Dewa Kehancuran Yang Baik

Dewa Kehancuran Yang Baik
Keluar dari lembah kematian


__ADS_3

setelah seminggu menetap di dunia jiwanya, Xhuhan memutuskan untuk melanjutkan lagi perjalannya karena dia sudah tidak sabar ingin bermain dengan para dewa sialan itu، apalagi terkahir kali dirinya harus kecewa gara gara rencana yang telah dia susun dengan rapi harus gagal gara gara kemunculan Dewa elemen, oleh karena itu mulai saat ini dia tidak akan menggunakan cara itu lagi, apalagi sekarang Qingzhu sudah bisa menjaga dirinya dengan Kultivasi yang dia miliki saat ini,


"Hey bangun , apakah kamu masih ngantuk.?" ucap Xhuhan yang kini tengah membangunkan istri kecilnya yang masih sangat nyaman dalam tidurnya


"sebentar lagi Gege,"bukannya bangun justru Qingzhu makin merekatkan pelukannya pada tubuh Xhuhan


"Hey sayang, jangan memelukku begini, apakah kamu mau melakukan nya lagi.??"ucap Xhuhan menggoda Qingzhu


Qingzhu yang sebenernya sudah bangun langusng bangun dan kabur dari tempat tidurnya setelah mendengarkan ucapan Xhuhan, lalu dia bergegas masuk kedalam kamar mandi, untuk membersihkan dirinya


sementara xhuhan hanya tersenyum melihat istri kecil nya bertingkah malu malu seperti itu, dia senang karena Qingzhu sudah terbuka padanya, tidak ada lagi rasa canggung di antara mereka berdua , semenjak hubungan mereka menjadi satu setelah menjadi buronan beberapa bulan yang lalu, yang sebenarnya Xhuhan dan Qingzhu sudah terikat satu sama lain setelah melakukan penyatuan darah saat pertama kali melatih Qingzhu, yang otomatis dia akan terikat satu sama lain, apalagi tubuh istimewa keduanya memang di takdir kan untuk bersama,


kemudian Xhuhan juga memutuskan untuk membersihkan tubuhnya


setengah jam kemudian mereka sudah keluar dari dalam dunia jiwa setelah selesai mandi dan sarapan tentunya,


"jadi kemana kita akan memulai perjalanan ini Gege?"tanya Qingzhu


"tentu saja membuat meriah wilayah para dewa sialan itu, karena kita berdua di wilayah dewa air, bagaimana jika kita mulai dari sini ?"ucap Xhuhan meminta pendapat


"terserah Gege saja, kemanapun Gege pergi aku akan selalu bersama Gege"ucap Qingzhu dengan senyum manisnya.


"baiklah istriku yang manis, sebelum itu kamu gunakan teknik tubuh Bayangan dulu, rubah aura dan penampilanmu dulu, jika tidak , akan banyak Kekacauan yang timbul akibat kecantikan istri kecil ku ini"ucap Xhuhan mengedipkan matanya


"Gege menggodaku.??tanya Qingzhu dengan pipi yang sudah merah merona,


"hahaha, yasudah ayo ubah penampilan kita dulu, stelah itu kita mulai petualangan ini"ucap Xhuhan kemudian perlahan aura dan rupa Xhuhan berubah menjadi sosok lain , tapi masih lumayan tampan meski sudah merubah penampilan nya,


begitu juga dengan Qingzhu , yang masih memiliki aura kecantikan dari dalam tubuhnya, meski sudah merubah bentuk wajah dan auranya,


"ayo kita berangkat"


setelah itu mereka dengan kecepatan tinggi bergerak ke arah kota terdekat , walaupun mereka tidak tau dimana itu, tapi Xhuhan yakin jika kita itu ada di luar lembah mati ini, kemudian xhuhan dan Qingzhu menuju wilayah selatan dari lembah Kematian,


setelah sekian lama akhirnya melakukan perjalanan, akhirnya mereka berdua melihat hutan, yang menandakan jika mereka berdua sudah keluar dari area lembah yang cuma berisikan rerumputan yang telah mengering, lima menit kemudian mereka memasuki hutan yang tidak terlalu besar di depannya,


Tetapi saat melintasi Hutan tersebut ، Mereka di hentikan oleh seorang manusia yang tengah menunggangi seekor beast seperti yang telah mereka bunuh kemarin, tapi beast yang kini mereka lihat hanya berada di ranah Abadi 🌟 5,


"Hahahahaa, Rupanya hari ini aku memang sangat beruntung"ucap orang tersebut dengan memijit bibirnya sambil terus menatap ke arah Qingzhu

__ADS_1


"Bolehkah aku bergabung dengan kalian.?"lanjutnya


"maaf kami buru-buru"ucap Xhuhan dengan acuh tak acuh, karena manusia bodoh di depannya ini hanya berada di ranah abadi 🌟 5 sama seperti Beast nya,


"Kurang ajar, aku tidak bertanya pada mu, aku hanya ingin bersama nona manis ini"ucap orang tersebut sambil mengulurkan tangan nya untuk menyentuh wajah Qingzhu


tapi sebelum tangan itu menyentuh wajah Qingzhu ada kilatan pedang yang memotong tangan tersebut


slaaashh....


"aarkkkkk.....Bajingan, siapa yang berani melukai ketua bandit kematian hah.?"ucap orang tersebut sambil memegang tangannya yang sudah terpotong


rupanya tadi sebelum dia mendekatkan tangan nya ke wajah Qingzhu, Qingzhu sudah terlebih dahulu mengeluarkan pandangnya untuk memotong tangan orang itu


"jangan pakai tangan kotor mu untuk menyentuk tubuhku"ucap Qingzhu dingin


"jadi kau j*Lang sialan yang telah memotong tanganku, baiklah awalnya aku akan memperlakukan mu dengan lembut agar kau menikmati nya, rupanya kau meminta kematian hah"lalu kemudian orang itu meniup sesuatu di mulutnya benda kecil seperti peluit, yang mengeluarkan bunyi yang sangat nyaring dari alat kecil itu,


"Setelah aku melumpuhkan mu , aku pasti menyiksa mu dengan memainkan tubuhmu sampai kau puas,"ucap orang itu sambil tertawa


tak lama setelah itu muncul ratusan orang yang merupakan bawahan dari orang tersebut, yang datang akibat panggilan melalui alat yang ditiup tadi,


"Bosss" ucap mereka serempak,


sementara Xhuhan hanya tersenyum sini melihat pemandangan ini


"lakukan dengan cepat Zhu'er, Gege akan menunggu mu di bawah pohon itu"ucap Xhuhan pada Qingzhu


sementara ketua ketua bandit yang melihat Xhuhan duduk dengan santai di bawah pohon di buat bingung, pasalnya xhuhan membiarkan wanitanya untuk bertarung dengan ratusan anak buahnya


"woy bocah kecil, apakah kau sudah putus asa , hingga membiarkan wanita manis ini menghadapi kami, atau kau hanyalah laki laki banc....


slasshhh....


sebelum kata kata itu keluar kini Qingzhu sudah menebas leher ketua bandit tersebut,


"jangan rendahkan suamiku, apalagi hanya kelompok kecil kalian ini, dewa sekalipun aku tidak akan tinggal diam jika mereka menghina suamiku"ucap Qingzhu, lalu dengan cepat dirinya membantai pasukan tersebut


"tidak tolong kami, ampuni kami nona"Teriakan minta tolong kini mulai terdengar dari mereka yang belum merasakan pedang Qingzhu , karena mereka tau jika manusia cantik di depannya ini bukan lah tandingan mereka

__ADS_1


"setelah mencegat kami, kau mau aku melepaskan mu, mimpi, jadi matilah kalian karena suamiku tengah menungguku "setelah itu Qingzhu bergerak cepat menggunakan langkah cahaya dan mengeksekusi mereka semua


"sisakan 1 untuk Gege ambil ingatannya Zhu'er "ucap Xhuhan


setelah itu Qingzhu menyisahkan satu orang yang masih hidup di antara mereka , tapi dalam ke adaan yang sangat menghawatirkan , sebab tangan dan kedua kakinya telah terpotong, karena kamarahan Qingzhu pada mereka akibat menghina Xhuhan tadi


lalu Qingzhu melemparkan tubuh itu pada Xhuhan, stelah itu Xhuhan memegang kepalanya dan menyerap ingatannya untuk mengetahui dimana letak kota terdekat dari sini,


"Jadi , apa yang Gege dapatkan dari kelompok bodoh ini"ucap Qingzhu yang masih kesal pada mereka,


"sudahlah Zhu'er , tidak biasanya kau begini,"ucap Xhuhan menenangkan istrinya yang sudah meluap lupa itu


"hmmpp, beraninya kelompok rendahan seperti mereka menghina Gege,"ucap Qingzhu yang masih saja marah


Xhuhan yang melihat istri kecilnya kesal itu langsung menghampiri nya dan memeluknya,


"sudah tidak usah kamu pikirkan oke, sebaiknya sekarang kita ke kota di luar hutan ini, Karena Gege sudah menemukan lokasi kota terdekat dari sini menurut ingatan orang tadi"ucap Xhuhan


"em" hanya itu kalimat yang keluar Dari mulut Qingzhu


Xhuhan hanya menggeleng gelengkan kepalanya melihat istri kecil nya begini,.


kemudian xhuhan membawa Qingzhu menuju kota tersebut...


.


.


...


.


.


....


.


.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2