
seteleh kepergian Xhuhan dan Qingzhu dari sana dan juga setelah menghilangnya kubah dai tempat itu, Kini banyak kultivator yang memasuki area wilayah sakte gunung petir yang sudah menjadi kawah yang sangat dalam dan Hans menyisakan Kehancuran' di tempat itu,
"Apa apaan ini, ini sangat mengerikan, dan juga ini sama persis dengan yang menimpa sakte teratai hitam beberapa waktu lalu"ucap salah satu kultivasi disana
"Benar saudara , ini memang perbuatan orang yang sama, di lihat dari kehancuran yang ditimbulkannya ini benar benar sama dengan apa yang terjadi di sakte teratai hitam"ucap kultivator lain membenarkan ucapan kultivator pertama
"saudara, coba kau lihat ini, bukankah ini leluhur sakte dan patriak sakte gunung petir, sungguh malang nasib mereka"ucap kultivator sambil mengarahkan telunjuknya ke arah tubuh yang sudah tergeletak tak bernyawa disana,
"Baiklah ayo kita pergi dari sini, aku takut orang yang melakukan Pembantai an ini masih di sekitar sini dan akan membunuh kita jika melihat kita disini"ucap salah satu kultivator disana kemudian bergegas pergi dari tempat itu dengan buru buru di ikuti yang lainnya
sementara xhuhan dan Qingzhu kini terus bergerak menuju arah Utara untuk menyelesaikan dendamnya pada dewa angin dan sakte yang mendukung nya,
setengah jam kemudian mereka berdua sudah tiba di depan istana dewa angin dan langsung membunuh prajurit yang menjaga gerbang disana, kemudian Xhuhan dengan cepat menghabisi dewa angin beserta keluarganya kemudian pergi dari sana seteleh menguras hartanya, mereka terus bergerak hingga Tiba di tempat sakte macan angin yang merupakan sakte pendukung dewa angin,
tanpa basa basi Xhuhan langsung mengeksekusi tempat itu dengan jurus Naga petir Pembantai nya yang langsung menghancurkan tempat itu tanpa tersisa, setelah memastikan tidak ada lagi yang hidup di tempat itu, Xhuhan memutuskan untuk bergerak lagi ke pusat wilayah dewa untuk beristirahat malam ini disana, karena besok paginya dia ingin menemui dewa elemen di istananya
satu jam kemudian xhuhan dan Qingzhu sudah tiba di kota megah di pusat wilayah daratan dewa ,yang mana kota itu sangat dekat dengan wilayah istana Dewa Elemen, kota itu juga bernama Kote elemen karena kota itu berada di bawah lindungan istana Elemen secara langsung,
kemudian xhuhan dan Qingzhu mencari penginapan untuk menginap malam iniΨ
stelah memesan kamar , mereka langsung menuju kamar mereka untuk membersihkan darah dari tubuh mereka dan juga untuk merilekskan tubuhnya seteleh melakukan Pembantai an tadi,
setelah sama sama selesai membersihkan tubuhnya, kini Xhuhan dan Qingzhu sudah berada di tempat tidur, Dimana Qingzhu saat ini menjadikan dada bidang Xhuhan sebagai bantal nya,
"apa yang akan kita lakukan besok Gege.?"tanya Qingzhu
"Besok kita akan mengunjungi istana dewa elemen untuk menjadikan nya bawahan kita, seteleh itu kita bisa pergi dari dunia dewa ini menuju Dunia Agung tempat ayah berada"ucap Xhuhan sambil membelai rambut istri kecilnya
"apakah disana banyak orang sekuat Gege.?"tanya Qingzhu penasaran
"menurut kakek, hanya patriak sakte yang Memiliki kultivasi dewa suci atau bahkan dewa ilahi saat itu, itupun sudah sangat lama, mungkin saat ini sudah banyak yang lebih kuat dari pada Gege,"ucap Xhuhan menjelaskan pada Qingzhu yang sudah memiliki kekuatan Dewa suci π 1, smentara Xhuhan sendiri sudah mencapai ranah Saint God π 3
"jika seperti itu, itu bagus Gege, agar aku bisa mencoba kekuatan penuhku disana, soalnya di tempat ini tidak ada yang membuat ku bertarung serius saat melawan mereka"ucap Qingzhu semangat, aneh memang, bukannya takut justru Qingzhu malah terlihat bersemangat saat mengetahui akan menemui musuh yang lebih kuat darinya
"apakah kamu tidak takut pada mereka.?"goda Xhuhan
"emm, takut sih sedikit, tapi kan ada Gege dan ayah yang akan melindungi Zhu'er "ucap Qingzhu memeluk erat Xhuhan dengan kedua tangan nya
"baiklah , sebaik nya kita istirahat dulu sekarang, Karena besok kita masih memiliki urusan"ucap Xhuhan mengecup kening istri kecilnya
__ADS_1
stelah itu mereka berdua terlelap menuju mimpi indah mereka masing masing,
.........
..
pagi harinya
Setelah sarapan mereka berdua langsung berjalan santai menuju istana dewa Elemen,
kali ini mereka berdua menggunakan tampilan asli mereka , Dimana saat ini Xhuhan memakai pakaian sana hitam dengan garis putih sementara Qingzhu menggunakan jubah putih yang merupakan jubah pelangi yang di tempa Rein sebelumnya,
mereka dengan santai memasuki gerbang istana tersebut dengan berjalan tanpa menghiraukan tatapan para prajurit yang ada disana, hingga mereka behenti di halaman istana megah tersebut
kemudian xhuhan dan Qingzhu sama sama melepaskan kekuatan Dewa suci π 1 dari tubuh mereka yang membuat seluruh penghuni istana tersebut bergidik negeri dan langsung tersungkur ke tanah,
"Dewa Elemen, temui aku di luar, atau aku akan menghancurkan istana ini beserta penghuninya"ucap Xhuhan dengan tenang, tapi suara itu bisa di dengar oleh semua orang yang ada disana
dari dalam istana muncul dewa elemen dan beberapa orang orangnya keluar dengan tergopoh gopoh, sambil memegangi dadanya
kemudian mereka mendapati seluruh prajurit nya terkapar di tanah , Sementara di depannya ada dua sosok pemuda tampan dengan aura agung terpancar dari tubuhnya di dampingi sesosok wanita berjubah putih yang tak kalah dengan sosok laki laki di samping nya ,
"Hormat kami dewa yang agung , hormat kami Dewi yang agung"ucap mereka serempak
"apakah kalian sudah tau kenapa aku dan istriku datang ke tempat ini.?"tanya Xhuhan
"hamba tidak mengetahui nya dewa yang agung"ucap dewa Elemen gugup
"Baiklah aku akan menjelaskan maksud kedatangan ku ke tempat ini, tapi Tidak disini,"ucap Xhuhan
yang langsung membuat dewa elemen gemetar , karena dia tau maksud dari ucapan Xhuhan , dan bodohnya dia tidak menawarkan dewa yang agung untuk masuk kedalam istana,
"maafkan ke lancangan hamba dewa, mari masuk kedalam"ucap dewa elemen menuntun Xhuhan dan Qingzhu ke dalam
sesampainya di dalam ,Xhuhan di persilahkan duduk di tahta didampingi Qingzhu yang saat ini duduk di kursi permaisuri
"Baiklah , aku Tidak akan membuang buang waktu lagi, aku ingin kalian menjadi bawahan ku dan menjaga dunia dewa ini dengan baik, atau kalian akan aku basmi seperti ke empat dewa yang lainnya"ucap Xhuhan dengan penuh wibawa
Gleg...
__ADS_1
dewa elemen dan yang lainnya langsung menelan ludahnya dengan kasar, dan
brugh...
mereka semua berlutut
"kami bersumpah akan melayani dewa yang agung, jika kami berhianat kami akan di hancurkan oleh petir asura" ucap mereka lantang yang di tanggapi langsung oleh alam
jdeeer...jdeeer...jdeeerr....
"Baguslah , perintah pertamaku untuk mu khusus nya, perintahkan bawahanku untuk mengirim orang kepercayaan mu untuk menjadi pemimpin bagi di setiap wilayah yang kini sudah kosong, Karena semuanya sudah aku bunuh, apakah kamu paham"ucap Xhuhan menatap ke arah dewa Elemen
"Paham dewa yang agung"ucap nya dengan gemetar
stelah itu xhuhan melempar kan cincin penyimpanan pada dewa elemen yang berisikan buah buahan abadi dan juga berbagai harta yang bisa dewa elemen gunakan untuk kultivasi dan kemakmuran dunia dewa
"Gunakan semua yang ada didalam cincin itu untuk memperkuat dirimu dan orang orangmu,.dan gunakan juga harta itu untuk mabangun dunia ini menjadi lebih baik lagi, aku tidak ingin melihat masih ada rakyat menderita, jika aku menemukan itu, aku akan langsung membunuh mu"ucap Xhuhan pada dewa Elemen
"Hamba tidak berani dewa yang agung"
"Zen Xhuhan, ingat namaku Zen Xhuhan ,putra dari dewa Kekacauan ZENTIAN, kalian bisa mengingat ku dengan sebutan Dewa Kehancuran"
setelah mengatakan itu Xhuhan dan Qingzhu menghilang dari sana meninggalkan Dewa elemen yang masih syok dan kaget dengan informasi yang baru saja dia dengar,
.
.
.
.
.
.
.
Bersambung
__ADS_1