
Setelah para tamu dan peserta yang menghadiri Pelelangan pergi meninggalkan paviliun Roda emas، Xhuhan juga memutusakan untuk keluar dari ruangannya di ikuti oleh Qingzhu yang telah memekai jubah kamuflase di belakang nya,
Di sisi lain
Pangeran Li Bo dan paman beserta pengawal nya menunggu Xhuhan di depan pintu paviliun Roda Emas , tentu saja tujuan mereka menunggu di sana adalah untuk menunggu Xhuhan yang telah berani merendahkan dan menghina putra dari Dewa petir, tapi setelah begitu lama menunggu mereka tidak menemukan jejak aura dari Xhuhan , bahkan terkesan tidak pernah ada di sana,
Bagiaman bisa mereka menemukan Xhuhan yang sudah mengubah Qi nya menjadi energi semesta dan juga kini Qingzhu sudah memakai jubah kamuflase yang membuat aura dan fisiknya menghilang ,
"Pangeran , sepetinya mereka sudah pergi dari tempat ini"ucap salah satu pengawal
"Kau benar, kalau begitu kita harus menemukan mereka secepat mungkin dan dan mengulitinya"ucap Li Bo dengan penuh amarah,
"Baik pangeran"
Setelah itu Li Bo bersama pamannya dan juga para pengawal nyaencari Xhuhan ke seluruh penjuru kota, meskipun mereka tidak bisa melihat Xhuhan secara langsung, tapi tidak dengan tangan kanan dewa bumi yang berhasil melacak aura dari Qingzhu di ruangan Xhuhan waktu itu, melalui inilah para pengawal dan juga Li Bo sendiri tidak akan sulit untuk menemukan Xhuhan melalui Qingzhu , tapi sayangnya sekarang aura Qingzhu telah lenyap bak di telan bumi,
Di atap salah satu bangunan dekat Paviliun Roda Emas,
"Sepertinya mereka masih mencari kita Gege, apa yang harus kita lakukan.?"tanya Qingzhu pada Xhuhan
"Kalau mereka benar benar mau mencari kita, maka tidak ada salahnya untuk kita menemui mereka ,"ucap Xhuhan sambil tersenyum dingin
"Baiklah , lalu apa rencana Gege"tanya Qingzhu
"Sederhana, cukup cegat mereka di hutan luar kota dan bunuh, tapi khusus Li Bo kita bisa bermain sebentar"ucpa Xhuhan menjelaskan
"Baiklah Gege ,Zhu'er ikut Gege saja"
Setelah itu Xhuhan membawa Qingzhu teleportasi ke hutan luar kota , dimana sekarang rombongan Pengeran LiBO sudah ada disana ,
Whuss...
Saat ini Xhuhan dan Qingzhu yang sudah menghilang dari pandangan sedang mengawasi rombongan itu dari atas pohon , setelah cukup dekat lalu Xhuhan mslemibta Qingzhu untuk mendekat ke arah rombongan itu dan mengikat kaki mereka dengan Akar dari elemen kayu nya,
Di dalam kereta kuda Li Bo di temani sang paman, cukup kesal karena tidak menemukan orang yang berani menghinanya
__ADS_1
"Paman, apakah kita akan membiarkan orang itu begitu saja.?"tanya Li Bo pada pamannya
"Tentu saja tidak Li'er , paman pasti menangkap orang itu dan memberikan siksaan yang menyakitkan bagi orang itu"ucap paman nya yang memiliki Kultivasi Dewa agung 🌟9 mendekati ranah abadi yang memang sangat kuat untuk ukuran orang penting seperti dirinya , Karena sudah sangat mendekati kultivasi dewa petir itu sendiri , yang berada di ranah abadi
Sedang asik asiknya mereka mengobrol , tiba tiba suasana di luar kereta kuda menjadi sunyi karena para pengawalnya sudah di lumpuhkan oleh Qingzhu
"Paman apakah kau tidak merasa aneh, kenapa tiba tiba kereta ini berhenti, dan juga kemana para pengawal yang ada di luar.?" Ucap Li Bo pada pamannya
"Kamu benar Li'er , ayo kita periksa keluar"lalu mereka berdua keluar dari dalam kereta kuda
Tapi alangkah terkejutnya mereka karena mendapati pengawalnya sudah mati dengan tragis bahkan hanya myisahkan tulang dan baju saja,
"Apa apa an ini paman, siapa yang berani melakukan ini pada kita"teriak kini dengan marah,
"Paman juga tidak tau Li'er Karena paman tidak merasakan keberadaan orang lain sini selain kita"ucap Sang paman dengan bingung
Semntara di Sisi lain kini Xhuhan dan Qingzhu tengah bersantai di atas pohon agak jauh dari posisi LiBO dan pamannya
"Bagiaman Zhu'er ,apakah kamu bisa menerobos dengan menyerap energi para pengawal itu.?"tanya Xhuhan
"Kamu tenang saja, kan ada Gege, nanti Gege akan membantu kamu dengan membuatkan pil yang bisa membantu Kultivasimu, tapi Gege harus mencari bahan bahan nya dulu, soalnya untuk membuat pil dengan kekuatan Abadi sangat langka, jadi kamu harus bersabar oke"ucap Xhuhan sambil mengelus kepala Qingzhu
"Baiklah Gege, jadi apa rencana selanjutnya,"tanya Qingzhu
"Gege akan muncul di depan mereka ,tapi kamu urus Li Bo pisahkan dia dengan orang yang berada di dekatnya itu, Karena Gege akan bermain nantinya dengan LiBO, sementara yang satunya akan Gege habisi"
Xhuhan mengatakan Rencananya
"Baiklah ayo kita mulai"
Lalu setelah itu Xhuhan muncul di depan Li Bo dan pamannya
"Halo paktua dan kau anak manja, apakah kalian menacariku."ucap Xhuhan dengan santai bahkan terkesan mengejek mereka berdua
"Brengsek jadi ini adalah ulahmu, aku ingin tau modal apa yang kau punya sampai berani melawan kami orang orangnya dewa petir hah.?" Ucap paman li Bo dengan geram dan juga aura dewa Agung puncak meledak dari tubuhnya
__ADS_1
"Hoho, paktua apa kau pikir dengan kekuatan anak anak mu itu bisa menggertak ku hah.?" Ucap Xhuhan sambil mengeluarkan aura abadi 🌟 1 menekan aura yang menyerangnya,
Paman Li Bo yang merasa kan sesak di dadanya setelah menerima kekuatan yang lebih besar dari nya menghantam tubuhnya hanya bisa teduduk lesu, sedangkan untuk LiBo kini telah di bawa ke arah lain oleh Qingzhu dengan elemen kayu nya,
"Apakah kau sudah tau apa perbedaan kau dan aku pak tua.?" Ucap Xhuhan tersenyum mengejeknya
"Sialan ,jika kau membunuh ku ,maka istana dewa petir akan meburumu,"ucap paman LiBO dengan marah
"Hahahaa, kau pikir aku takut dengan kekuatan kecil itu, mimpi"setelah mengucapkan kata itu tiba tiba xhunan sudah ada di dekat orang itu dan mencengkram kepalanya guna menyerap energi orang itu menggunakan elemen kegelapan nya,
"Lepaskan brengsek, apa yang kau lakukan"paman LiBO hanya bisa berteriak saat energi di dalam tubuhnya perlahan menghilang dan terus berkurang dari waktu ke waktu,
Tidak sampai lima menit, tubuh itu sudah menjadi kerangka dan hanya menyisahkan tulang dan baju saja,
Lalu xhuhan mengambil cincin penyimpanannya dan membakar seluruh kerangka yang ada disana , termasuk para pengawal yang di bunuh Qingzhu...
Setelah selesai membakar semua kerangka itu , kini Xhuhan telah berada di depan LiBo yang tengah terbujur di tanah dengan sekujur tubuhnya terlilit akar
"Hey anak manja , apakah kau menacariku?"ucap xhuhan tiba tiba mengejutkan Li Bo
"Kau ,apa yang kau lakukan , dimana paman.?"ucap LiBO dengan marah sekaligus takut
"Oh, paktua itu, dia sudah mati , tapi tenang saja kamu juga akan ikut merasakan juga apa yang dirasakan pamanmu itu"ucap Xhunan mulai mendekat ke arah Li Bo
"Jangan, jangan mendekat, kalau kau menyentuh ku, ayahku akan membunuhmu"dengan ketakutan LiBO terus mengoceh berharap Xhuhan akan takut dengan ancamannya,
"Sudah mau mati, masih banyak bicara, tapi kau tenang saja , cepat atau lambat ayahmu akan bernasib sama seperti dirimu , "setelah itu Xhuhan langsung melakukan hal yang sama seperti saat dirinya melenyapkan Paman nya,
Stelah selesai laku Xhuhan mengambil cincin penyimpanan nya dan membakar tulang nya,
"Stelah ini apa yang akan kita lakukan Gege"tana Qingzhu yang sudah melepas kekuatan jubahnya
"Kita akan bermain setelah ini Zhu'er Karsan Gege dapat informasi menarik saat tadi Gege memegang kepala paman bocah manja itu, rupanya dewa petir sedang ada konflik dengan Dewa bumi , kita bisa memanfaatkan kematian putra nya untuk mengadu domba mereka ,"ucap Xhuhan menjelaskan Rencananya,...
Bersambung
__ADS_1