
Chris pun segera menuju apartemen Jerry untuk mendengarkan keluh kesah sahabatnya. Karena memang sudah lama mereka kurang banyak waktu berdua. Jadi, Chris akan menyediakan waktu untuk Jerry sebelum dia akan lebih sibuk dengan Alexa. Ketika dia masuk apartemen, dia melihat Jerry sedang menikmati tayangan video streaming saat ini.
Kemudian dia duduk di samping sahabatnya itu dan menemaninya menikmati tayangan juga. 40 menit kemudian tayangan itu sudah habis dan Jerry pun beralih ke dirinya dan dia pun berdiri untuk mengambil minuman dingin di kulkas. Setelah itu dia kembali duduk lagi.
“Jadi, ada apa?”
“Wow, langsung to the point?”
“Ya, masak mau basa basi sih. Atau kamu butuh sama minuman biar lebih jujur mungkin?”
“Tidak, aku butuh kesadaran untuk bercerita kali ini.”
“Jadi, apa kamu sudah bertemu dengan manajer keuangan yang baru?”
“Aku hanya melihatnya sekilas saat presentasi awal karena aku tidak begitu fokus saat itu. Maaf.”
“It’s okay. Sepertinya akan menjadi malam yang panjang karena akan kumulai dari sebelum aku bertemu denganmu. Jadi, saat aku masih berumur 18 tahun, aku memiliki kekasih. Inginku setelah lulus dari SMA aku ingin mengajaknya menikah, tetapi dia ternyata melarikan diri dengan selingkuhannya. Dia tidak ingin menikah denganku dan ternyata sudah selingkuh dariku selama 1 tahun terakhir.” Jerry menjeda ceritanya, “dari situ aku sakit hati sekali. Aku mengurung diri selama beberapa bulan. Di beberapa bulan itu adik mantanku mengatakan bahwa dia akan menggantikan Leslie untuk menikah denganku. Aku menolaknya dan setelah dari situ dia mulai mengejarku agar mau menikah dengannya. Aku yang risih akhirnya melarikan diri dan saat itu terjadilah kecelakaan yang kamu menjadi korban. Aku tidak jadi pergi keluar kota, tetapi aku meminta kepada orang tua gadis itu agar menyekolahkan dia keluar negeri. Sudah lama aku tidak mendengar kabarnya dan tiba-tiba dia hadir di depanku.”
Chris mendengarkan cerita sahabatnya sedikit terkejut, begitu muda sudah siap untuk merencanakan pernikahan.
“Dia adalah Annette, manajer keuangan kita.”
“Lalu kamu menerima dia karena dia kenalanmu?”
“Tidaklah, untuk Perusahaan aku tidak main-main. Dia memiliki latar yang cukup baik dan pernah bekerja part-time sebagai kepala akunting saat dia menempuh S2-nya.”
“Lalu sekarang apa masalahnya denganmu.”
“Kemarin dia sempat menawariku lagi untuk memperistrinya, tetapi aku menolaknya.” Chris tersedak mendengar apa yang Jerry katakan. Dia sedang minum saat itu, jadi bagaimana tidak terkejut jika seorang wanita dewasa menawari Jerry seperti itu.
“Apa?! Dia melihatmu dari segi apa sih? Bisa-bisanya jatuh cinta sama kamu.”
__ADS_1
“Dih, gak gitu juga lah,” Jerry tidak terima dengan ucapan Chris itu namun dia tidak melanjutkan lagi. “Lalu sekarang ketika dia sudah bekerja di satu tempat yang sama denganku. Dia tidak menganggapku ada.”
“Kenapa begitu? Tidak mungkin wanita semudah itu untuk berpaling kecuali ….” Chris melirik Jerry tajam.
“Iya iya, aku yang suruh dia untuk tidak saling mengenal satu sama lain.”
“Ya terus! Sudah benar dong yang dia lakukan.”
“Tapi masalahnya, dia tidak professional. Dia pergi tanpa menyerahkan laporan yang kuminta.”
“Kapan kamu minta laporan itu?”
“Setelah rapatlah.”
“Jam berapa?”
“Jam 5 lebih sedikit.”
“Tapi dia kan seharusnya tidak meninggalkan pekerjaannya dengan terburu-buru.”
“Jadi kamu itu protesnya karena dia tidak professional dalam bekerja atau karena tidak berpamitan sama kamu saat dia pulang? Ha!” Jerry terdiam mendengar pertanyaan sahabatnya.
Mencoba mencerna kalimat tersebut. “Dia professional dalam bekerja kok. Dia sebelumnya sanggup untuk lembur saat kutawari hal itu. Lalu begitu dia kembali ke ruangannya dia langsung pergi.”
“Ya, berarti kan ada hal mendesak yang harus dia urus. Tanyakan saja lo sama dia.”
“…”
“Tidak berani? Dasar kamu, kepo tapi gak ingin ketahuan,” ejek Chris pada Jerry.
“Hehe.”
__ADS_1
“Ketawa. Ya sudah, kamu minta maaf saja padanya untuk masalah kata-katamu saja dulu. Kamu sudah menyelidiki keluarganya setelah lama kalian tidak bertemu?” Jerry menggeleng.
“Selidiki dulu mungkin dia keluar terburu-buru itu karena keluarganya,” saran Chris kepada sahabatnya agar bersabar.
Semua ini juga terjadi karena kesalahan dari Jerry dalam berkata dan tidak memikirkan perasaan orang lain. Akan tetapi, yang paling penting saat ini Jerry sudah sadar dari kesalahannya. Dia berniat besok akan meminta maaf kepada Anne agar hubungannya tidak seasing seperti sekarang.
***
Alexa saat ini sedang bersama Melissa di café setelah pulang kerja tadi mereka janji untuk bertemu dalam membahas masalah pernikahannya. Sebelumnya Melissa mengajukan dua WO yang bisa membantu untuk mempersiapkannya dalam waktu 2 bulan.
Saat ini mereka akan bertemu dengan salah satu WO untuk melihat apa saja fasilitas yang ditawarkan. Tidak lama pihak WO tersebut datang dan memulai presentasi untuk beberapa fasilitas yang diberikan dan bisa memberikan penyesuaian terhadap permintaan klien.
Pembicaraan berlangsung selama 1 jam lebih dan Alexa sangat senang dengan fasilitas WO tersebut dan dilakukan beberapa penyesuaian. Seperti di bagian bunga dan warna kain yang digunakan untuk penutup meja tamu. Begitu melihat gambar-gambar dengan tema outdoor, ternyata sangat menarik perhatiannya.
Hal itu membuat dia goyah untuk memilih tema outdoor, meski intimate wedding tetapi dengan lokasi outdoor, bukankah akan membuat suasana lebih santai dan lebih hangat. Dia memilih tema rustic wedding karena suka dengan pemilihan warna-warna yang natural. Dekorasinya pun dipilih dari kayu-kayu dan memiliki elemen bunga dan dedaunan segar. Dia juga menambahkan dekorasi daun kering yang nantinya akan diletakkan di pelaminan, pintu masuk dan setiap sudut.
Nanti juga akan disediakan fasilitas booth foto untuk para tamu yang ingin mengunggah momen mereka menikmati di pernikahannya. Untuk dekorasi lampu yang dipilih Alexa adalah lampu-lampu yang memberikan kesan rustic seperti lentera lampu.
Setelah berdiskusi panjang kali lebar, Alexa pulang menuju rumahnya karena dia memang tidak meminta untuk diantar oleh Chris. Dia ingin mencoba mandiri lagi karena pastinya Chris memiliki urusan lain selain dengan dirinya. Dia pulang menggunakan taksi karena sudah diberi tawaran oleh Melissa diantarkan ke rumahnya tetapi karena berlawanan arah membuatnya semakin tidak enak pada Melissa.
Saat ini dia sudah berada di rumah dan langsung membersihkan diri karena lengket sekali setelah seharian beraktifitas. Dia melihat jam dan sudah menunjukkan pukul 8 malam dan dia berencana untuk menghubungi Chris untuk memberitahu hasil diskusi hari ini.
Dia mencoba menelepon Chris, tetapi tidak ada yang mengangkat. Kembali diulangi hingga 5 kali tetapi tetap tidak diangkat. Dia mencoba menghubungi Jerry sekarang dan untungnya diangkat dari pihak sana.
Alexa : Halo, Jer. Kamu di mana?
Jerry : Maaf, Lex. Kami masih sibuk jadi Chris tidak bisa mengangkat teleponnya
Alexa : Emang kalian sedang apa?
Jerry : Tidak bisa dijelaskan lewat telepon, Lex. Kututup dulu yaa. Bye
__ADS_1
Begitu telepon ditutup, Alexa hanya memandang ke ponselnya dengan kesal karena tidak mendapat jawaban yang memuaskan dari teman tunangan.