Dewa Kehancuran Yang Baik

Dewa Kehancuran Yang Baik
Kehancuran Kekaisaran Utara & menuju Benua Tengah


__ADS_3

Kehancuran Kekaisaran Utara & menuju Benua Tengah......


Malam pun tiba di kamar penginapan Xhuhan sekarang sudah siap dengan baju hitam dan topeng nya tak lupa dengan pedang petir Pembantai nya, dimana sekarang ia hanya menunggu sebentar lagi sebelum melancarkan aksinya,


Tepat setelah orang sudah sedikit yang berkeliaran di luar, Xhuhan langsung melompat keluar dari jendela kamar nya dan terbang menunju istana kekaisaran berada,


Meskipun jarak dari tempat dia menginap cukup jauh itu bukan masalah yang berarti buat Xhuhan yang sekarang, dimana hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit, dimana di depannya berdiri istana megah dengan gerbang besar yang di jaga puluhan prajurit,


"Hm rupanya kaisar bodoh itu sudah mempersiapkan ini yaa, baguslah dengan begini aku tidak perlu repot-repot mencari keberadaan mereka satu persatu nantinya, "lalu xhuhsn mengitari pandangannya ke seluruh penjuru istana itu dimana terdapat penjagaan ketat di setiap tempat nya,


"Baiklah ayo mulai, tapi sebelum itu aku akan memasang aray dulu supaya tidak ada yang kabur ,dan juga agar mereka yang di dalam Aray akan merasakan keputus asaan, hahaha,"xhuhan melakukan bini bukan karena kaisar memprovokasi nya waktu itu tapi karena tindakan Kekaisaran ini pada rakyat kecil yang semena mena dan juga tidak segan segan mengambil anak perempuan mereka untuk di jadikan pemuas nafsu baik bagi Mentri dan para prajurit ke Kekaisaran ini, tapi meski mengetahui semua ini sang kaisar hanya diam membiarkan ini tetap berlanjut, inilah yang memicu kebencian pada Xhuhan,


Lalu xhuhsn membuat segel tangan dan melepaskan Aray ke arah istana megah itu,


Swungggg....


Kemudian muncul Aray kehitaman dengan mengeluarkan petir pada Aray tersebut, siapapun yang menyentuh nya akan tersambar petir dan akan di hisap kekuatan nya, karena Aray itu merupakan Aray yang di buat Xhuhan dari elemen kegelapan nya ,


Prajurit dan para penghuni Kekaisaran di buat bingung dengan kemunculan Aray Yeng menutupi istana kekaisaran ini,


"Apa apa an itu, apa yang terjadi sebenarnya


Akkhhhh.... Tanganku"prajurit yang tadinya berbicara itu langsung hangus menyisakan tulangnya saat menyentuh Aray itu, yang mengakibatkan ketakutan pada mereks yang menyaksikan kejadian tersebut,


"Cepat laporkan ini pada yang mulia kaisar,"kata salah satu menteri yang sudah di luar istana karena mendengar teriakan prajurit yang baru menyentuh Aray tersebut


Salah satu prajurit masuk untuk memberi tahu sang kaisar,


Tok,,. Tok,,,Tok,,


"Ada apa malam malam begini mengganggu ku, kalau tidak penting kubunuh kau"dengan emosi kaisar langsung memarahi orang yang mengetuk pintu kamar nya , sedangkan dirinya saat ini sedang tertidur akibat kelelahan mungkin habis bertarung dengan permaisuri,

__ADS_1


"Ma, maaf yang mulia, sepetinya kita di serang"kata prajurit yang beediy ketakutan di depan pintu


"Apa....!!!,.siapa yang berani Bernai nya meyerang malam lam begini, cepat siapkan prajurit dan kumpulan. Semua orang di halaman istana, kita lihat siapa itu yang berani menyerang istana ini,"perintah kaisar dari dalam dan segera turun dari tempat tidurnya tak lupa membetulkan bajunya sebelum keluar,


'sementara di luar prajurit tadi sudah mengumpulkan seluruh prajurit dan Mentri di halaman istana,


"Siapa yang begitu lancang menyerang istanaku"kita kaisar yang sekarang muncul di tengah tengah prajurit yang berkumpul


"Mohon maaf yang mulia, kami juga belum melihat siapa orang nya, tapi tiba tiba muncul Aray kehitaman dengan petir, dan juga saat di sentuh akan langsung mengisap kehidupan yang menyentuh nya" lapor prajurit itu pada kaisar Tian Li yang baru datang,


"Aray itu yaa, siapa di kekaisaran ini yang bisa membuat Aray se mengejutkan ini,"kaisar menoleh kesana kemari mencari sosok di balik peristiwa ini,


Semntara xhuhan kini mulai melayang di atas istana dengan hawa membunuh Dan petir di sekitarnya mirip seperti yang ia lakukan di dua klan sebelumnya, bedanya kali ini pedang petir Pembantai nya di letakkan di punggung nya,


"Si siapa kamu , knpa kamu melakukan ini, apakah Kekaisaran ini pernah menyinggungmu.?"tanya kasiar dengan terbata bata karena merasakan ketakutan oleh pancaran hawa membunuh Xhuhan di tambah dengan petir yang mengelilingi tubuhnya itu,


"Kamu itu bodoh apa bagaimana paktua, kamu yang mengundangku kemari dengan menyuruh orang orang bodoh itu menangkap ku, tapi sekarang malah sok lupa dan pikun, baiklah tidak usah basa basi lagi, patriak Shi dan patriak Ye sudah menunggu anda kaisar yang terhormat hahahah," Xhuhan hanya tertawa dan melepaskan elemen kegelapan kearah mereka semua,


"Ti tidak, apa yang kau lakukan pada mereka,"kondisi kaisar sekarang layaknya orang gila dimana mentalnya sekarang sudah kena akibat menyaksikan adegan menakutkan Di depannya itu,


"Itulah akibat perbuatan kalian yang semena mena pada rakyat di kekaisaran ini, seharusnya aku menyiksa kalian dulu sebelum membunuh nya, tapi aku masih punya banyak urusan, baiklah waktunya menemui 2 sahabat mu itu,"kemudia Xhuhan melayang dan memenggal kepala kaisar itu, dan masuk kedalam untuk membunuh penghuni lainnya dan mnguras harta di dalamnya,


Setalah 2 jam akhirnya Xhuhan melayang keluar dari Aray dan membuka Aray tersebut, tapi Xhuhan kembali menulis di depan istan itu dengan tulisan yang sama seperti di tempat patriak yang di bunuh nyankemarin,


"IBLIS PETIR PEMBANTAI "


Kemudian menambahkan pesan di sampingnya, Pilihlah kaisar baru kalian dengan benar, carilah pemimpin yang bisa mimpin kalian dengan benar bukan pemimpin bodoh seperti kaisar Tian Li itu, jika masih ada kaisar bodoh selanjutnya aku akan mendatangi tempat ini lagi,


Lalu meninggalkan tempat itu,


Sebelum matahari terbit Xhuhan sudah meninggalkan kekaisaran ini dengan tenang munju wilayah tengah dimana benua tengah berada, ....

__ADS_1


di siang hari setelah melakukan perjalanan tanpa henti menuju benua tengah Xhuhan memutuskan untuk istirahat dan menangkap ayam hutan untuk di jadikan makan siangnya,


setelah berhasil menangkap ayam hutan kemudian Xhuhan membersihkan dan mulai menyalakan api untuk memanggang ayam hutan tersebut, dengan bumbu yang dulu dia buat saat bersama ayahnya di Benua Timur tepatnya di gua tepat tinggal nya di Hutan Hitam,....


.


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung.


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2