Dewa Kehancuran Yang Baik

Dewa Kehancuran Yang Baik
Memeriksa peta & Tujuan Selanjutnya


__ADS_3

Orang orang yang menyaksikan peristiwa itu tidak henti hentinya bergidik ngeri melihat apa yang mereka lihat saat ini, termasuk tuan muda Cang Lin yang sekarang ini Keadaan nya tidak baik baik saja, dengan pakaian yang hancur akibat ledakan petir yang di kirim Xhuhan ke kereta nya tadi juga badannys kini melepuh dengan mengeluarkan darah dari mulutnya,


Semntara itu di kediaman yang cukup besar terdapat seorang pria berusia sekitar 50 tahunan sedang minum teh di ruangan nya, tapi tiba tiba ada pelayan masuk untuk memberikan kabar padanya


"Ini gawat patriak, giok jiwa Tian muda Cang Lin mengalami retak, saya khawatir terjadi sesuatu pada tuan muda"ucap pelayan yang baru masuk tersebut,


"Bikin ulah apa lagi anak kurang ajar itu, aku harap dia tidak mnyinggung orang yang berbahaya, aku takut klan ini akan hancur karena ulah anak kurang ajar itu, oimoi. Aku ketempat anak sialan itu"lalu mereka berdua keluar untuk melihat keadaan canglin, sebenarnya patriak Cang merupakan orang yang baik cuma anaknya ini yang sering membuat ulah karena anaknya mereda tuan muda yang bisa melakukan segalanya karena statusnya, cuma sialnya kali ini dia bertemu dengan Xhuhan,


Di tempat Xhuhan kali ini dia menampilkan senyum di bibirnya karena dia merasakan ada orang yang sedang datang ke arah nya dengan tergesa gesa, tak lama setelah itu


Whusss, whuss,,


Kini muncul di hadapan xhuhan dua orang dimana itu patriak klan Cang dan pelayan yang tadi melapor kan keadaan canglin ,


"Apa yang terjadi disini , kenapa dengan anakku dan pengawal nya , siapa yang melakukan ini"meski anaknya nakal , yang namanya ayah tetap lah ayah, melihat anaknya dalam kondisi begitu membuat patriak Cang meledak marah dengan mengeluarkan aura pendekar Bumi 🌟 1 nya,


"Ho ho ho, ayah dari anak bodoh ini ya, tidak buruk dengan pendekar Bumi 🌟 1 mu itu, tapi apakah yang membuat kamu begitu percaya diri dengan kekuatan sampah mu itu pak tua"ucap Xhuhan diiringi aura pendekar langit keluar dari tubuhnya, yang membuat orang orang disitu tidak bisa bernafas, terutama patriak Cang yang kini dalam keadaan berlutut,

__ADS_1


Patriak Cang hanya mengutuk anaknya yang selelu membuat masalah buat dirinya dan klan nya, dia tidak bisa membayangkan apa yang terjadi jika monster di depannya ini menyerang klan Cang nya, karena itu dia memutuskan untuk bernegosiasi dengan Xhuhan


"Tuan, tolong hentikan auramu, mari kita bicara sebentar, "ucap patriak Cang dengan nafas yang terputus putus karena masih menerima tekana dari Xhuhan


Karena xhuhan melihat dari mata dewanya bahwa patriak Cang adalah orang yang baik dia menghentikan auranya dan barulah orang orang disana bisa bernafas lega lagi,


"Terimakasih tuan"ucap patriak Cang pada Xhuhan


"Jadi dengan apa kau akan memberikan aku kompensasi paktua, karena anak bodohmu itu yang telahembuang waktu berharga ku ini,"ucap Xhuhan dengan tenang, tapi bagi patriak Cang ini merupakan pertanyaan maut, jika salah menjawab makan akan mengahncurkan klan yang dia jaga selama ini


"Bisakah tuan menyebutkan apa yang bisa membuat tuan puas, selagi bisa saya berikan maka akan saya usahakan memenuhi nya"ucap patriak Cang dengan hati hati


"Huft, untung saja tuan itu tidak meminta hal yang merepotkan, meski aku akan kehilangan banyak hartaku kali ini, ituasih lebih baik dari pad aku harus kehilangan klan yang ku bangun dengan keringat dan darah,"ucap patriak Cang sambil melihat anaknya yang kini tengah tak sadarkan diri


"Bawa anak bodoh itu lalu penjarakan dia dan ke enam pengawalnya di ruangan bawah tanah selama sebulan, lalu bagaikan di setiap rumah rumah 1000 koin emas sesuai keinginan tuan tadi"ucap patriak Cang yang di sambut sorak Sorai penduduk miskin di kota itu, lalu mereka mengucapsk terimakasih pada Xhuhan yang kini sudah ada di kamar tempat dia menginap untuk memeriksa peta yang di dapat dari pavilun tadi,


"Baiklah mari kita lihat apakah ada tempat yang bisa membuat ku tertarik di benua tengah ini"lalu Xhuhan membuka peta itu lalu matanya menangkap gambar dengan tanda silang merah di peta itu

__ADS_1


"Huta mati, kenapa ada tanda silang merahnya, apakah seberbahaya itu"ucap Xhuhan sambil memikirkan kenapa hutan itu bisa ada tanda itu,


(Untuk yang masih bingung kenapa ada tanda silang merah di peta itu, kalian bisa baca di chapter yang menjelaskan tentang informasi Benua tengah, disana sudah author tulis lengkap)


"Baiklah sudah di putuskan, besok pagi aku akan melihat Huta mati tersebut, kenapa ada tanda itu, apakah karena hewannya yang kuat atau memang ada yang spesial di tempat itu"lalu Xhuhan memasukkan kembali petanya ke dalam cincin penyimpanan nya,


Keesokan paginya Xhuhan sudah keluar dari penginapan nya, dimana saat ini China tengah terbang menuju kearah timur dimsns hutan mati itu berada, di perjalanan Xhuhan tak henti hentinya di buat kagum dengan pemandangan kota kota yang dilewatinya , karena menurutnya sangat megah dibanding benua timur , dimana bangunan bangunan disini lebih besar dan mewah , ditambah kepadatan Qi disini bisa di bilang tiga kali lipat dari benua tempat dia tumbuh, tapi Xhuhan bersyukur sebab dia di rawat oleh ayahnya sehingga memiliki kekuatan semengerikan ini di usianya yang begitu muda,


Hari demi hari Xhuhan lalui dengan terbang, kerena bagi Xhuhan yang sekarang dengan Kultivasi nya yang masuk ke ranah dewa, terbang berhari hari pun bukan masalah besar baginya, lalu xhuna mengeluarkan petanya lagi untuk melihat dimsna posisi hutan mati itu, apakah masih jauh dengan posisi nya saat ini, setalah melihat ke peta yang di tangannya Xhuhan akhirnya bisa bernafas lega karena tujuan nya sebentar lagi akan sampai, karena jarak dari tempatnya saat ini dengan hutan mati kira kira setengah hari lagi dia akan sampai di tujuannya ,setelah setengah hari berlalu kini Xhuhan kini bisa milhat hutan yang luas tapi yang membuat Xhuhan mengerutkan kening nya adalah dimana warna daun dari pohon pohon di hutan tersebut tidak seperti warna pada umumnya yang memiliki warna hijau, tapi yang di hadapannya kali ini merupakan warna merah darah agak kehitaman, yang menambah kesan menakutkan bagi hutan tersebut sangat sesuai dengan namanya


Lalu Xhuhan mendarat di bagian luar hutan itu dan lagi lagi Xhuhan di buat kaget dengan hawa mencekam juta itu, dimana di bagian luarnya saja sudah mengandung hawa kematian sepekan ini, bagaimana kalau di bagian dalam hutan ini, tapi Xhuhan bukannya takut justru dia senang karena dengan ini dia bisa menyerap hawa kematian di hutan ini ke tubuhnya , karena dia mempunyai elemen kegelapan,.


.


.


.

__ADS_1


.


Bersambung


__ADS_2