkan lebih lama dari pada ayahnya
"Ribuan juta tahun yang lalu terjadi perang di alam semesta ini dimamana kami Prada dewa membentuk aliansi untuk melawan kaisar dewa waktu itu yang bersekutu dengan iblis,sehingga membuat keadaan di alam Agung dan alam alam lainnya menjadi kacau dimana kemiskinan dan penderita an rakyat ada dimana mana, juga iblis sialan itu memeerluka jumlah korban yang banyak setiap tahunnya dimana ia membutuhkan setidaknya 1000 anak kecil atau gadis suci untuk di tumbalkan, kami para dewa yang sangat muak dengan keadaan itu memutuskan untuk melawan kaisar sialan itu.
"2 tahun kemudian perang pun terjadi peperanga di kekosongan di alam semesta ini, Diman tempat itu adalah tempat yang sangat luas di semesta ini, dan akibat perang itu banyak galaksi dan planet oalnet hancur dan berjatuhan karena perang itu,dimana pernah itu berlangsung sangat lama entahlah aku pun juga porak tahu berapa kamu kami berperang di tempat itu, pasukan kaisar sialan yang di bantu oleh iblis itu lebih banyak dari pada pasukan kami para dewa, tapi kami masih bisa menahan imbang mereka karena kekuatan di pasukan kita saat itu cukup untuk mengalahkan mereka sebenarnya, semenatra aku melawan kaisar sialan itu satu lawan satu , sudah tak terhitung berapa banyak planet dan galaksi yang hancur akibat pertarunganku dan dia hingga menjelang Akhir di perang itu pasukan ku bisa memukul mundur pasukan musuh dan aku juga bisa membuat kaisar sialan itu terluka cukup parah, tapi sial bagi kita semua karena iblis dan kaisar sialan itu menggunakan jurus terlarangnya di saat kami akan mengeksekusi nya, dimana jurus itu mempunyai jangkauan buang sangat luar dan sangat merusak, dimana para iblis itu mengorbankan nyawanya untuk meledakkan tubuhnya dan kaisar saialn itu menggunakan esensi darahnya membuat perisai yang sangat kuat sehingga kami semua terkurung di dalam nya tanpa bisa berbuat apa-apa, semua pasukan ku mati di peristiwa itu termasuk kaisar & iblis sialan itu, pasti kamu bertanya tanya kenapa aku bisa selamat kan.? Apakah kamu lupa apa hukumanku dulu, ya benar aku menggunakan hukum ruang untuk kabur dari bencana itu, lalu aku merobek ruang untuk bersembunyi dari ledakan tersebut, lalu terjadilah bencana mengerikan itu yang mengakibatkan tempat perang itu pecah terbelah berjatuhan ke mana mana dan tempat yang kalian mahluk fana sebut sebagai hutan mati ini sebenarnya adalah sebagian dari bagian Medan perang tersebut ,sedangkan daratan lainnya terpisah ke tempat yang berbeda , sementara bagian yang terluas jatuh di suatu tempat yang di sebut Benua langit atau benua jatuh, Dimana disana sekarang mungkin sudah banyak kehidupan di dalamnya , karena banyak orang dari alam dewa yang pergi ketempat itu untuk menetap karena Qi disana sayang melimpah dan jua herbal herbal yang terdapat di Benua langit itu sangat melimpah dan juga alasan lain mereka menghuni tempat itu adalah karena banyaknya senjata senjata kami para dewa dan iblis yang berserakan di tempat tempat tertentu di Benua langit itu, itulah yang menjadi alasan bagi mereka menghuni tempat itu,
__ADS_1
Sementara aku semjak peristiwa itu memilih menetap di sini bisa di bilang untuk menjaga makam teman temanku yang ada disini dan juga untuk mencegah suapaya senjata dan herbal herbal ini tidak di ambil lelah manusia manusia serakah yang ada di tempat ini, makanya aku tidak segan segan untuk melenyapkan mereka yang berniat masuk ke tempat ini, tapi jarang bahkan hampir mustahil mereka bisa sampai masuk ke area bagian dalam hutan ini, kecuali kamu, makanya aku langsung melepaskan serangan waktu itu,untuk menguji orang yang mampu masuk ke tempat ini, tapi aku di buat terkejut karena kau tidak mati bahkan bisa bertahan dari seangan itu meski kau memiliki Kultivasi jauh di bawahku, sebenarnya bukan hanya tempat ini yang menjadi kuburan para dewa waktu itu ada banyak lagi tempat selain ini dan aku juga menjaga tempat itu semua"ucap kakek Dilang mengakhiri ceritanya,
Sementara xhuhan yang mendengar cerita dari kakek itu di buat kagum sekaligus takut secara bersamaan karena menurut bayangan Xhuhan dari cerita yang kakek Dilang sebutkan tadi kekuatan mereka tidak main main jika sampai bisa menghancurkan planet dan galaksi dengan mudahnya,
Xhuhan yang mendengar kakek itu membunuh setiap orang yang datang ke tempat ini si buat bingung bukankag dengan kekuatannya dia bisa mengusir mereka tanpa harus membunuhnya, lalu karena penasaran Xhuhan memberanikan diri untuk bertanya
"Maaf kakek kenapa kakek membunuh mereka yang datang ke hutan ini, bukankah kakek bisa mgusir mereka dengan kekuatan kakek saat ini,"tanya Xhuhan dengan sopan karena takut menyinghung kakek itu
"Baiklah kakek akan menjelaskan kenapa kakek melakukan itu sebenarnya......
.
.
.
__ADS_1
Bersambung