Dewa Kehancuran Yang Baik

Dewa Kehancuran Yang Baik
Li Bo


__ADS_3

"Tuan saya sangat menginginkan jubah Tersebut, jadi tolong lepaskan jubah itu untukku"ucap pemuda di ruangan no 2


"75 ribu" bukannya menjawab Xhuhan justru semakin menaikkan tawaran nya yang justru membuat harga nya semakin melambung lagi


"Tuan , apakah kau tidak mendengar kan ku?"ucap pemuda di ruangan no 2 dengan marah karena di abaikan oleh Xhuhan


"100 ribu"Diamlah bocah manja, istriku juga menginginkan jubah ini"ucap Xhuhan dengan kesal karena terus mendengar rengekan bocah di sebelah ruangannya


"Tuan , namaku adalah Li Bo putra dari dewa petir penguasa wilayah ini, apakah tuan benar benar tidak mau memberikan ku wajah.?"tanya pemuda bernama Li Bo tersebut dengan geram


"150 ribu" jawab Xhuhan sekali lagi, ia benar benar tidak menganggap sama sekali ocehan di samping ruangan nya tersebut


Semua orang yang ada disana benar benar dibuat kehabisan kata kata dengan apa yang xhuhan lakukan pada putra dewa petir tersebut, meski begitu banyak juga dari mereka yang sangat penasaran dengan identitas di balik ruangan nomor 1 tersebut, dan juga mereka menantikan siapa yang akan memenangkan perang ke kayanan kali ini,


"Baiklah jika itu yang kau inginkan, aku akan temani kau bermain, 200 ribu"ucap Li Bo


"250 ribu"ucap Xhuhan dengan santai


"Ciiihh, benar benar keras kepala, aku takkan kalah 500 ribu"sahut Li Bo


"1 juta"lagi lagi Xhuhan menyebutkan tawaran nya dengan santai seolah olah nominal sebesar itu hanya lah satu keping emas yang tidak ada artinya


Sekarang baik Li Bo ataupun para peserta lainnya dibuat kaget dengan harga yang di tawarkan oleh Xhuhan , bahkan Hu Yin yang ada di panggung lelang menjadi kagum dengan kekayaan orang di ruangan nomor 1 tersebut, bahkan Qingzhu yang sudah pernah melihat harta Xhuhan saat di dunia jiwa pun masih kaget , karena masih belum percaya dengan apa yang dia dengar saat ini.


"Sebenarnya seberapa kaya orang itu....


Begitulah pemikiran orang orang yang ada di pelelangan tersebut tentang Xhuhan.

__ADS_1


"Ka karena tidak ada yang menawar lagi , jubah ini resmi menjadi milik tuan di ruangan nomor 1 dengan harga 1 juta batu roh tingkat tinggi"ucap Hu Yin dengan gugup


Akhirnya persaingan untuk mendapatkan jubah tersebut sudah berakhir yang dimenangkan oleh Xhuhan , dan juga karena xhuhan sudah berani menyinggung Putra dewa petir , pastinya akan ada pihak pihak yang tidak akan Terima, tidak terkecuali Li Bo sendiri yang telah di rendahkan oleh Xhuhan , bahkan setelah dirinya memeprkerkenalkan dia adalah putra dewa petir pun tetap Tidka memberinya muka,


"Cari tau orang itu, jangan biarkan dia bebas begitu saja"Ucap Li Bo


"Dimengerti pangeran "ucap semua pengawalnya


Kemudian lelang kembali di lanjutkan ,banyak barang barang yang terjual lumayan mahal tapi tetap saja tidak ada yang membuat Xhuhan tertarik begitupun dengan Qingzhu yang ada disampingnya,


Waktu berlalu dengan cepat barang barang yang dilelang di sesi kedua pun sudah habis , kini waktunya memasuki sesi terakhir yaitu sesi puncak acara lelang kali ini yang mana ini adalah barang yang di serahkan oleh Xhuhan pada pavilun ini


Hu Yin kemudian menjelaskan jika di sesi ini ada 3 barang dengan kualitas tinggi yang berupa pedang dengan kualitas puncak dewa semua,


"Baiklah Karena kalian sudah sedikit tahu tentang tiga barang terkahir kita kali ini, jadi bawa keluar barangnya " ucap Hu Yin


Semua orang memfokuskan pandangannya pada tiga nampan yang baru saja di bawa dari belakang, kini ketiga nampan tersebut sudah dibuka kain penutup nya, dan kini sudah terlihat tiga pedang dengan aura yang sangat besar dari setiap pedangnya,


Ketiga pedang tersebut Memiliki warna merah , biru dan putih ke Kuningan,


Xhuhan yang duduk di kursinya bersama Qing Zhu hanya tersenyum melihat reaksi semua orang dengan barang yang dia lelang


"Karena kalian suka memamerkan kekayaan untuk menindas yang lemah, maka aku akan menguras harta kalian"ucap Xhuhan sambil tersenyum


"Aku rasa kalian sudah melihatnya sendiri barang apa yang akan di lelang di sesi ketiga ini, tanpa berlama lama lagi mari kita mulai dengan pedang merah ini, pedang ini bernama pedang lidah api ,yang merupakan senjata Dewa tingkat tinggi, sesuai dengan nama dan warnanya pedang ini memiliki elemen api ,yang sangat cocok dengan kultivator Elemen Api, mari mulai dari 500 ribu batu roh tingkat tinggi"ucap Hu Yin yang di sambut langsung oleh riuh para peserta lelang,


Apalagi saat mereka mendengar jika ini adalah pedang Dewa kualitas tinggi, tapi meski begitu bagi mereka yang hanya rakyat biasa dan juga kultivator kecil hanya menghela nafas dengan berat , karena mereka sadar dengan kondisi mereka

__ADS_1


"500 ribu"


Setelah Hu Yin selesai dengan ucapan nya langsung di sambut oleh suara tawaran dari ruangan nomor 10, bukan hanya ruangan itu saja bahkan tamu tamu lainnya juga tidak mau kalah untuk mendapatkan Padang itu


Sementara xhuhan hanya diam menyaksikan mereka berebut untuk menyerahkan kekayaannya pada Xhuhan, harga itu terus melambung hingga 1 juta batu roh tingkat tinggi ,


Disisi lain para tamu undangan kini tengah menunggu pertarungan selanjutnya dari tamu khusus VIP yang hadir di pelelangan tersebut terutama untuk ruangan nomor 1 dan ruangan nomor 2, sebab hanya rumahan nomor 1 yang terang terangan melawan putra dewa petir tersebut, di tambah dengan harga yang sangat tidak masuk akal yang tadi di tawarkan oleh Xhuhan , menambah semnagat bagi mereka untuk menyaksikan pertarungan selanjutnya.


"1 juta 500" kini Li Bo sudah mulai menawar


"Pangeran tidaklah ini sangat berlebihan, bukankah kita membawa uang tidak sebanyak itu, aku takut yang mulia akan marah dengan ini"ucap pengawal menasehati


"Diam kau ,aku tau apa yang sedang kulakukan"benak Li Bo yang kesal karena di bantah oleh pengawal nya


"Maaf tuan muda"ucap pengawal tersebut dengan menunduk


"1 juta 500 batu roh tingkat tinggi, apakah sudah tidak ada lagi yang akan menawar.?"ucap Hu Yin sambil menyapu pandangannya pada seluruh peserta di pelelangan tersebut


para peserta di bangku bawah kini hanya saling menatap satu sama lain , karena mereka disana hanya menonton tanpa bisa ikut dalam pelelangan , tapi mereka masih menunggu siapa yang akan melawan Li Bo kali ini...


.


.


.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2