Dewa Kehancuran Yang Baik

Dewa Kehancuran Yang Baik
Tuan Muda Chunli Yang Arogan


__ADS_3

Setelah cukup lama menunggu di bawah pohon sambil memakan buah buahan di tangannya akhirnya Xhuhan memutuskan untuk ikut mengantri karena di lihat antrian di depan gerbang sudah cukup sedikit di bandingkan yang tadi,


Xhuhan dengan cepat terbang ke arah kota tersebut, dimana saat ini sudah banyak orang mengantri di sana entah apa sebabnya banyak orang ingin memasuki kita tersebut, ke anyaman dari mereka dari ibukota kerajaan wen, dan ada pula dari kerajaan lain terlihat dari bendera yang ada di atas kereta kuda itu,


Xhuhan turun tak tahu dari tempat itu dan memakai topeng kesukaan nya sementara bajunya kini memakan setelan Hijau dengan garis putih, laku dia beegeeakeuju antrian di depannya untuk ikut mengantri memasuki tempat tersebut, saat sedang mengantri Xhuhan memutuskan bertnsy pada seorang pria paruh baya di samping nya


"Maaf senior kenapa banyak orang memasuki kota ini, apakah ada suatu di kota ini soalnya tadi saya melihat banyak sekali rombongan dari klan besar dan juga dari kerjaan lain memasuki kota ini"ucap China. Dengan sopan pada senior di sampingnya itu


"Apakah kamu memang tidak tau anak muda,"ucapnya meski Xhuhan menggunakan topeng pria paruh baya itu tahu kalau orang di sampingnya itu masih muda terdengar dari suaranya


"Benar senior , karena saya baru sampai di sini belum lama dan tidak mengetahui apapun tentang kota ini"ucap Xhuhan menjelaskan


"Baiklah akan aku jelaskan, sebenarnya di kita ini akan di adakan lelang tahunan yang akan berlangsung 3 hari dari sekarang, dan juga akan ada pembukaan Reruntuhan kuno di kota ini juga yang akan di buka Minggu depan, itu sebab nya banyak orang orang memasuki kota ini"ucap pria paruh baya itu menjelaskan


"Terimakasih senior karena mau menjelaskan nya pada junior ini"Xhuhan menangkupkan tangannya dan memberikan sekantung koin emas pada pria paruh baya itu untuk ucapan terimakasih,


"Ah terimakasih anak muda , itu merupakan informasi umum jadi tidak usah sungkan sungkan, tapi aku tidak akan menolaknya ahhaha"ucapnya dengan senang


Semntar Xhuhan hanya tersenyum di balik topengnya, setelah lama menunggu akhirnya tibalah giliran Xhuhan untuk di periksa


"Tolong perlihatkan tanda pengenal nya "ucap penjaga kepada Xhuhan


"Maaf tuan penjaga tanda mengenalku terjatuh saat hendak kesini"ucap Xhuhan sambil menangkuokan tangannya,


Semntara tak jauh darinya pria paruh baya mendengar apa yang di ucapkan oleh Xhuhan dan langsung maju untuk membantu nya,

__ADS_1


"Penjaga dia bersamaku"sambil memperlihatkan lencana pada penjaga tersebut


"Baiklah kalian boleh masuk"ucap penjaga tersebut mempersilahkan xhuhan dan pria paruh baya itu untuk masuk,


"Sekali lagi terimakasih senior, karena sudah membantu ku lagi"ucap Xhuhan kepada senior di depannya itu


"Tidak masalah anak muda,. tapi sepertinya bkira harus berpisah disini karena saya masih ada keperluan"ucap pria paruh baya itu pada Xhuhan,


"Baik senior sampai jumpa lagi"ucap Xhuhan yang juga ingin mencari penginapan untuk dia tinggal sambil menunggu lelang dan Juga menunggu Reruntuhan kuno terbuka..


Sepanjang perjalanannya di kita itu di jalan jalan sangat ramai dengan pengunjung yang berlalu lalang baik di jalan ataupun yang mampir di tempat tempat makan yang ada di sana, tapi di kejauhan terdapat banyak orang berkumpul di depan rumah makan karena penasaran Xhuhan mengahmipiri kerumunan tersebut untuk melihat apa yang terjadi disana, sesampainya di sana Xhuhan melihat Seorang pemuda yang angkuh sedang memaksa pelayan wanita di tempat makan tersebut untuk menemaninya tapi karena wanita tersebut tidak mau pemuda tersebut malah memukul wanita tersebut hingga tersungkur dan beelum berhenti di sana si pemuda itu malah menarik paksa pelayan tersebut keluar untuk di beri hukuman sekaligus memperingatkan orang orang bahwa siapapun yang tidak mau tunduk kepada bangsawan Chun dari ibu kota akan bernasib sama, dan pemuda itu tak lain adalah Chun Li putra dari bangsawan Chun Feng di ibukota , dimana merupakan klan bangsawan yang cukup besar Dengan Kuktivasi patriak Chun Feng Dewa Bumi 🌟 7 sudah cukup untuk mengokohkan diri sebagai kelan besar di ibukota, dan untuk Chun Li dia di sebut pemuda jenius karena di usianya yang masih muda sudah ada ranah Dewa jendral 🌟 6, yang membuatnya disebut jenius muda di kekaisaran ini, dan untuk pemuda seusianya biasanya hanya berada di ranah Dewa prajurit , itulah yang membuat dia sombong karena tidak ada orang yang berani melawan nya apalagi dengan nama klan Chun yang dimilikinya,


Chun Li menjatuhkan pelayan tersebut di depan tempat makan tersebut setelah menyeret nya dari dalam untuk membuat peringatan padanya sekaligus orang orang yang melihat itu, lalu dia mengangkat tangannya ke atas untuk memukul lagi wajah gadis itu selalu lagi, tapi sebelum tangan itu mengenai pipi gadis tersebut ada kerikil yang menghantam kepalanya sehingga si menoleh dan berteriak,


Para penduduk yang melihat itu langsung menjauh dari tempat kejadian karena takut berurusan dengan klan sebesar bangsawan Chun ,


Tidak ada yang menjawab karena memang tidak ada yang tau dari mana asal kerikil tersebut


Hingga suatu ketika muncul pemuda bertopeng dengan pakaian hijau bergaris putih maju dan membangunkan pelayan yang masih bersimpuh di jalan dengan wajah merah karena habis di pukul oleh chunli,


"Nona bisa kembali ke dalam, biar saya yang urus bajingan kecil itu "ucap Xhuhan tanpa memperdulikan tatapan kemarahan dari chunli karena xhuhan tidak memperdulikan nya dan malah membantu orang yang akan di siksanya


"Te terimakasih tuan "ucap gadis


Pelayan tersebut langsung berlari kedalam karena dia takut kejadian tadi menimpa nya lagi

__ADS_1


"Baj*ngan beraninya kau mencampuri urusan tum muda ini hah, apakah kamu tidak tau siapa aku, ?"teriaknya dengan marah sambil menunjuk Xhuhan


"Kau bicara padaku'ucap Xhuhan sambil menunjuk wajahnya sekaan tidak memperdulikan ocehan pemuda itu


"Bangs*t, akan ku patahkan kakimu karena berani menggangu pemuda jenius seperti ku "ucapnya dengan sombong dengan aura pendekar Jendralnya keluar mengarah pada Xhuhan


Tapi Xhuhan hanya diam dan mengibaskan tangannya ke samping untuk mengusir aura kecil itu


"Dengan kekuatan anak anak itu kamu sudah begitu angkuh yaa, Dan menganggap dirimu jenius hanya karena aura kecil ini, baiklah akan aku beritahu apa itu arti dari kat jenius sebenarnya "ucap Xhuhan kemudian menghilang dari tempatnya dan sudah berada di depan chunli dengan mengeluarkan Aura Dewa Bumi sudah cukup membuat chunli pucat dan tersungkur di tanah, lalu Xhuhan mengangkat kepala chunli dan menghadapkan nya ke atas seraya berkata,


"Jika aku melihatmu lagi bertingkah , disaat itulah akan jadi akhir dari hidupmu, dan aku juga tidak peduli dengan bangsawan sampah mu itu , camkan itu" setelah mengatakan itu Xhuhan langsung menghilang dan tak lupa meninggal kan sedikit hawa membunuhnya agar mereka yang ada di sana tidak ada yang melakauakn hal bodoh seperti yang Chilun lu lakukan ...


Xhuhan tidak membunuhnya karena dia ingin bersantai dulu sebelum lelang mulai, karena dia cukup malas meladeni semut eperti mereka, tapi jika mereka menginginkan kematian maka Xhuhan tidak akan sungkan memberi kan nya ...


.


.


.


.


.


Beraambung

__ADS_1


__ADS_2