Dewa Kehancuran Yang Baik

Dewa Kehancuran Yang Baik
Hu Shan


__ADS_3

"maaf tuan pendekar, apakah kedua pendekar ini yang sudah membantu kami"tanya pak tua itu memberanikan diri..


Xhuhan dan Qingzhu yang mendengar pertanyaan dari belakang badannya langsung berbalik dan menatap kelompok 5 orang tersebut sambil tersenyum di balik topeng nya


"Benar, kami yang menyelamatkan kalian,"jawab Xhuhan dengan tenang


"Terimakasih tuan pendekar, karena berkenan menyelamatkan kami, Saya Hu shan akan mengingat Budi baik ini"ucap pak tua yang menjadi ketua kelompok tersebut memperkenalkan diri


"Tidak perlu se sungkan itu paktua Hu, anda bisa memanggil ku Xhuhan dan ini adalah istriku Qingzhu "ucap Xhuhan memperkenalkan dirinya pada pak tua itu


"Terimakasih tuan muda, jika boleh tau tuan dan nona mau kemana.?"tanya Hu shan dengan hati hati takut menyinggung penolongnya ini


"Ah sebenarnya kami sedikit tersesat, karena kami baru keluar dari latihan tertutup "ucap Xhuhan berbohong agar tidak mencurigakan, jika dia jujur kalau dirinya dari alam rendah bisa bisa repot nanti menerima pertanyaan membosankan dari paktua di depannya ini


"Seperti itu, pantas saja aku tidak pernah melihat tuan dan nona , jika begitu apakah tuan dan nona keberatan jika ikut bersama kami ke kota Awan"paktua Hu mengajak mereka berdua bukan tanpa alasan , selain Mereka kuat paktua Hu juga tau jika orang didepannya ini masih sangat muda Karena dari suaranya bisa terlihat, dan sekelas pemuda yang sudah sangat kuat di usianya saat ini pastilah bukan dari kalangan keluarga sembarangan , hal itu yang membuat Hu shan ingin menjalin hubungan baik dengan Xhuhan dan Qingzhu


"Baiklah paktua Hu saya dan istriku akan ikut rombongan kalian ke kota Awan, dan bisakah paktua hu memberi tahu dimana kita sekarang.?"tanya Xhuhan penasaran


"Sekarang kita berada di pesisir selatan wilayah kekuasaan yang mulia dewa petir lebih tepatnya di dekat kota Awan"ucap Hu Shan menjelaskan ,


"Ah baiklah"lalu Xhuhan dan Qingzhu menaiki kereta kuda yang paling besar tempat Hu Shan sebelumnya, dan rombongan itu mulai meninggalkan hitam tersebut,


Didalam kereta kuda Qingzhu yang penasaran bertanya pada Xhuhan ,rombongan apa ini sebenarnya knpa banyak sekali kereta kuda dan pengawal


"Gege, apakah Gege tau kenapa rombongan ini sangat banyak sekali membawa kedta kuda, dan juga mempunyai banyak pengawal "tanya Qingzhu


"Kalau di lihat dari barang bawaan di setiap Gerbong kereta , Gege rasa ini rombongan salah satu Paviliun yang akan mengadakan lelang dalam waktu dekat,"ucap Xhuhan menjelaskan pada Qingzhu , karena dari awal sudah melihat dengan mata dewanya jika gerbong kereta tersebut di penuhi oleh harta berupa pil dan juga senjata


"Seperti itu, bukankah kita sangat beruntung saat ini Gege, Karena baru sampai di tempat ini sudah mendapat berita bagus"ucap Qingzhu sambil tersenyum pada Xhuhan


"Kamu benar Zhu'er , aku rasa tidak ada salahnya jika nanti kita mencoba ikut di pelelangan tersebut ,siapa tau ada hal yang bagus yang bisa kita dapat di sana"ucap Xhuhan menjelaskan rencana nya

__ADS_1


"Aku rasa itu ide bagus Gege,"ksmudia Qingzhu meletakkan kepalanya di dada bidang Xhuhan lalu terlelap kedalam mimpi indahnya ,


Sementara xhuhan hanya diam dan mengelus kepala Qingzhu dengan lembut,


Lalu setelah itu Xhuhan ikut memejamkan Matanya karena jarak untuk sampai ke kota dan masih cukup jauh,


Sekitar 2 jam perjalanan kini dari kejauhan nampak tembok megah menjulang ke atas, itu merupakan gerbang masuk kota Awan, yang saat ini sedang banyak kultivator mengantri disana ,


Tak perlu waktu lama kini rombongan Hu Shan yang ditumpangi Xhuhan dan Qing Zhu perlahan mendekat dan melakukakukan pemeriksan, tapi setelH melihat lencana yang di keluarkan Hu Shan prajurit itu langsung membuka kan jalan pada rombongan itu,


Tak sampai lima belas menit kini rombongan kereta kuda tersebut suda tiba di pviliun yang sangat besar jika dibandingkan dengan bangunan bangunan di sekitar nya, dan paviliun itu bernama pavilun Roda Emas, yang merupakan cabang dari pavilun yang ada di wilayah tengah alam dewa,


di dalam kereta Xhuhan telah terbangun dari tadi sebelum memasuki Kota ini, tapi dia hanya diam menyaksikan dari dalam


"Hey bangun,"Xhuhan membelai wajah Qingzhu dengan lembut untuk membangun kan nya


"Emmm Gege, apakah sudah sampai?"tanya Qingzhu sambil mengusap kedua matanya


Tak lama setelah Xhuhan membicarakan tentang paktua Hu, kini orangnya sudah menghampiri Xhuhan dan Qingzhu dan mangajaknya memasuki Paviliun Roda Emas


"Mari tuan dan nona ikuti saya kedalam"ucap Hu Shan menuntun Xhuhan dan Qingzhu yang kebetulan disana sedang banyak orang


Alhasil kedatangan Xhuhan dan Qingzhu yang memakai topeng menjadi perbincangan di sana, ditambah lagi ketua pavilun sendiri yang menjemput mereka ,


Tapi Xhuhan dan Qingzhu tetap tenang dan mengikuti paktua Hu Samapi ke ruangannya, yang ternyata sangat luas


"Silahkan duduk tuan dan nona, sebentar saya akan panggilkan pelayan untuk membuat minuman segar untuk tuan dan nona"ucap Hu Shan


Xhuhan hanya mengangguk dan setelah itu datang pelayan membawakan teh yang sangat harum dan menyajikan nya pada mereka bertiga


"Ini adalah teh melati hitam , yang mempunyai wangi harum dan khasiat yang sangat bagus untuk tubuh, silahkan cicipi tuan dan nona"ucap Hu Shan mempersilahkan Qingzhu dan Xhuhan meminum tehnya

__ADS_1


Tapi sebelum meminum Qingzhu bertanya pada Xhuhan apakah tidak apa apa membuka topeng disini, tapi setelah mendapat anggukan dari Xhuhan Qingzhu tanpa ragu membuka topeng di wajahnya di ikuti oleh Xhuhan


Saat paktua Hu melihat ketampanan dan kecantikan wajah 2 orang di depannya ini benar benar di buat kagum dan kaget secara bersamaan, ternyata yang menyelamatkan dia dan rombongan nya sangatlah muda dan juga memiliki wajah yang sangat tampan dan cantik..


"Ehemmm...paktua Hu apakah aku boleh meminum teh ini"ucap Xhuhan membuyarkan lamunan Hu Shan


"Silahkan tuan, nona,"ucap nya dengan gugup.


setelah xhuhan meminum tehnya barulah Paktua Hu memulai pembicaraan kembali


"maafkan tindakan saya tadi tuan Han, saya hanya tidak menyangka saja, jika penolong ku ternyata sangat muda dan memiliki rupa yang sangat tampan dan Cantik"ucap Hu shan memuji


"Anda terlalu berlebihan paktua Hu,"ucap Xhuhan dengan senyum


"apakah rencana tuan dan nona setelah ini, apakah tuan dan nona akan mengikuti pelelangan besok yang akan di laksanakan di peviliun ini"tanya Hu Shan pada Xhuhan dan Qingzhu


"kemungkinan seperti itu paktua Hu, tapi kamu masih harus mencari penginapan untuk malam ini "ucap Xhuhan menjelaskan tujuannya


"soal tempat tinggal tuan dan nona tidak perlu khawatir, tuan dan nona bisa tinggal di paviliun ini ,sampai acara lelang berakhir, hitung hitung sebagai tanda terimakasih karena tuan dan nona menolong rombongan pavilun Roda Emas kami"ucap Hu Shan


"Biaklah paktua Hu, aku dan istriku akan tinggal di sini "ucap Xhuhan


setalah itu Hu Shan mengantarkan Xhuhan dan Qingzhu ke kamar yang telah dia janjikan sebelumnya...


.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung..


__ADS_2