
Setelah berjam-jam bercinta tiada henti, mereka pun akhirnya duduk dan menikmati makanan yang sudah dingin itu. Ingin memesan lagi, tetapi istrinya melarang karena takut merepotkan pegawai hotel. Padahal aslinya Alexa hanya malu jika harus memesan kembali jika makanan itu tidak tersentuh. Wajahnya kembali memerah mengingat semua aktifitas yang mereka lakukan.
“Sayang, kamu jangan seperti itu. Aku tidak dapat menahannya jika melihatmu seperti ini.” Alexa yang ditegur langsung mencebik.
“Apaan sih! Dasar pikirannya itu loh dijaga.”
“Lha kok menyalahkan aku jadinya. Kan kamu yang sedari tadi mancing-mancing terus. Minta diterkam.” Chris terkekeh mendengar istrinya mulai cerewet.
“Iya, ayo dimakan dulu daripada nanti semakin dingin dan tidak enak.” Alexa melanjutkan makan karena energi yang dikeluarkan sedari tadi pagi sangat besar.
“Sebenarnya aku ingin mengajakmu ke Bandung sore ini, tetapi karena kita tidak berhenti berbuat yang iya-iya. Kuputuskan tidak jadi pergi.”
“Kenapa?”
“Kita beristirahat saja di hotel ini. Banyak kegiatan yang bisa dilakukan di sini?”
“Apa itu? Memang akan ke mana lagi kita?” tanya Alexa penasaran.
“Lho, kegiatannya cukup dilakukan di dalam saja, Sayang. Cukup kamu mengeluarkan suara desahanmu, eranganmu dan perlakuan liarmu,” canda Chris menggoda istrinya dengan tatapan lapar yang lain.
“Kamu ah, setelah menikah semakin menjadi saja. Aku lelah, badanku remuk kamu serang terus dari kemarin tidak berhenti. Aku ingin tidur tenang malam ini.”
“Baiklah kalo maumu begitu. Hanya pelukan saja, ya. Aku tidak akan macam-macam,” jawab Chris. Hanya satu macam saja, Sayang. Lanjut Chris dalam hatinya.
Dia tersenyum lebar membuat Alexa merinding melihat hal itu.
“Benar? Kamu membiarkanku tidur malam ini?”
“Iya, kenapa jadi mencurigaiku terus sih. Apa aku keluar dari kamar saja?”
“Tidak. Jangan. Baiklah hanya pelukan saja untuk malam ini.” Chris hanya mengangguk dan melanjutkan makan siang yang sudah sore ini.
__ADS_1
Tidak tahu saja Alexa apa yang akan nanti terjadi padanya di malam hari. Mereka memutuskan untuk bersantai dengan menonton streaming di televisi yang tersedia. Menjelang pukul 9 malam, mereka memutuskan untuk tidur karena besok sudah harus checkout dari hotel.
Mereka sudah mengganti pakaian santai dan bersiap tidur. Chris memeluk dari belakang Alexa tanpa melakukan apa-apa sehingga hal itu membuat Alexa juga tidur dengan tenang. Lima menit kemudian, Chris bangun dengan perlahan agar tidak membuat Alexa terbangun karena tiba-tiba dia ingin ke kamar mandi.
Setelah selesai dengan urusan kamar mandi, dia kembali memeluk Alexa dari belakang. Akan tetapi, Alexa bergerak-gerak karena gerakan Chris tadi sehingga dia menunggu untuk istrinya tenang baru dia memeluknya kembali. Tak lama, dia pun mengikuti Alexa ke alam mimpi dan sangat lelap sekali.
***
Sebulan setelah pernikahan Chris dan Alexa.
Saat ini Chris dan Alexa sedang berada di gedung apartemen, selesai liburan dari cuti menikah kemarin, mereka sibuk mengemas barang-barang Alexa dari rumah sewa ke apartemen. Jadi, sekarang mereka sedang menata ulang apartemennya agar lebih nyaman. Karena menurut Alexa apartemen lama masih terkesan lelaki lajang. Chris pun membiarkan mau diubah seperti apa, yang penting dia meminta untuk ruang kerjanya tidak diubah sama sekali.
Mereka berdua sedang memasak saat ini karena 2 jam lagi para undangan datang untuk makan malam bersama. Karena mereka tidak enak, setelah menikah mereka jarang berinteraksi dengan teman-temannya. Sehingga saat ini mereka memutuskan untuk mengundang teman-temannya untuk menikmati waktu bersama.
Karena mereka berdua pandai memasak, seluruh masakan yang dihidangkan adalah hasil kreasi dari mereka sendiri. Chris pun mengingatkan istrinya untuk segera mandi terlebih dahulu karena dia harus mempersiapkan susunan musik untuk acara nanti agar berjalan dengan baik.
Alexa pun meninggalkan suaminya sendirian untuk pergi membersihkan diri. Tak lama setelah mandi, dia memakai bajunya dan menyiapkan baju suaminya untuk nanti tinggal digunakan saja. Warna pakaian mereka tetap senada, karena sebagai tuan rumah yang baik mereka harus menunjukkan kekompakan.
“Sayang!” teriak Alexa dari luar karena sudah setengah jam suaminya tidak keluar-keluar.
Dia melihat ke arah kamar, tetapi suaminya tidak juga muncul. Hal itu dimanfaatkan untuk mempersiapkan hadiah kecil yang sudah tiga hari dirahasiakannya. Dua hari lalu dia sudah ke dokter untuk memastikan bahwa ada malaikat kecil ada dalam perutnya. Dia sudah mengandung selama 2 minggu ini. Memang dia belum mengalami mual atau kondisi pada ibu hamil biasanya. Dia pun bersyukur di situ karena rencana memberikan kejutan untuk suami dan teman-temannya akan berhasil.
Sungguh memiliki rahasia itu sangat tidak enak apalagi tidak ada tempat untuk berbagi. Apalagi rahasianya sangat membahagiakan. Dia menyimpan kotak kecil itu di kursi suaminya, karena nanti akan dia biarkan suaminya yang menemukan kotak itu.
Bel pintu berbunyi dan Alexa pun membukanya pelan sambil menyambut sahabat sang suami, Jerry. Dipersilakan masuk dan duduk terlebih dulu, Jerry pun menuruti tuan rumah. Sejak Chris menikah, dia tidak bisa seenaknya masuk apartemen sahabatnya meski dia belum mengubah password pintunya. Dia menghormati privasi Chris dan Alexa, terpancar kebahagiaan di masing-masing raut wajah para sahabatnya itu.
Chris pun akhirnya keluar setelah hampir satu jam berdandan dan dia memakai kemeja dan celana dengan warna senada tadi.
“Kenapa tidak memakai jasnya?” tanya Alexa.
“Masih malas, panas juga. Jadi, aku melewatkan jasnya yaa,” jawab Chris manja.
__ADS_1
Dia memeluk Alexa lalu mengajaknya duduk bersama dengan Jerry. Sambil menunggu teman yang lain datang, mereka bertanya tentang Anne pada Jerry. Karena melihat keadaannya sepertinya tidak ada perubahan yang berarti.
Jerry hanya mengedikkan bahu tidak tahu ke arah mana hubungannya dengan Anne. Terus menerus terjadi salah paham dengan wanita itu. Jerry hampir menyerah tetapi tidak jadi karena Chris dan Alexa menyuruhnya untuk berjuang.
Bel pintu kembali berbunyi dan kali ini Chris yang membukakan pintu dan terlihat yang datang adalah rombongan Bianca dan pasangan, Melissa dan pasangan. Jerry pun semakin menggalau melihat hal itu, dia hanya sendirian di sana. Tak lama bel pintu berbunyi lagi, sekarang Jerry yang memilih untuk membukakan pintu. Hector ada di sana, dengan membawa sebuket bunga untuk tuan rumah.
“Selamat, anak Ayah,” ucapnya sambil memberikan bunga kepada menantunya tersayang.
“Sudah, Ayah. Jangan lama-lama berpelukan!” pisah Chris protes agar tidak berlama-lama memeluk istrinya.
Karena sudah lengkap, dimulailah acara makan malam itu. Chris dibantu Jerry mengeluarkan semua masakan hari ini. Kemudian mereka berdoa sebelum makan malam dimulai. Alexa mengangkat gelasnya dan meminta para tamu yang hadir untuk mengangkat gelas juga.
“Saat ini aku sangat berbahagia, bisa berkumpul dengan kalian semua yang berada di sini. Tanpa kalian aku dan Chris mungkin tidak bersatu. Saat ini pun aku ingin mengucapkan terima kasih yang sangat besar. Hidupku tanpa kalian tidak ada artinya.” Alexa bernapas sebentar dan mengambil kotak kecil tadi.
“Untuk suamiku tersayang, ini adalah kado terindah yang kuberikan atau kamu berikan padaku. Yang jelas kado ini adalah terbaik dalam hidupku saat ini. Terima kasih, dan silakan dibuka.” Alexa memberikan kotak itu.
Padahal mereka tadi tidak ada rencana untuk saling tukar kado, jadi dia hanya menatap istrinya yang dibalas dengan anggukan. Dia pun membuka kotak itu dengan tidak sabar. Dia melihat sebuah test pack dengan gambar garis merah dua buah meski satunya samar. Satu lagi, sebuah foto polaroid dengan gambar yang Chris tidak tahu apa itu?
“Kamu hamil? Lalu ini gambar apa?” tanya Chris penasaran dengan foto USG itu.
“Itu foto calon bayi kita sayang, dia masih berumur 2 minggu.” Chris yang mendengar konfirmasi dari Alexa pun segera memeluk istrinya dan menangis haru.
“Aku hamil, kita hamil. Terima kasih, Sayang.” Chris pun menciumi wajah istrinya.
Dia memberikan foto USG itu kepada ayahnya agar ikut berbahagia. Semua yang di sana pun juga segera memberikan selamat kepada Chris dan Alexa. Mereka bersulang untuk merayakan satu lagi kebahagiaan. Mereka pun saling bertukar cerita selama mereka tidak bertemu sambil menikmati makan malam yang dihidangkan.
Jerry yang tadinya bersedih pun ikut berbahagia karena dia akan mempunyai ponakan dari Chris junior atau Alexa kecil. Sedikit terlupakan masalahnya dengan Anne dan beberapa masalah yang sedang terjadi di hidupnya.
Di balik hasil seseorang, tersembunyi perjuangan dan proses yang dilalui oleh orang itu. Janganlah kita mengkotak-kotakkan berdasarkan dari apa yang kita lihat saja tanpa mendengar bagaimana seseorang berusaha untuk mencapai posisi saat ini.
THE END
__ADS_1