
Setelah lelang selesai para peserta lelang membubarkan diri untuk kembali ke tempatnya masing masing, tapi tidak dengan kaisar dan dua klan pendukung nya yaitu klan SHI dan klan YE, meteksalah merencanakan untuk menangkap dan membunuh Xhuhan karena provokasi yang mereka bertiga selama pelelangan ,
Denfan mengutus Orang kepercayaan dari masing masing klan dan kaisar tentunya,
Dimana terdapat 15 orang dalam kelompok itu, yang mana mereka semua berada di pendekar Raja 🌟 3 & 4, mereka di tugaskan untuk membuntuti Xhuhan dan membunuhnya jika ada kesempatan,
Sementara' di tempat lain saat ini Xhuhan sedang jalan santai setelah keluar dari lelang , tapi baru beberapa langkah di berjalan dia berganti dan tersenyum,
"Rupanya mereka benar benar ingin mati cepet, " lalu xhuan bergerak keluar dari kota untuk membawa mereka semua ke tempat sepi,
Setelah sepuluh menit berlalu xhuan memperlambat jalannya , dan...
"Apakah kalian tidak capek bersembunyi dari tadi wahai para kumpulan orang bodoh"kata Xhuhan dengan santainya sambil menyeringai meremehkan pada mereka,
Whussss...
Muncul 15 orang suruhan yang di tugaskan untuk menangkap dan membunuh Xhuhan,
"Dari suaramu, kelihatannya kamu masih bocah, apakah kamu tidak ada niatan untuk mnyerah saja supaya kita bisa membunuhmu secepatnya,hahaaa"rmkelomook itu hanya tertawa karena mengira Xhuhan hanya pemuda yang lemah karena tidak memiliki fakultasi energi dari tubuhnya,
"Oh menyerah yaa, pada sampah seperti kalian ini, aku rasa itu mustahil"ucap Xhuhan kembali memprikasi kelompok itu lagi, dan benar saja mereka langsung marah dan bersiap menerang Xhuhan,
"Kurang aja kau bocah, tidak tau tingginy langit di depanmu, tapi tidak apa apa kami akan menyiksamu sampai kau menangis meminta kami untuk berhenti, dan juga kami juga akan memburu seluruh keluarga mu dan akan kami siksa ,hahaha" mereka tertawa dengan lantang, tapi yang mereka tidak tau mereka sudah mengaktifkan kata larangan yaitu mengancam keluarga nya,
"Tadinya aku akan bersikap lunak pada kalian para orang tua bodoh, tapi karena kalian mengancam keluargaku tepat di depanku, aku akan mnyiksa kalian dengan senang hati," kemudian Xhuhan langsung mengaktifkan elemen kegelapan dan elemen petir secara bersama , dimana sekarang aura mencekam menyelimuti tempat itu dan ada kilatan petir di sekeliling tubuhnya, dan Xhuhan sekarang mengeluarkan tingkat kekuatan nya di ranah pendekar Bumi, yang mana langsung menekan ke 15 kultivator tersebut karena perbedaan ranah kekuatan mereka dan juga karena elemen kegelapan yang di miliki Xhuhan,
"Apa apa an anak itu, kenapa tiba tiba dia mempunya kekuatan semengerikan ini dan lagi mempunyai elemen kegelapan, bahaya, rupanya kekaisaran ini salah menyinggung nya, aku hanya berdoa dia tidak membantai habis kekaisaran ini"ucap mereka dengan bergidik karena menyaksikan kekuatan Xhuhan,
"Menyesal ,..? Sudah terlambat orang tua bodoh, sekarang nikmatilah siksaan yang akan kalian terima dari orang baik ini" zhep,..
Xhuhan langsung berpindah pada salah satu bayangan orang di antara mereka dan menyuntikkan Qi energi kegelapan ke tubuh nya yang dimana itu adalah penyiksaan yang sangat mengerikan kepada kultivator biasa yang menyerap energi kegelapan ke tubuhnya,
"Akkhhhh,,,,,TOLONG sakiitt," orang yang tadi terkena serangan Xhuhan kini tengah berguling guling dengan kulit yang perlahan menghitam dengan diiringi rintihan yang sangat memilukan,
__ADS_1
Sementara ke 14 teman lainnya hanya diam dengan lutut bergetar karena mereka tau nasib mereka sebentar lagi akan sama, hanya bisa mengutuk orang yang menyuruh mereka untuk membunuh monster yang mengerikan di depannya ini,
'Tak lama kurang dari 10 menit tubuh orang tadi tiba tiba mengering hanya menyisakan tulang dan pakai an nya yang masih utuh،
Yang lagi lagi sukse membuat ke 14 orang itu tambah putus asa akan nasib mereka,
Sementara xhuhan yang merasakan energi masuk kedalam tubuhnya setelah menyerap satu orang tersebut hanya tersenyum tipis, meski energi itu tidak seberapa setidaknya energi itu bisa di tampung untuk penerobosannya nanti,
"Baiklah para orang tua sekalian, biar tidak lama teman kalian menunggu kalian di neraka, maka aku akan mengirim kalian ketempat teman kalian itu secepatnya hahaha," lalu dari tubuh mereka tiba tiba muncul asap pekat yang mengelilingi tubuh mereka, yang mana asap itu bukan hanya menyakitkan buat mereka tapi juga menyerap energi kehidupan dan kekuatan mereka,
"Aarkkkhhhh, apa apaan ini, hentikan, bunuh saja aku " suara suara itu bagaikan nyanyian merdu di telinga Xhuhan, entah sejak kapan bocah yang dulunya pendiam itu menjadi begini, mungkin semenjak kejadian pahit yang menimpa nya dulu dan betkat ingatan yang dimiliki ayahnya , dan juga karena cita citanya yang ingin meneruskan jalan ayahnya yang bar bar itu,
"Hmmm, lumayan, tapi belum cukup untukku menerobos, mungkin setelah selesai membantu habis para orang bodoh yang memerintah orang ini aku kan menerobos satu bintang lagi," gumam Xhuhan sambil memikirkan rencana selanjutnya
"Baiklah sudah di putuskan aku akan menempa pedang yang di berikan ayah dengan batu bintang yang aku dapatkan dari Pelelangan, untuk di gunakan sebagai senjata favoritku," lalu xhuhsn memutuskan untuk masuk ke dunia jiwa untuk menempa pedangnya dengan batu bintang yang ia miliki, dengan ilmu penemnpa yang ia miliki bukan hal sulit untuk di lakukan buat Xhuhan,
..
...
...
"Yang mulia kaisar, bagaimana selanjutnya ?
Apa yang mulia mempunyai rencana untuk menangkap orang sialan itu?" Ucap orang yang sedang duduk di depan sang kaisar yang tak lain mereka adalah kedua patriak klan yang mendukung kaisar Tian Li , yaitu otriak shi Alan dan Ye duan ,
"Untuk sekarang kita atur rencana dan perketat penjagaan di wilayah masing masing aku takut dia akabbals dendam pada kita, baiklah pertemuan kali ini cukup dulu sampai disini, ingat, jangan sampai membuat pergerakan yang ceroboh karena aku punya firasat orang itu tidak sederhana itu" ucap kaisar yang di angguki kedua otriak tersebut dan langsung membuat diri untuk menjalankan titah sang kaisar untuk memperketat keamanan di daerah wilayah mereka ,
____________
___
Sementara di suatu tempat di dunia jiwa terdapat seorang pemuda yang kini sedang memegang pedang yang bernyawa pedang petir di tangan kanannya dan batu hitam legam di tangan kirinya yaitu batu bintang,
__ADS_1
Renacana nya Xhuhan akan menggabungkan kedua benda itu dan membuat senjata pribadinya yang akan menemani dia untuk membantai musuh musuhnya,
Lalu Xhuhan perlahan memasukkan pedang itu kedalam tungku dan tak lupa memasukkan juga baru bintang yang hitam itu,
Lalu mengeluarkan api berwarna warni dari telapak tangannya Diaman itu merupakan api terkuat di alam semesta bini, api elemen,
Api yang tercipta dari gabungan seluruh elemen di dunia ini,
Lalu secara perlahan batu dan pedang itu mulai melebur menjadi satu, setelah proses melelahkan itu sampailah di proses terakhir dimana Xhuhan berencana memasukkan Energi kegelapan kedalam pedang tersebut,
Setelah energi di tembakan ke pedang tersebut perlahan pedang tersebut berubah warna dari yang awalnya putih layaknya petir dengan garis hitam kini menjadi pedang hitam dengan motif petir di tengah pedang tersebut, dengan hawa kegelapan yang keluar dari Padang itu dan petir yang berderek yang keluar dari petir itu, karena xhuhan juga memasukkan elemen petir kedalam nya karena itu merupakan pedang petir,
Setelah 1 jam berlalu,
Booommmm,.....
Tak lama kemudian muncullah pedang hitam yang indah dengan motif petir di tengah pedang itu, tapi di balik keindahan itu terdapat hawa mencekam dari Odang itu akibat elemen kegelapan yang ada di dalamnya,
"Huft, baiklah ini melelahkan tapi juga sepadan dengan hasilnya, kali ini aku memounya pedang yang sesuai dengan elamen kesuskaanku yaitu petir dan kegelapan,hahaha" Xhuhan tertawa seraya memandang pedang dibuangnya dengan takjub sambil berfikir memberikan nama yang cocok untuk pedangnya itu
"Nama yaa, baiklah aku akan memberikan nama pada senjata yang akan menemaniku ini "Pedang Petir Pembantaian" cukup keren dan aku rasa cocok dengan tampilan pedang ini"dengena senyum tipis di wajahnya lalu dia memasukkan pedang nya ke dalam cincin penyimpanan nya,
"Sekarang apa yaa,, baiklah sudah di putuskan, mungkin aku akan mencoba ketajaman pedang baruku,"Xhuhan berniat mengunjungi kedua klan pendukung kaisar itu dan tentunya istana ke kaisaran
"Tunggulah kalian , karena sebentar lagi 'Dewa Kehancuran' ni akan menyambangi kediaman kalian hahahaha" ucap Xhuhan lalu berbalik pergi untuk membersihkan diri karena sudah berkeringat setelah menempa senjata nya tersebut
.
.
...
..
__ADS_1
.
Bersambung.