Dewa Kehancuran Yang Baik

Dewa Kehancuran Yang Baik
Qing YanZhu


__ADS_3

Di hutan yang luas di benua langit kini tengah terjadi pertarungan yang sengit bukan antara kultivator melawan kultivator tapi itu merupakan pertarungan seorang gadis cantik yang di keroyok oleh segeromban banteng Api yang kini menyerangnya dari segala arah, karena dalam posisi kalah jumlah dan kalah kekuatan gadis itu akhirnya terpojok, Bagaimana tidak kultivasi gadis itu di bawah para gerombolan banteng Api tersebut tapi yang membuat Kagum dia bisa menahan gerombolan banteng yang lebih kuat darinya itu sungguh Dil luar dugaan, tapi semakin lama dia bertarung semakin lambat pula pergerakan nya, karena sudah leleh dan jug kekuarangn Qi akibat pertarungan nya ini,


Sementara xhuhan yang sedang berjalan dengan santai memasuki hutan di kejutkan dengan suara pertarungan yang ada di depannya,. Ya meski jaraknya masih jauh dengan kekuatannya sekarang xhuhan bisa mendengar dan melihat sejauh puluhan kilo meter, setelah mempercepat langkahnya Xhuhan di kejutkan dengan pemandangan di depannya dimana seorang gadis cantik yang kini sedang terpojok menghadapi segerombolan banteng api, tapi Xhuhan masih dia menyaksikan pertarungan tersebut dari balik pohon dan belum mau menunjukkan dirinya karena mau melihat sejauh mana kekuatan gadis itu bisa bertahan,


Sementara di sisi gadis itu nafasnya kini sudah mulai memburu dan badannya sudah lelah karena lamanya pertarungan dengan para banteng banteng itu, dia hanya bisa pasrah saat tubuhnya sudah tidak bisa lagi untuk bertahan karena kelelahan badan kekurangan Qi, lalu dia hanya pasrah dan menutup matanya menunggu dirinya berakhir di hajar banteng banteng itu,


Tapi....


Boommm...


Boommm ...


Boommm ..


Terjadi tiga kali ledakan setelah itu keadaan benar benar sunyi karena seluruh banteng banteng itu sudah mati dengan keadaan tubuh tidak utuh karena terkena serangan tadi, semntara wanita cantik itu tetap menutup matanya karena dia sudah lemas karena tidak memiliki Qi dan tenaga lagi akibat melawan segerombolan banteng tersebut, hingga akhirnya tangan halus menyentuh wajahnya


"Hey nona, apakah kamu masih sadar, bukalah matamu dan telan pil ini agar kondisimu bisa pulih kembali,"ucap pria bertopeng itu sambil memegang wajah wanita yang di tolong ya itu


Perlahan mata wanita itu membuka dan melihat siapa orang yang ada di depannya itu, tapi dia tidak bisa melihat wajah penolongnya karena tertutup oleh topeng putih nya,


"Syukurlah Nona masih sadar, silahkan nona telan pil ini dulu agar kondisi nona bisa segera pulih"lalu Xhuhan memasukan oil itu kemulut wanita cantik itu, sementara wanita itu hanya menuruti saja karena dia tau orang di depannya itu tidak mempunyai niat jagat padanya, karena jika dia mempunya keinginan tersebut tidak mungkin dia dari awal menolongnya,


Setelah 10 menit perlahan luka luka yang di alami wanita cantik itu sembuh dan kini sudah bisa duduk setelah dari tadi hanya bisa berbaring di tanah,

__ADS_1


"Terimakasih Tuan karena sudah menolongku, dan terimakasih juga untuk pil yang tuan berikan sebelumnya, saya janji akan menggantinya suatu saat nanti"ucap wanita cantik itu sambil menangkuokan tangannya pada orang yang menolong nya


"Tidak perlu di fikirkan nona, sebaiknya nona ganti baju yang anda kenakan dengan baju ini, karena baju nona yang sekarang sangat kotor dipenuhi darah dan sudah banyak sobekan di mana mana"ucap Xhuhan sambil menyerahkan baju yang biasa dia pakek, berwarna putih dengan corak ponik,


wAnita itu yang mendengar ucapan Xhuhan langsung melihat keadaan bajunya dan alangkah terkejutnya dia saat mendapati banyak sekali sobekan di bajunya tersebut sehingga menampilkan kulit putih dan halusnya itu, tanpa bernada basi gadis cantik itu menyambar baju ditangan Xhuhan sambil berlari menjauh karena malu


Xhuhan hanya menggeleng gelengkan kepalanya melihat wanita cantik tersebut, meski ini adalah pengalaman pertamanya menyentuh gadis dengan tangannya entah mengapa Xhuhan tidak merasa canggung dengan gadis itu, entahlah mungkin hanya perasannya saja, Xhuhan tidak terlalu memikirkan hal itu dia lalu duduk bersandar di pohon sambil menunggu gadis cantik tersebut selesai Menganti bajunya


Setelah 10 menit gadis itu sudah kembali dengan pakaian yang di berikan Xhuhan padanya dengan kondisi yang sekarang nampak cantik dengan rambut hitam panjang terurai dan mata kehijauan berbeda sekali saat dari sebelumnya yang acak acakan akibat pertarungannya dengan para banteng itu


"Tuan terimakasih sekali lagi, saya tidak tau harus membalas nya dengan apa, tapi nanti jika aku punya kesempatan untuk membalas ya di masa depan pasti aku akan membalasnya"ucap wanita itu dengan menampilkan senyum yang sangat manis di bibirnya yang kecil


Xhuhan yang melihat senyum manis gadis di depannya di buat kagum namun dia tidak menunjukkan nya terlebih dia sekarang menggunakan topeng,


Sementara wanita cantik yang mendengar suara lembut dari laki laki penolongnya itu di buat kagum dan penasaran dengan sosok penolongnya tersebut,


"Terimakasih tuan, tapi kalau boleh saya tau siapa nama tuan penolongku ini karena tidak baik kalau sampai aku tidak mengetahui nama orang yang sudah menolongku"ucap gadis itu dengan malu malu karena baru pertama kali buat dirinya menanyakan nama seseorang pria


"Nona bisa memanggil ku xhuhan,"ucap China dengan senyum di balik topeng nya itu


"Baiklah tuan xhuhan, tuan juga bisa memanggilku Yan Zhu"ucap nya dengan malu malu


"Bisakah nona tidak memanggil ku dengan kata tuan, aku masih muda Lo,"ucap Xhuhan untuk membuat wanita di depannya itu tidak terlalu kaku saat berbicara dengannya

__ADS_1


"Ba-baiklah Xhuhan "ucap Qing Yanzu dengan gugup,


Nama sebenernya gadis yang di tolong Xhuhan saat ini adalah Qing Yan Zhu putri salah satu raja di benua ini, tapi tidak tau kenapa dia bisa ada di sini di tengah hutan sendirian


''Baiklah baiklah sebaiknya kita mencari goa untuk tempat kita bermalam nantinya, karena sebentar lagi akan segara malam, akan berbahaya jika berkeliaran di dalam hutan saat malam hari"ucap Xhuhan pada wanita cantik di depannya itu


"Jika tidak keberatan aku sudah mempunyai tempat Dimana bisa digunakan untuk istirahat malam ini,kebetulan goa nya tidak terlalu jauh dari tempat ini"ucap Qing Yan Zhu


Xhuhan hanya mengangguk dan mempersilahkan Qing Yanzu untuk memimpin jalan buat mereka.


tak sampai sepuluh menit dari tempat awal mereka, kini didepan Xhuhan terdapat goa yang lumayan besar yang mana itu adalah tempat Qing Yan Zhu tinggal selama ini


.


.


.


.


.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2