
Di kegelapan malam terdapat sosok Yang memakai pakaian serba hitam dengan topeng bergambar petir sedang memperhatikan kediaman yang cukup besar di hadapannya yang bertuliskan Bangsawan Shi, Orang itu tak lain adalah Xhuhan yang akan memulsi rencana pembersihannya malam ini di mulai dari klan SHI ini,
"Baiklah kita mulai pestanya" kemudian Xhuhan terbang melayang di atas kediaman klan SHI yang kini penampilan sangat menyeramkan dengan aura merah darah pada tubuhnya dan di kelilingi petir di sekitarnya seakan menunjukkan bahwa iblis petir pembantai telah tiba,
Prajurit yang menjaga klan itu langsung melaporkan sesuatu yang mereka lihat kepada patriak klan yang ada di dalam,
Braakkkk,...
Pintu di dorong dari luar sedangkan orang yang masuk keadaan nya sangat menghawatirkan dengan teror di wajahnya menggambarkan kengerian yang luar biasa pada wajahnya itu,
"Apa apan kau ini, apakah kamu ingin mati , berani berani nya masuk kesini tanpa mengetuk pintu hah,"bentak patriak Shi yang kini sedang bersama para tetua di ruangan pertemuan
"Maaf patriak tapi di luar ada seseorang dengan penampilan menakutkan , dimana dari tubuhnya mengeluarkan hawa seperti darah dan juga ada petir yang mengeliliy orang itu, sekarang orangnya ada di atas kediaman ini, maka dari itu saya langsungaduk kesini,"ucap prajurit tersebut dengan menunduk karena takut akan kemarahan patriak Shi
"Orang dengan hawa menyeramkan dan petir, siapa itu apakah kita mnyingguy nya, sepertinya tidak, baiklah ayo kita periksa dan tanyakan apa keinginan orang tersebut,"ajak patriak Shi pada 2 terus di samping nya,
Semntara di luar tepatnya di atas kangi di atas kediaman keluarga SHI Xhuhan hanya tersenyum melihat mangsanya keluar ,,
"Ada keperluan apa kau sini, dan berani beraninya kau masuk ke wilayah klan SHI ku"?tanya patriak Shi dengan garang , karena dia yakin dengan jumlah mereka yang lebih unggul akan menang,
"Ho,ho apakah kau lupa paktua bodoh, bagaimana mungkin aku tidak menghadiri undangan yang terlah kau kirim, bukankah undangan berupa 15 orang bodoh kemaren yang kau tugaskan untuk membunuhku, sampai disini kau ingat paktua bodoh.???" Ejek Xhuhan pada patriak shi yang kini sedang dalam keadaan emosi yang meledak ledak , karena di depannya adalah orang yang membunuh orang orang terkuatnya, dan juga musuh yang memprovokasi nya di pelelangan,
"Aku tidak menyangka kau cukup mempunyai keberanian untuk datang kesini, tapi apakah kamu yakin hanya dengan keberanianmy itu cukup untuk melawan klan SHI ku, hahaha"patriak Shi hanya tertawa karena dia mengira Xhuhan hanya menggertak,
"Baiklah kalau kamu mau bukti pak tua tapi jangan sesali apa yang kamu minta ini,"kemudian hawa mencekam dan tekanan kuat menerpa mereka yang da di bawah, di mana itu salah aura kematian dari Xhuhan dan juga dengan basis kultivasi yang lebih tinggi yang di miliki Xhuhan,
"Sial seberapa kuat orang itu sampai samoai kita di buat begini, lagi pula apa apa hawa aura membunuhnya itu, seberapa banyak nyama yang dia bunuh, jika tau begini aku tidak akan begitu bodoh memprovokasi orang itu, kini mereka hanya menyesal telah memilih musuh yang salah terlebih lagi sang patriak yang mempunyai masalah dengsn Xhuhan
"Baiklah saatnya bermain"lalu xhuan menembakkan Elemen kegelapan ke arah tubuh mereka semua , tak lama setelah itu terdengar jeritan jeritan yang memilukan
Tapi bagi Xhuhan itu adalah hiburan yang menyenangkan, semntara orang orang melihat kilatan petir di atas kediaman bangsawan SHI bertanya tanya siapa orang itu, dan apa tujuan orang itu mendatangi rumah bangsawan SHI,
"Apa yang terjadi disana, dan siapa orang yang sangat menyeramkan itu dengan aura dan petir itu , siapa sebenarnya dia"ka salah satu orang yang mentaksika kejadian di tempat itu
Sementara patriak Shi dan para tetua kini keadaan nya sangat buruk dimana mereka kini kulitnya menghitam karena efek ELEMEN' kegelapan yang di berikan Xhuhan,
__ADS_1
"Baiklah karena aku sedang buru buru aku akan menyelesaikan ini dengan cepat dan tentunya mengambil harta kalian hahahaha," lalu di tangan Xhuhan muncul pedang hitam dengan gambar petir, dimana itu adalah pedang petir Pembantai miliknya,
"Mati" lalu Xhuhan bergerak dengan sangat cepat untuk memotong semua tubuh yang kini tak berdaya itu, semuanya tidak Xhuhan tinggalkan tanpa terkecuali termasuk orang yang ada di dalam kediaman itu,
Lalu Xhuhan mencari ruangan rahasia tempat patriak Shi menyimpan hartanya ,
Brakkk....
Saat pintu terbuka terlihat tumpukan koin emas dan senjata walaupun yang paling tinggi hanyalah tingkat perak itu sudah cukup buat Xhuhan setidaknya bisa ia lelang nanti
Setelah seley menguras gudang harta tersebut Xhuhan pergi dari tempat itu karena dia tidak mau hal merepotkan terjadi karena dia merasakan ada banyak pasang mata yang melihat Pembantaian itu,
"Baiklah selanjutnya bangsawan Ye, "setelagy itu Xhuhan terbang dengan kecepatan penuh dan dengan secepat kilat sudah ada di depan kediaman klan Ye,
"Mau apa kau kesini"tanya penjaga gerbang dengan penuh selidik,
"Aku.? Hanya sekedar bertamu untuk mengambil sesuatu di kediaman ini
"Apa yang akan kau lakukan dan apa yang kau akan ambil , jangan bertele tele ini bukan tempat umum cepat pergi, "prajurit itu dengan garang meneriaki Xhuhan
"Kenapa kalian begitu tidak sopan pada tamu, padahal aku hanya ingin berkunjung dan hanya mau mengambil kepala orang yang ada di dalam kediaman ini terutama Ye duan,"ucap Xhuhan dengan santai tapi berbeda dengan penjaga gerbang itu langsung mencabut pedangnya dan menyerang Xhuhan
Tapi bukannya xhuan yang mati malah penjaga yang menyerang Xhuhan lah yang mati Dengan keadaan terpotong potong, Diaman saat prajurit itu menyerang Xhuhan bergerak secepat kilat dan memotong penjaga itu, stelah itu Xhuhan bergerak dengan cepat kedalam kediaman Besar itu, karena xhuan berencana membunuh keluarga ini dengan cepat dan sunyi ,
Dengan mudah Xhuhan membunuh semua penghuni rumah besar itu dan tak lupa menulis di dinding rumah itu dengan darah,
"Iblis petir Pembantai telah datang persiapkan diri kalian"
Stelah menguras harta di sana dengan habis, xhuan kembali ke penginapan nya lalu membersihkan diri karena terlalu banyak darah yang mengotori baju dan kulitnya, setelah selesai Xhuhan milih tidur tanpa memperdulikan kegemparan yang telah ia buat,
_______________
___
Di tempat lain tepat sat ini di depan kediaman kedua klan yang sudah tidak ada penghuninya itu telah rame dengan warga yang melihat apa yang terjadi dengan keduanya karena gerbangnya terbuka dan tercium bau darah yang sangat amis dari tempat itu
__ADS_1
"In,, ini benar benar pambantaian dan sangat mangerikan apa yang terjadi disini sampai smpai terjadi seperti ini"tanya salah satu warga di sana,
"Tadi aku melihat sesosok pria dengan pakaian serba hitam dengsn aura merah darah dan dikelilingi petir melayang di atas kalo shi , tapi aku tidak menyangka jika ini akan menjadi akhir dari keluarga ini" kata orang yang tadi melihat Xhuhan melayang di atas kediaman ini,
"Siapapun itu dia benar benar seperti iblis yang kejam, karena dia tidak menyisakan satupun untuk hidup, mungkin ini karma karena oerbuat kedua klan ini pada rakyat kecil seperti kita ,"kata seorang lagi menimpali
"Hush jangan keras keras b*doh, apa kamu tidak tahu jika kedua klan ini merupakan pendukung kaisar, jika sampai ucapan kalian di dengar kaisar bisa mati kalian , "ucap warga itu dan masuk kedalsm untuk melihat keadan disana
"Ayo periksa kedalam"ajak orang itu pada temannya
Lalu mereka hanya manemuks mayat dengan kondisi mengenaskan dengan keadaan tidak utuh sementara di tempat klan Ye di gemparkan karena adanya tulisa tentang siapa pelaku oembantay dua klan besar ini,
"In ,,,ini Iblis petir Pembantai, apa apa an dengan nama ini sangat menakutkan dan pantas dengan tampilannya yang kita lihat tadi saat melayang di atas kediaman kekuary shi, sebaiknya kita pergi dari sini kemungkinan orang orang dari kekaisaran akan segera datang " lalu mereka buru buru keluar dari tempat bitunkarean mereka takut akan di salahkan oleh kaisar
Semntara di istana kaisar Tian Li sedang berkumpul dengan para menteri nya saat mngetahui giok para pengikut setianya telah pecah
"Menurut kalian apa yang terjadi dengan kedua klan tersebut apakah kalian sudah menyuruh orang untuk memeriksa keadaan kdua klan itu.?" Tanya kaisar pada Mentri nya
"Sudah yang mulia kaisar, tapi nurut yang mulia kekuatan macam apa yang bisa membunuh kedua patriak itu dengan cepat?, " Tanya salah satu Mentri kaena dia belum tahu jika bukan hanya patriak kedua klan itu yang China bunuh tapi semua penghuni nya tanpa terkecuali,
"Kemungkinan ini adalah ulah orang itu, karena kemarin aku dan kedua patriak itu mengutus 15 orang untuk membunuh seseorang tapi yang terjadi justru sebaliknya, kemungkinan dia melakukan balas dendam pada klan klan itu,"ungkap Kisar Tian Li pada Mentri nya, yang kini merasa tertekan karena itu bukankah jika begitu selanjutnya adalah kekasisaran ini akan menjadi target selanjutnya,
"Mohon maaf kaisar, jika begitu bukan kah jika begitu selanjutnya adalah kita yang akan dia targetkan , apakah yang mulia kaisar ada renacana menghadapi bencana ini?" Tanya Mentri dengan gemetar
"Untuk saat ini kita hanya perlu memperketat penjagaan seluruh penjuru istana ini" kata kaisar lalu beranjak pergi dari ruangan itu karena di benar benar pusing dengan keadaan. Ini
"Bagiamana ini apakah kita akan bernasib sama dengan kedua otriak itu.?" Tanya Mentri pada temannya di sebelahnya
"Tidak tahu, lebih baik kita laksanakan perintah kaisar dulu," lalu dia beranjak pergi dan dikiuti Mentri lainnya
.
.
..
__ADS_1
.
Bersambung