Di Balik Sang Ceo

Di Balik Sang Ceo
DBSC 38


__ADS_3

Inovasi yang dipikirkan oleh Chris adalah Internet of Things (IoT). Dia membuat presentasi untuk menjelaskan keuntungan dari IoT yang diusungnya. Dia mengerjakan itu hingga malam dan setelah puas akan hasilnya dia lanjut beristirahat karena setelah dari presentasi dia akan mempersiapkan makan malam untuk Alexa.


Dering ponselnya berbunyi kencang dan tidak berhenti karena tadi dia masih mandi sehingga tidak bisa mengangkat. Dia melihat yang menghubunginya adalah pak Arya. Melihat terdapat banyak misscall membuatnya berencana untuk menelepon pak Arya kembali setelah berpakaian lengkap dengan jas karena nanti akan melakukan presentasi.


Setelah dia sarapan barulah dia menelepon pak Arya.


Chris : Halo, ada apa pak Arya?


Pak Arya : Chris, aku dengar kamu sudah kembali dari panti?


Chris : Iya, Pak. Kemarin siang sudah kembali


Pak Arya : Jadi begini, kemarin Hector datang ke kantorku dan ingin menemuimu karena setau dia hasil tes keluar hari ini


Chris : Mungkin besok ya, Pak. Karena hari ini saya masih ada meeting dengan para investor dan untuk malam ini ada urusan


Pak Arya : Oke. Saya hanya konfirmasi sama kamu karena saya tidak enak padamu karena merepotkan


Chris : Iya, Pak. Tidak apa-apa. Saya mencoba berdamai dengan keadaan


Pak Arya : Terima kasih, pasti akan sangat berarti untuk Hector


Chris menutup telepon setelah selesai berpamitan dengan pak Arya dan dia berangkat ke kantor bersama Jerry. Tidak lupa mampir ke apartemennya untuk berpamitan pada kekasih. Dia hanya mampir sebentar karena sudah mepet jam kantor dan dia harus mempersiapkan bahan materinya di ruang rapat.


Yang penting sudah setor muka ke Alexa pagi ini. Alexa juga mulai bekerja tetapi dia masuk siang karena pagi ini ada jadwal kontrol dan ditemani oleh Bianca. Seharusnya hari ini sudah bisa tanpa kruk tapi harus dilihat lagi hasilnya. Chris juga tidak lupa memberitahu bahwa nanti akan mengajak Alexa makan malam di tempat rahasia.


Kantor FutureCorp, ruangan Chris.

__ADS_1


Di sana ada Jerry yang sedang melihat hasil presentasi dadakan yang dibuat sahabatnya dengan teliti. Agar dapat mengurangi minim kekurangan dan presentasi yang dihasilkan bagus. Hari ini dia hanya bisa menemani Chris sebagai orang yang duduk di depan Chris karena ini mempengaruhi kemajuan FutureCorp.


Mendekati pukul 10, Chris dan Melissa berjalan memasuki ruang rapat Future Hall. Mereka mempersiapkan segalanya meski tadi pagi sudah dibantu oleh OB, sekarang mereka hanya memastikan bahwa tidak ada masalah selama rapat.


Dimulailah pembukaan oleh Chris sendiri, mengingat kembali skandal dan penangkapan serta penyelesaian semua masalah. Selanjutnya, presentasinya mengenai IoT dengan contoh penerapan IoT pada kehidupan sehari-hari.


Chris menjelaskan kepada mereka karena kemajuan teknologi yang mengubah cara berbisnis, industry dan kehidupan sehari-hari kita. Dengan adanya IoT ini akan membuat pengguna lebih terhubung, tetapi tetap memberikan kenyamanan.


Untuk efisiensi operasional yang bisa dilakukan adalah monitoring real-time, otomatisasi, dan analisis data. Sedangkan dari segi pengalaman pengguna akan otomatis meningkat dengan hasil produki yang memberikan kemudahan bagi mereka.


Juga FutureCorp akan mendapatkan keuntungan yang besar apabila memutuskan untuk memproduksi IoT. Mereka akan melakukan promosi besar-besaran seperti bekerja sama dengan orang-orang yang mengerti teknologi. Mereka diminta untuk melakukan review terhadap produk-produk yang dihasilkan FutureCorp untuk mempermudah hidup mereka.


Para investor dan eksekutif senior yang hadir bersemangat mendengar presentasi Chris dan perhitungan akan berapa keuntungan yang dihasilkan per tahun. Mau tidak mau mereka memberikan dukungan untuk Chris, meski sebagian kecil dari mereka masih belum menerimanya sebagai CEO. Semoga dari presentasi ini mengubah niatan mereka untuk menerima Chris.


Tetapi Chris tidak pernah memusingkan hal itu, dia berada di posisinya atas hasil kerja kerasnya sehingga orang-orang yang memilihnya mengakui kerja kerasnya. Setelah selesai presentasi, dia meninggalkan ruang rapat diikuti Jerry dan Melissa. Untuk keputusan semuanya akan diumumkan nanti siang sehingga Chris bisa mengurus kebutuhan nanti malam.


Chris : Halo, Sayang?


Alexa : Ada apa, Chris?


Chris : Kok, panggilnya kembali hanya nama sih!


Alexa : Iya iya, punya pacar gini amat. Cerewetnya


Chris : Hehe, nanti jangan lupa yaa dandan cantik. Kujemput pukul 7 malam


Alexa : Emang mau ke mana? Cuma makan malam aja kan?

__ADS_1


Chris : Iya, makan malam aja. Tapi kita sudah lama tidak keluar berdua aja


Alexa : Iya sih, karena kakiku masih sakit


Chris : Oiya, bagaimana kata dokter?


Alexa : Sudah lumayan kuat tadi juga ketika dicoba berdiri bisa bertahan 10 menit saja menahan beban tubuh


Chris : Wah, keren perkembangan sembuh semakin cepat.


Alexa : Iya, ini berkat kamu juga


Chris : Ya sudah, kalo begitu kututup dulu ya Sayang. Melissa sudah memanggilku


Alexa : Oke, Sayang. Hati-hati


Chris langsung bahagia setelah mendapat mendengar panggilan sayang dari kekasihnya, karena selama ini sulit bagi Alexa untuk mengungkapkan kata-kata itu. Entah pernah ada trauma atau bagaimana, tetapi Chris akan menikmati prosesnya bersama Alexa seumur hidup. Persiapan sudah matang, dia juga mengecek kotak cincin yang berada di dalam tasnya masih ada.


Dia mempersilakan Melissa masuk dan memberikan beberapa dokumen yang harus ditanda tangani untuk hari itu.


“Mel, bagaimana sama para tetua?”


“Tetua katanya, jangan kurang ajar, Chris. Mereka itu atasanmu, mungkin sekitar 15 menit lagi kamu disuruh kembali ke sana lagi.” Melissa menjawab dengan membolak-balikkan halaman dari dokumen. “Rencanamu bagaimana dengan Alexa?”


“Doakan ya, nanti malam akan kulamar.”


“Siap, semoga diterima.”

__ADS_1


Tak lama, Jerry masuk dengan membawa amplop dengan logo Perusahaan yang sempat dimintai tolong oleh Chris untuk mencari dalang dari skandal. Sekarang hasilnya sudah ada di tangannya setelah sekian bulan mereka mengerjakan tugas ini. Chris mengambil amplop itu dari tangan Jerry dan dengan cepat merobek bagian ujung amplop dan mengambil surat di dalamnya. Sekilas dia membaca informasi itu dan mencerna kemudian dia jatuh terduduk yang membuat Jerry dan Melissa heran melihat itu.


__ADS_2