Dewa Kehancuran Yang Baik

Dewa Kehancuran Yang Baik
Kakek Misterius


__ADS_3

Setelah selesai dengan macan hitam yang menyetamgnya tadi kini Xhuhan melanjutkan perjalannya menuju wilayah dalam hutan mati ,karena luasnya hutan ini butuh waktu untuk Xhuhan memasuki wilayah dalam hutan ini,


Xhuhan yang kini mulai memasuki wilayah dalam hutan mati di kejutkan dengsn serangan mendadak yang tiba tiba datang entah dari mana itu, karena serangsn dahsyat itu mengandung energi ruang , sehingga serangan itu tidak terdeteksi oleh Xhuhan,


Boommmmzzmz ....


Serangan itu telak mengenai Xhuhan, alhasil berhasil mengirim Xhuhan sejauh satu kilo meter dari tempatnya tadi , dia berhenti karena membentur pohon pohon di hutan tersebut,


Xhuhan memuntahkan seteguk darah dari mulutnya, setelah dia menggosok darah yang ada di bibirnya dia mulai bangkit dan mencari siapa yang menyerang nya, tapi sekuat apapun dia mencari siapa orang yang menyerangnya tapi sekuat apapun usaha yang dia lakukan tidak menemukan siapa pelaku penyerangan itu meskipun menggunakan mata dewa nya,


"Dasar sialan, keluar kau jangan cuma berani menyerang diam diam"Teriak marah Xhuhan yang menggema di hutan tersebut


Bukannya mendapat tanggapan malah Xhuhan mendengar tawa yang lantang dari depannya,


Hahahahahaa,,,,,


"Aku tidak menyangka kamu bisa bertahan dari seranganku anak muda,padahal aku sudah mengerahkan lumayan besar energi ke serangan itu di tambah serangan itu merupakan kejutan karena aku barengi dengan serangan dari elemen ruangku,"ucap suara dari depan xhunan, tapi dia tidak melihat siapa pemilik suara itu


"Jangan hanya bersembunyi sialan, karena kau telah dengan sengaja menyerangku, maka keluar sekarang bertarung lah secara langsung denganku"Xhuhan marah lalu berteriak menantang sosok yang tadi berbicara padanya


"Hahahahahaa,...anak muda yang penuh semangat baiklah , karena tadi kamu sudah bisa menhan seranganku dan juga menentang ku untuk bertarung, ayo kita bertarung"lalu di depan Xhuhan muncul kakek tua dengan penampilan acak acakan sehingga menambah rasa takut pada setia orang yang melihatnya


"Baiklah keluarkan seluruh kekuatanmu itu karena aku akan menemanimu bermain main ,hahaha"ucap kakek tua tersebut dengan tawa yang menyeramkan


Xhuhan yang tidak bisa melihat kekuatan kakek kakek di depannya ini menjadi lebih waspada, karena dengan mata dewanya saja dia tidak bisa mendeteksi sekuat apa orang tua itu, itu menunjukkan bahwa kakek di hadapannya ini bukanlah musuh yang mudah untuk di hadapi oleh Xhuhan


"Kenapa hanya diam anak muda, bukannya tadi kamu menantang ku, kenapa sekarang malah diam"ucap kakek tersebut sambil menaik naikkan salah satu alisnya untuk memprovokasi nya


Lalu Xhuhan mengaktifkan tubuh VOID nya, dimana sekarang cahaya warna warni memenuhi terpancar dari tubuhnya tapi hanya dua warna yang paling terang dari semua warna itu, yaitu warna putih keemasan dan warna hitam pekat, Diaman itu merupakan dua elemen yang paling di sukai Xhuhan dan juga sering dia gunakan, yaitu petir dan kegelapan,

__ADS_1


"Petir Penghancur"ucap xhuhan lalu dari langit muncul petir yang sangat mengerikan menuju kakek tua tersebut


Sementara kakek tua tersebut di buat terkejut karena melihat cahaya warna warni tadi yang di keluarkan Xhuhan yang merupakan kumpulan elemen elemen yang dimiliki Xhuhan, tapi hanya sebentar keterkejutannya sebelum muncul senyum di wajah kakek tua itu,


"Hahahah menarik ,..aku suka padamu anak muda , tapi apakah kamu pikir jurus mu ini bisa melukai ku, sayangnya ini tidak cukup untuk menyentuh tubuhku karena kamu lemah"ucap kakek tua tersebut sebelum muncul retakan ruang di atasnya lalu menelan petir yang dikirimkan xhuna pada kakek tua tersebut, yang membuta Xhuhan kaget bukan main, karena jurus terkuatnya bisa di hilangkan dengan mudah oleh kakek tua tersebut .


"Mungkin memang aku masih terlalu lemah , meski juris itu merupakan jurus tingkat dewa jika kekuatan ku masih begini tidak akan mampu mengeluarkan potensi terkuat dari jurus itu,"gumam Xhuhan membatin sambil terus memandang kakak di depannya dengan serius,


"Baiklah sekarang giliran ku anak muda, tahanlah satu seranganku ini, jika kamu bisa bertahan aku akan mengampuni mu"lalu kakak tersebut mengeluarkan jurusnya lewat telapak tangannya


"Petir kekacauan"ucapnya lalu melepaskan petir tersebut pada Xhuhan, tapi serang itu tiba tiba menghilang karena kakek tua itu lagi lagi menggunakan elemen ruangnya untuk menghilangkan serangannya tersebut,


Tiba tiba


Booommmm.....


Petir itu menghantam dada Xhuhan dengan telak, karena xhuhan tidak bisa mendeteksi dari mana munculnya serangan itu karena elemen ruang kakek tua itu,


Uhuk..uhukkk...


Xhuhan batuk darah dan memegang dadanya yang sekarang terluka cukup parah akibat serangan tadi,,...


"Hahahahaa,,,bagus bagus anak muda, karena kamu bisa bertahan dari seranganku tadi, seperti janjiku sebelumnya aku akan melepaskanmu, karena akan rugi jika aku membunuh anak berbakat sepertimu"ucap lelaki tua tersebut dengan senang, tapi tidak ada jawaban dari anak muda di depannya itu ,karena sekarang dia dalam keadaan tidak sadarkan diri akibat serang yang di terimanya barusan,


Lalu kakak tua itu bergegas menghampiri tubuh Xhuhan yang tak sadarkan diri, lalu memasukkan oil ke dalam mulutnya dan membantu menyerap oil tersebut karena xhuhan dalam keadaan tidak sadarkan diri saat ini,


Sepuluh menit berlalu perlahan kelopak mata Xhuhan mulai terbuka dan ia melihat kakek yang tadi hampir membunuhnya tengah tersenyum di hadapannya,


"Apa yang terjadi, ukhhkkk sakit sekali dadaku"ucap xhuhan sambil memegangi dadanya dan mengambil sikap waspada pada kakek kakek di depannya itu,

__ADS_1


"Tidak usah memasang kewaspadaan begitu anak muda, jika aku mau aku bisa membunuhmu dengan mudah , dan lagi apakah kamu tidak memeriksa sekarang luka di dadaku itu perlahan pulih,"ucap kakek tersebut yang masih mempertahankan senyum di bibirnya


Lalu Xhuhan memeriksa sekali lagi kondisi tubuhnya tapi apa yang di katakan kakek di depannya itu benar, sekarang luka yang di deritanya perlahan pulih dengan kecepatan yang luar biasa, itu semua terjadi karena pil yang di berikan kakek itu


"Bagiaman apakah kamu sudah memeriksa tubuhmu itu, jadi sekarang apakah kamu sudah percaya padaku"tanya kakek tersebut pada Xhuhan ..


"Terimakasih karena sudah menolongku kek, maaf jika tadi sempat mencurigaimu"ucap Xhuhan lalu menunduk untuk memberikan penghormatan pada kakek di depannya itu,


"Sudah lupakan, jadi siapa nama mu anak muda"tanya kakek itu pada Xhuhan


"Maafkan junior anak muda ini kek karena tidak memperkenalkan nama , nama anak muda ini Xhuhan kek"ucap Xhuhan dengan hormat pada kakek tersebut


"Hahah baiklah, kamu sangat beruntung Xhuhan karena aku tidak membunuhmu tadi, karena kamu sangat berbakat di usiamu yang masih 18 tahun sudah memiliki kekuatan di ranah pendekar Dewa 🌟 9, dengan kualitas tulang yang hampir mencapai puncak pula,hanya selangkah lagi, kamu memiliki tulang dewa naga, ditambah tubuh khusus yang daoat menampung seluruh elemen di dunia ini,akan sangat di sayangkan jika sampai aku membunuhmu tadi hhaha"ucap kakek tersebut yang sukses membuat Xhuhan kaget karena kakek tersebut mngetahui semua yang ada di tubuhnya dengan detail,


"Hahah, kamu tidak usah kaget seperti itu, jika kamu memiliki kekuatan seperti ku , pasti kamu bisa melakukan apa yang aku lakukan tadi dengan mudah"ucap kakek tersebut menjelaskan kenapa dia bisa menebak tadi dengan benar,


"Maaf kakek kalau aku lancang, bolehkan aku mengetahui nama kakek.?" Ucap Xhuhan memberanikan diri,


"Tidak usah seformal itu, ah itu yaa, namaku adalah..........


.


.


.


.


.

__ADS_1


Betsambung


__ADS_2