
Lalu setelah itu Xhuhan membawa Qingzhu ke kamar tempat Qingzhu biasanya tinggal dan meletakkan nya disana, tapi saat menurunkan Qingzhu dari pelukannya justru malah tidak bisa di lepaskan, yang membuat Xhuhan bingung harus bagaimana, di atu sisi dia tidak mau membangunkan nya jika di lepaskan pelukannya, tapi di sisi lain kalau harus di biarkan tentu dia harus tidur ditempat yang sama dengan Qingzhu , hal ini yang menjadi Dil lema buatnya Semarang,
Hingga akhirnya Xhuhan mendengar suara memanggilnya
"Temani Zhu'er Gege,"ucap gadis itu entah dia bangun atau hanya bermimpi tapi yang jelas Xhuhan mendengar ucapan itu keluar dari mulut gadis yang ada di pelukan nya itu,
Dengan gugup Xhuhan mulai merebahkan tubuhnya di samping tubuh wanita yang kini sudah menjadi kekasihnya itu, tapi meski begitu ia tidak mau menyentuh dan melakukan hal hal itu sebelum dia menikah ,
Akhirnya keduanya tertidur pulas hari itu , tanpa terjadi apa apa di antara mereka karena memang Xhuhan hanya murni menemani Qingzhu tidur tanpa Maksud lain,
Tengah malah Qingzhu terbangun dari tidurnya dan mulai membuka matanya tapi alangkah terkejutnya dia saat membuka matanya dia melihat pria yang sudah menjadi kekasihnya itu tengah ia peluk dengan erat, tapi hanya sesaat sebelum ia tertidur lagi karena perasaan bahagia itu dia tertidur dengan nyenyak malam itu ..
Pagi harinya Qingzhu terbangun terlebih dahulu masih sama seperti sebelumnya dimana posisi Mereke masih dalam keadaan berpelukan, Qingzhu Hanya diam tanpa bernajak dari tempat tidurnya dia lebih memilih memandangi wajah tampan yang terlelap di depannya itu, setelah 10 menit berlalu rupanya Xhuhan juga membuka matanya dan mendapati gadis cantik itu memandangi wajahnya dengan senyum menghiasi bibir cantiknya itu،
"Pagi Zhu'er" ucap Xhuhan untuk membuka obrolan
"Pagi juga Gege"sambil memperlihatkan senyum terindahnya Qingzhu membalas sapaan pemuda itu
"Kenapa,? Apakah ada yang salah dengan wajah Gege"ucap Xhuhan dengan heran, pasalnya Qingzhu terus memandangi wajahnya
"Tidak ada Gege, Zhu'er hanya suka saja melihat waja Gege,"ucapnya sambil melepas pelukannya dari Xhuhan, lalu hendak bernajak dari tempat tidurna tapi tangannya di tahan oleh Xhuhan
__ADS_1
"Diamlah sebentar lagi Zhu'er ada yang Gege ingin katakan padamu"ucap Xhuhan menahan gadis itu agar tidak bangun dulu
Gadis itu langsung diam lalu memandang kearah Xhuhan karena dari nada bicaranya di tau Xhuhan akan membicarakan hal yang serius padanya,
"Gege berencana melanjutkan perjalanan Gege ke kota terdekat dari tempat kita saat ini, tapi sebelum itu Gege akan memberikan kamu kitab yang cocok untuk kamu latih, kamu bisa berlatih di dalam dunia jiwa Gege sampai kamu berhasil menguasai kitab yang akan Gege berikan nanti, sementara Gege akan melanjutkan perjalanan,"Xhuhan menjelaskan rencananya pada Qingzhu
"Baiklah Gege, Zhu'er akan berlatih keras disini, tapi bisakah nanti Zhu'er ikut berpetualang bersama Gege"ucap Qingzhu dengan nada penuh permohonan
"Baiklah, dengan sayarat kamu harus menguasai kitab yang akan Gege kasih, tapi sebelum itu bisakah zhyer menjelaskan dimana Tepat nya posisi kita saat ini dan adakah kita yang dekat dari tempat kita saat ini" ucap Xhuhan menanyakannya untuk memastikan sebab Qingzhu yang lebih paham dengan benua langit ini,
"Aku mengerti Gege, dan untuk posisi kita saat ini berada di huta perbatasan antara kerajaan Qing dan kerjaan Wen, dan untuk kota Gege bisa memilih mau menuju kota Perbatasan yang tidak jauh dari sini kita itu merupakan kota pinggiran dari kerjaan When , Gege bisa pergi kesana kemungkinan 2 hari sampai,"ucap Qingzhu menjelaskan
"Baiklah sudah di putuskan, Gege akan ke kota itu untuk melihat lihat sebelum bertamu ke kaerajann Qing dan Kerajaan Shu,"ucap Xhuhan dengan senyum tapi Qingzhu tahu arti di balik senyuman kekasihnya itu
"Apa yang kamu ucapkan Zhu'er, itu sudah tanggung jawab Gege dan kamu tidak perlu mengucapkan terimakas pada Gege , sebaiknya sekarang Zhu'er mandi dan pelajari kitab ini karena Gege akan segera melanjutkan perjalanan"ucap Xhuhan seraya menyerahkan kitab yang bertuliskan 'SEGEL ALAM' dimana kitab itu berisi pengetahuan tentang mengatur dan memurnikan energi alam serta terdapat berbagai elemen Alam yang bisa di pelajari dari kitab itu, yang kebetulan sangat cocok dengan tipe tubuh Qingzhu,
"Iya Gege,"
CUP.
Setelah mencium pipi Xhuhan Qingzhu langsung mengambil kitab yang di berikan Xhuhan sebelumnya dan meletakkan di meja karena dia akan membersihkan tubuhnya terlebih dahulu,
__ADS_1
sementara xhuhan hanya tersenyum dengan kelakuan kekasihnya itu,
Siangnya kini Xhuhan sudah bersiap siap untuk keluar dari dunia jiwa untuk menuju kota perbatasan kerjaan When, karena sudah berpamitan dengan Qingzhu akhir nya Xhuhan memutuskan untuk tidak menunda lagi petualangan nya,
Whusss....
Xhuhan muncul di tempat sebelumnya dimana ia dan Qingzhu tinggal , yaitu di goa dalam hutan perbatasan ,
Setelah itu Xhuhan langsung bergerak ke Utara dengan kecepatan penuh karena dia sudah tidak sabar untuk melihat lihat Benua yabg lebih kuat dari tempatnya dulu,
Dua hari berlalu akhirnya Xhuhan bisa keluar dari hutan luas itu dan 100 kilo meter di depannya terdapat kota yang lumayan besar untuk ukuran kota perbatasan,
____________________________________________
sudah menjadi acara tahunan di kota perbatasan antara kerajaan Qin dan kerajaan wen ini untuk mengadakan lelang tahunan Dimana akan ada banyak sekali Orang berdatangan ke kota ini, meski terletak jauh dari ibu kota kerajaan Wen, kota ini akan selalu kedatangan pengunjung setiap tahunnya untuk mengikuti pelelangan yang digelar di kota ini, dan jug biasanya , tidak jauh dari lelang ini di adakan kita ini juga membuka kesempatan bagi para kultivator dari segalan penjuru baik dari kerajaan ini ataupun kerajaan tetangga untuk masuki reruntuhan kuno yang portal nya ada di kota ini , alhasil banyak pengunjung yang memadati pintu gerbang kota itu , mulai dari bangsawan , kultivator bebas , sampai para petinggi petinggi kerajaan juga hadir untuk lelang dan reruntuhan kuno tersebut,
___________________________________________
back to MC
Dari kejauhan Xhuhan bisa melihat kota itu dengan mata dewa nya ,meski jaraknya dari kota itu masih sangat jauh, itu bukan masalah berarti buat Xhuhan yang memiliki mata Dewa,
__ADS_1
Dan Xhuhan juga melihat panjangnya antrian untuk masuk ke kota tersebut,
Dimana panjangnya antrian tersebut akan cukup memekan waktu lama baginya untuk masuk ke kota itu, dia memutuskan untuk beristirahar kira kira 50 kilo meter dari gerbang tersebut karena dia bosan kalau harus menunggu antrian yang panjang itu, sambil menunggu antrian mengecil dia memutuskan duduk di bawah pohon sambil memakan buah buahan yang dia ambil dari dunia jiwanya,...