
Saat ini dari kerajaan Dewa petir mengirimkan Ratusan prajurit untuk menangkap dan mengeksekusi dua pasangan yang telah membantai klan keluarga permaisuri Xi Yang,
sebelum nya
"kamu harus membalas apa yang mereka lakukan pada keluargaku suamiku, jika tidak aku tidak akan pernah tenang seumur hidupku,"ucap Permaisuri Xi yang dengan berurai air mata , bagaimana tidak، keluarga nya tidak ada satupun yang di biarkan hidup di Pembantai itu،
"Kamu tenang saja Yang'er, aku pasti akan memburu mereka berdua dengan cara apa pun , karena mereka telah berani beraninya membunuh semua keluargamu, itu artinya mereka sudah mengajak istana Dewa Air berperang"ucap Dewa Air menenangkan istrinya,
"Baiklah, aku harap kamu menempati janjimu"setelah itu Permaisuri Xi yang kembali ke kamarnya dengan sedih
'Bajingan siapapun kalian berdua, karena kalian sudah berani membuat istriku menangis, akan aku siksa kalian berdua dengan siksaan yang belum pernah kalian rasakan sebelumnya'
kemudian dewa air memanggil komandan prajuritnya untuk membawa pasukan ke kota ombak
"salam yang mulia"ucap komandan prajurit yang baru tiba di sana dengan berlutut
"Berdirilah , aku tugaskan kamu untuk memimpin Prajurit ke kota Ombak, tangkap pasangan yang telah mengahncurkan kediaman klan istriku, dan juga bawa beberapa penetua bersamamu, pastikan untuk membawanya ke hadapan ku"perintah dewa Air
"Laksanakan yang mulia"kemudian komandan tersebut menyampaikan titah sang dewa pada penetua di sana dan langsung menyiapkan prajurit pilihannya untuk berangkat ke kota Ombak,
Di tempat lain
Xhuhan yang sedang memakan rusa panggang bersama Qingzhu di kejutkan dengan banyaknya aura yang mendekat ke arahnya, setelah melihat dengan persepsi nya rupanya di depan sana telah berkumpul ratusan prajurit menuju ke tempat nya
kini Xhuhan dan Qingzhu sudah berganti pakaian layaknya Assasin, dengan pakaian serba hitam dan topeng putih bergambar petir di dahinya,
"kita tunggu mereka di depan saja Zhu'er, kamu aktifkan jubah kamuflase mu, kamu bantai mereka dari belakang, biar Gege yang hadang mereka dari depan"ucap Xhuhan menjelaskan Rencananya
"Baiklah Gege,"kemudian Qingzhu menghilang dari pandangan dan menuju ke area belakang pasukan yang kini tengah mengarah ke mari
stelah kepergian Qingzhu, Xhuhan langsung terbang ke depan dan menunggu pasukan itu tiba di tengah tengah hutan yang kebetulan mempunyai area cukup luas, kemudian Xhuhan duduk santai di atas pohon menunggu pasukan itu tiba
sepuluh menit kemudian muncul tiga Orang di ikuti ratusan prajurit di belangnya , Dimana ketiga orang tersebut merupakan penetua yang di bawa oleh komandan yang mendapat tugas dari dewa air sebelum nya
__ADS_1
hingga 100 meter di depan Xhuhan
"Berhenti,"ucap salah satu tetua yang melihat Xhuhan tengah menunggunya di atas pohon sambil memandang ke arahnya
"Lihat di pohon itu, apakah ciri ciri yang di sebutkan yang mulia dewa air memiliki penampilan seperti orang yang ada di depan kita ini.?"tanya salah satu tetua pada temannya
"Benar tetua pertama, ciri cirinya memang seperti itu, dan orang itu juga dulu yang hampir membuat dewa bumi dan dewa petir berperang"ucap Tetua kedua
"Baiklah jika begitu, bukankah ini kebetulan yang sangat baik, kita tidak perlu jauh jauh untuk mendatanginya ke kota ombak, justru dia sendiri yang menyerahkan nyawanya"ucap tetua Pertama dengan sombong , karena dirinya sudah memiliki Kultivasi yang sama dengan dewa petir Abadi 🌟 1 ,yang baru saja menerobos kemarin, semntara dua tetua lainnya masih di ranah Dewa agung 🌟 9
Kemudian Xhuhan terbang mendekat ke arah mereka, hingga berjarak 10 meter di depannya
"Yo pak tua, apakah kalian suruhan Guang Yu sialan itu"ucap Xhuhan dengan senyuman mengejek di balik topengnya
"Kurang ajar, berani beraninya mulutmu mengucapkan kata kata kotor pada Yang mulia, ku bunuh kau"kemudian Tetua pertama langsung maju menerjang ke arah Xhuhan
tapi Xhuhan langsung menghilang dari tempat nya , dia langsung bergabung dengan Qingzhu yang tengah membantai prajurit yang ada di barisan belakang,
"Kurang ajar, siapa yang membantunya, kenapa pasukan yang kita bawa langsung berkurang secepat itu"ucap ketiga tetua itu dengan heran, melihat prajurit yang jumlah nya ratusan kini hanya menyisahkan pilihan saja. dan terus menyusut di bantai oleh Xhuhan، tentunya si nanti oleh Qingzhu yang kini masih berkamuflase,
kemudian
Booooommmm....
bentrokan kekuatan menyebabkan ledakan di hutan tersebut, dimana Xhuhan Hana menggunakan tangan kirinya untuk menghentikan serangan dari tiga tetua tersebut'
Xhuhan masih ingin bermain main dengan mereka sebelum dia membunuh nya
"ayolah orang tua sialan, kerahkan semua kemampuan kalian,.agar aku bisa menikmati pertarungan ini"ucap Xhuhan sedikit kecewa karena tidak membuatnya mengeluarkan tenaga sedikit pun dia murni menggunakan kekuatan tubuhnya saja
'sialan pemuda ini bukan orang biasa, meskipun aku tidak merasakan energi dari tubuhnya, tetap saja tanganku sampai mati rasa saat berbenturan dengan tangannya tadi' tetua pertama di buat heran dengan Xhuhan , karena hanya dengan fisiknya saja bisa menahan tiga kekuatan besar tanpa bersusah payah,
mereka terus menggempur Xhuhan tanpa henti, tapi tak satupun dari mereka yang bisa mendaratkan satu pukulan pun pada tubuh Xhuhan,
__ADS_1
setelah lumayan lama, akhirnya Xhuhan menyuruh Qingzhu untuk membunuh ketiganya , lumayan untuk menyerap kekuatan ketiganya menggunakan akar andalannya
"Zhu'er kau urus ketiganya, seraplah, lumayan untuk mengisi kekuatanmu yang terbuang tadi, meskipun tidak bisa membuatmu menerobos setidaknya kamu memiliki manfaat lain dengan menyerap kekuatan mereka" setelah itu Xhuhan langsung menjauh dan duduk di atas pohon , yang justru membuat ketiganya bingung dengan itu,
"kau, apakah kau ingin lari begitu saja hah, jangan harap kau bisa lari setelah membantai pasukan ku"ucap tetua pertama menunjuk ke arah xhuhan yang tengah duduk di atas pohon
tapi tak lama setelah itu, ketiganya langsung terjatuh ke tanah, akibat penekanan aura yang sangat besar yang di keluarkan oleh Qingzhu
bugh..bugh...bugh...
'sialan apa apaan kekuatan ini, dari mana munculnya '
belum hilang keterkejutan di hati mereka , kini banyak sekali akar akar yang melilit tubuh mereka, tidak Sampai di sana , akar itu selain melilit juga dengan cepat menyerap kekuatan mereka
"Tolong, ampuni kami, lepaskan ,Aaaarkkkk....
Teriakan memilukan mereka hanya di anggap angin lalu oleh Qingzhu dan langsung menyerap kekuatan mereka hingga mereka berubah menjadi tipis , menyisahkan kulit dan tulang saja
kemudian xhuhan mengambil ketiga cincin penyimpanan yang ada di jati mereka
"Baiklah , untuk hari ini kita kembali dulu ke goa tempat kita sebelum nya, besok pagi kita akan langsung berangkat ke wilayah dewa air , untuk membuat kejutan di sana" stelah itu Xhuhan membakar semua mayat yang ada Disana, dan membawa Qingzhu ke goa sebelum nya...
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Bersambung