Di Balik Sang Ceo

Di Balik Sang Ceo
DBSC 24


__ADS_3

Yang melakukan panggilan tersebut adalah salah satu detektif penyidik kasus pak Herman yang kemarin dilaporkan. Setelah dilakukan kroscek data dengan divisi lain, ternyata ada yang melaporkan pak Herman dengan tuduhan penipuan sehingga pak Herman akan dipanggil ke kantor polisi. Dengan adanya laporan ini, Chris bisa sekalian melaporkan dugaan penggelapan dana yang dilakukan olehnya dengan bukti saat ini.


Meski belum banyak yang menjadi bukti tetapi didukung juga oleh bukti pelapor penipuan bisa saja dilakukan. Termasuk berkas yang baru saja ditemukan oleh Jerry kemarin. Segera dia menelepon Jerry untuk besok ke kantor polisi setelah bertemu dengan pak Arya. Chris merasa lega karena akhirnya dia mendapatkan titik terang untuk memasukkan pak Herman ke kantor polisi. Tinggal penyelidikan tentang pak Helmi. Chris untuk memutuskan pulang ke apartemen Jerry karena sudah pukul 11 lebih.


Dia mengendarai dengan laju seperti biasa, jalanan juga sedang sepi mungkin karena malam. Dia melihat kaca spion terlihat ada mobil yang dari 20 menit lalu selalu ada di belakangnya dan menjaga jarak. Apakah dia diikuti? Mencoba berpikir positif bahwa itu hanya pikirannya dia saja. Setelah dia lebih mempercepat laju mobilnya, ternyata mobil di belakangnya tidak mengikuti cepat juga. Chris yang sudah terlanjur cepat semakin mempercepat agar cepat sampai di apartemen.


***


Pagi ini, Jerry bertemu dengan pak Arya di kantor polisi, sekaligus bertemu di sana saja daripada Jerry harus dua kali bolak-balik untuk pergi. Dia membawa berkas-berkasnya yang diperlukan untuk menambahkan sebagai bukti meski belum jelas itu bukti atau bukan. Setelah detektif penyidik itu melihat berkas yang dibawa Jerry, dia membuat kesimpulan bahwa itu bisa jadi bukti baru karena terdapat aliran dana pribadi yang tidak jelas kebutuhannya apa. Transaksi itupun tidak ada ijin dari pihak CFO sebelumnya.


Info dari pak Arya pun sudah bisa dipastikan itu jadi bukti pendukung sehingga Jerry membawa kabar baik setelah dari kantor polisi. Sementara itu di kantor, Chris dibantu oleh dua orang yang dipilihnya untuk membantu memeriksa data penjualan dari Perusahaan yang dia dapatkan kemarin. Selang beberapa waktu yang saat ini hampir waktu makan siang, Chris sudah mengantongi beberapa transaksi yang dilakukan oleh FutureCorp dengan Perusahaan tersebut.


Setelah ditelusuri lebih dalam lagi, ternyata itu hanya nota penagihan dari Perusahaan tersebut tanpa adanya barang yang dikirim. Chris mencoba mengecek apakah Perusahaan itu fiktif atau tidak dengan mengakses suatu website yang dapat memberikan informasi yang lengkap tentang Perusahaan. Apabila tidak muncul maka bisa dipastikan Perusahaan itu adalah fiktif.


Hasil pencariannya yang ditampilkan adalah fiktif. Jadi dari daftar Perusahaan yang dia temukan ini ada lima Perusahaan fiktif yang pernah bekerja sama dengan FutureCorp. Dari kelima Perusahaan itu ada tiga terdaftar atas nama Anggara Priambodo. Lebih baik saat ini Chris menghubungi pak Arya apa yang harus dilakukan karena nota yang sudah dibayarkan tersebut mencapai 300 juta rupiah.


Tak lama dia menelepon pak Arya untuk mengkonsultasikan yang dia butuhkan sesuai informasi yang dia dapatkan.


Chris : Halo, dengan Pak Arya?

__ADS_1


Arya : Iya, Chris. Ada yang bisa saya bantu?


Chris : Ada yang ingin saya tanyakan. Jika terdapat Perusahaan fiktif bertransaksi dengan FutureCorp dan baru ketahuan saat ini. Apakah ini termasuk penipuan?


Arya : Bisa jadi penipuan tergantung kasusnya. Karena ada yang lebih condong kepada pencucian uang jadi bila perlu dilaporkan saja karena kamu yang menjadi korban.


Chris : Baiklah, Pak. Nanti sore saya ke kantor Bapak untuk informasi lebih lanjut.


Arya : Ya, saya tunggu.


Chris yakin apabila dia bisa melaporkan hal ini sehingga pak Anggara bisa ikut dilaporkan juga. Dia meminta untuk dua orang tersebut untuk menyudahi pekerjaan mereka dan meninggalkan ruangannya. Dia memanggil Melissa ke dalam ruangan dan meminta untuk menyalin semua data yang ditemukan dan data Perusahaan tersebut tiga kali proses. Dia belajar dari pengalaman untuk setiap yang dilakukan dibuat salinan datanya. Agar tidak terulang seperti kejadian terhadap Alexa dan dia mengingatkan Melissa untuk selalu hati-hati dengan data yang saat ini dibawanya.


Dia pun meninggalkan kantor untuk menuju kantor pak Arya karena pak Arya memiliki kantor sendiri tidak bergabung dengan FutureCorp meski dia menjabat kepala tim Pengacara.


***


Di tempat lain, orang yang mengikuti Chris sedang berhadapan dengan pak Herman dan melaporkan bahwa sulit untuk mengetahui apa yang direncanakan Chris karena seharian ini dia berada di kantor. Untung saja dia menyuruh Jerry yang mengurus segala kebutuhan dengan polisi sehingga pak Herman tidak tahu apa yang akan menghantamnya.


Sedangkan untuk pak Helmi yang saat ini masih berada di rumah dan masih diawasi terus oleh suruhan pak Herman merasa bosan. Karena tidak bekerja dan dia juga memutuskan kontak dengan istrinya untuk sementara. Tidak disangka, tiba-tiba dia mendapat pesan dari Chris di nomor barunya untuk datang ke kantor pak Arya sesuai lokasi yang dishare oleh Chris. Pak Helmi harus memutar otak lagi dengan mengecoh seperti sebelumnya. Semoga bisa sukses menghindari orang suruhan pak Herman itu.

__ADS_1


Setelah setengah jam menunggu pak Helmi, Chris membawanya ke hadapan pak Arya untuk mendiskusikan bagaimana memproses hukuman untuk pak Helmi. Karena dia juga memiliki bukti surat pernyataan dalam ancaman itu. menurut pak Arya, surat itu tidak berlaku karena dibuat dalam keadaan terancam sehingga itu menjadi pembelaan pak Helmi dalam menjalani hukuman. Yang jelas pak Helmi tetap mendapatkan hukuman tetapi lebih cepat dari pak Herman.


***


Di apartemen Chris, Alexa dan Bianca terlihat masih memproses data yang tersisa sekitar 10% dari data awal. Dengan Alexa tidak bekerja membuatnya lebih cepat melakukan proses data dari data mentah yang diambilnya kemarin. Sepertinya malam ini akan selesai tinggal mencari sesuai salinan invoice yang dimilikinya. Untuk membantu menambahkan bukti yang sudah diproses oleh polisi.


Beberapa jam kemudian, proses data yang dilakukan Alexa sudah selesai. Dia akan melanjutkan pekerjaannya besok, saat ini dia akan membantu Bianca untuk memasak makan malam. Meski dia hanya bisa membantu potong-potong karena pergerakannya masih terbatas. Dia masih harus rawat jalan dan melatih otot kakinya kembali dengan fisioterapi agar dia kembali terbiasa beraktifitas. Bianca sedang menyiapkan makan malam untuk empat porsi dengan dua porsi untuk para lelaki yang memiliki apartemen ini. Mereka sudah memberi kabar meski pulang malam tetapi mereka memutuskan untuk makan malam di rumah.


Bianca sedang dalam mode jahil untuk mengerjai Alexa, “cie, yang ingin calon pacar merasakan masakannya.”


“Ih, kan kamu yang masak. Berarti calon pacarmu adalah Jerry?”


“Lha, kok jadi aku. Jerry dan aku hanya berteman. Kita berdua sepakat bahwa bukan tipe masing-masing.”


“Wah sejak kapan sudah ada pembahasan seperti itu. Sekarang kamu bagaimana dengan Chris?”


“Gak gimana-gimana, dia belum membuat pergerakan. Hihihi ….”


“Pergerakan apa?” dari arah luar terdengar suara lelaki membuat Alexa dan Bianca menoleh ke arah pintu yang terbuka.

__ADS_1


__ADS_2