Dewa Kehancuran Yang Baik

Dewa Kehancuran Yang Baik
Dewa Kehancuran.?


__ADS_3

setelah meletakkan kain putih berisikan tulisan tersebut , kini Xhuhan dan Qingzhu telah bergerak menjauh dari istana tersebut, dan membawa Qingzhu untuk masuk ke dunia jiwa


swush...


kemudian xhuhan dan Qingzhu sama sama membersihkan diri stelah melakauakn pambantaian sebelumnya


barulah setelah dua puluh menit kemudian, mereka kini sudah berada di taman tempat bisanya mereka menghabiskan waktu untuk bersantai jika di dalam dunia jiwa karena perbedaan waktu di sini sudah diatur oleh Xhuhan maka saat ini di dalam dunia jiwa masih lah siang


"Gege , setelah ini selesai apakah Gege akan langsung menemui ayah Gege.?"tanya Qingzhu yang tengah tidur menjadikan paha Xhuhan sebagai bantal


"iya Zhu'er, Gege akan segera ke sana dan langsung menemui ayahku, mungkin ayah saat ini tengah berusaha menembus tahap dia atas abadi , karena saat ayah pergi , dia sudah berada di ranah abadi 🌟 5"ucap xhuhann sambil mengusap kepala istri kecilnya itu


"Ternyata ayah sekuat itu, padahal sudah ratusan ribu tahun sejak peristiwa itu, tapi dewa dewa disini belum ada yang bisa melampaui kekuatan ayah, sayang sekali ayah dulu terkena rencana licik mereka yang menggunakan racun"ucap Qingzhu , dia tau tentang itu semua karena xhuhan sudah membagikan ingatan tentang ayahnya


"tentu saja kuat , ayah siapa dulu"ucap Xhuhan dengan bangga, karena di matanya , Zentian adalah sosok paling berharga di hidupnya


Qingzhu yang melihat Xhuhan sangat senang sekali saat membahas ayahnya di buat kagum dan juga iri, karena dia sampai saat ini belum pernah merasakan apa itu kebahagiaan bersama keluarga setelah kematian ibunya


"kamu jangan bersedih, ada Gege bersamamu , dan juga nanti kamu akan memiliki ayah yang sangat kuat, harusnya kamu tersenyum sebentar lagi aku akan membawamu menemui ayahku yang nantinya akan menjadi ayah mu juga"ucap Xhuhan menyemangati istri nya


"iya Gege, Zhu'er bahagia sekali bisa bersama dengan Gege seperti saat ini, terimakasih"ucap Qingzhu menatap Xhuhan dengan mata indahnya


"Baiklah , kamu tidurlah pasti melelahkan setelah tadi kita melakukan pertarungan dengan orang orang nya dewa air, tapi jika kamu masih segar bisa juga kita melakukan pertarungan yang lain "ucap xhuhan menggoda Qingzhu.


"itu sih maunya Gege, Zhu'er mau tidur saja, jangan menggoda Zhu'er lagi"ucap Qingzhu dengan pipi memerah dan langsung menutup matanya, masih menjadikan paha Xhuhan sebagai bantal untuk dirinya tidur


sementara xhuhan bersandar di pohon besar yang ada di taman tersebut


Di dunia luar,


pagi harinya


Tidak ada satupun orang yang mengetahui akan pembantaian yang di lakukan Xhuhan dan Qingzhu tadi malam , itu karena wilayah kerajaan Dewa air sangatlah terlarang bagi orang biasa ataupun kultivator untuk mendekatinya,


sementara di tempat lain saat ini tengah di adakan pertemuan yang di adakan oleh Dewa Elemen , guna membahas masalah kemarin yang Sampat menghebohkan dunia dewa, dimana dewa bumi dan dewa petir hampir saja berperang

__ADS_1


Disana sudah Hadir


penguasa Dunia dewa , Fan Bo sang Dewa elemen


penguasa wilayah Utara ,Shen Hou Dewa Angin


penguasa wilayah selatan, Li Wei


Dewa Petir


penguasa wilayah Barat , Fu shan


Dewa Air


tapi dari semua penguasa wilayah yang hadir tidak ada penguasa wilayah timur di sana, yang membuat dewa elemen heran, karena biasanya semuanya tidak pernah absen saat ada pertemuan seperti ini sebelumnya, lalu kenapa saat ini Guang Yu sang dewa air tidak ada di sini


"Apakah kalian tau kenapa Guang Yu tidak ada di sini.?"tanya Fan Bo pada mereka yang hadir disana


"mohon maaf yang mulia hamba tidak mengetahui nya , apakah mungkin saudara Guang lagi ada sesuatu yang harus di urus, yang membuatnya nya Tidak bisa hadir kali ini"ucap dewa petir menjawab pertanyaan dewa elemen Fan bo


"Mungkin saudara GuangYu mendapatkan masalah setelah klan Xi di hancurkan."ucap dewa bumi menggemukan pendapat nya.


"Baik yang mulia"


kemudian mereka bersama sama menuju ke istana raja Dewa Air di wilayah timur , dua jam kemudian mereka sudah tiba di depan gerbang istana megah tersebut,


tapi mereka di buat bingung dengan ke adaan kerajaan tersebut yang sangat sepi tanpa ada satupun prajurit yang menjaga gerbang Tersebut, karena penasaran mereka akhirnya memasuki gebang tersebut


sama seperti sebelumnya , sampai di depan pintu istana pun masih tidak ada penjaga yang ada disana


"ini aneh, juga aku tidak merasakan adanya kehidupan di tempat ini"ucap Dewa Elemen


"Anda benar yang mulia, hamba juga Tidak menemukan kehidupan setelah menggunakan persepsi untuk melihat ke dalam istana ini"ucap dewa bumi


"Baiklah , ayo periksa kedalam , mungkin kita akan menemukan petunjuk mengenai semua ini" ucap dewa Elemen

__ADS_1


stelah itu mereka mengikuti dewa Elemen memasuki kerajaan tersebut ,.


sepanjang perjalanan memasuki ruangan di istana itu, tidak ada tanda tanda kehidupan di sana, juga tidak ada tanda tanda pertarungan di sana,


kemudian mereka berpencar untuk memeriksa setiap kamar yang ada disana, dan...


"Maaf yang mulia, untuk kamar yang lain semuanya kosong tanpa penghuni, tapi hamba menemukan kerusakan di kamar paling mewah di sana, dimana terdapat kerusakan yang sangat parah di bagian tembok kamar tersebut,"ucap dewa petir memberi tahukan apa yang dia dapat saat melakukan pemeriksaan di seluruh ruangan yang ada di istana itu


"Baiklah ayo kita kesana, aku juga penasaran dengan itu, mungkin saja ada petunjuk di sana"ucap dewa Elemen


sesampainya disana mareka semua melakauakn pencarian barang bukti guna menemukan apa penyebab kerusakan yang ada disana , tapi mereka tidak menemukan apa-apa disana,


bagaimana Meraka mau menemukan bukti, jika Xhuhan dan Qingzhu sudah menghilangkan semua bukti itu dengan cara membakar habis malam itu,


"Baiklah ayo kita periksa ke tempat singgasana, mungkin di sana ada sesuatu yang bisa menjelaskan ini semua"ucap dewa elemen bingung dengan semua ini, pasalnya baru kali ini dia menemukan kejadian seperti ini, Dimana satu kelompok hilang dalam satu malam tanpa meninggalkan bukti, dan itu bukan individu sembarangan, melainkan salah satu penguasa di wilayah dewa ini


sesampainya di tempat singgasana , mereka semua di kejutkan dengan kain putih besar yang ada disana , bukan adanya kain putih itu yang membuat mereka kaget ,


Tapi tulisan yang ada di kain itu,


"Aku Dewa Kehancuran akan mendatangi kalian cepat atau lambat, bersiap lah, karena kalian telah mengusik dewa ini, maka tunggulah Giliran kalian"


"


.


.


.


.


...


.

__ADS_1


.


; Bersambung***


__ADS_2