
Rahardian terdiam. Apa yang di katakan Barra memang benar. selama Babby pergi meninggal rumah. Dia sering terbangun tengah malam memikirkan anak gadisnya yang pertama kali hidup di luar sana. bahkan Rahardian sudah mengerahkan orang orang untuk mencari putri nya tapi hasilnya tetap nihil.
" Bagaimana tuan Rahardian " ulang Barra karena melihat Rahardian hanya diam saja.
" saya juga sudah lama memikirkan apa yang anda katakan tuan Barra. Tapi saya juga bingung Bagaimana ingin menyampai kan niat anda pada putri saya tuan Barra. karena saya khawatir jika dia bertambah membenci saya jika saya memaksanya." Rahardian benar benar bingung ingin melakukan apa.
Barra mengeluarkan sesuatu dari sakunya dan menolak sebuah kertas kecil ke arah Rahardian." itu alamat putri anda. Dia berada di alamat itu. datang dan lihat lah keadaannya di sana seperti apa. Dan sampai kan niat saya tuan Rahardian" Barra berdiri dari duduknya lalu merapikan jasnya.
" saya harap anda tidak mengecewakan saya tuan Rahardian. Saya permisi. Assalamualaikum " Barra keluar dari ruangan meninggal kan Rahardian yang menatap kertas itu dengan bola mata yang berkaca kaca.
karena Rahardian sangat merindui anaknya.
__ADS_1
" aku permisi ayah" ujar Linda yang langsung berdiri meninggal kan Rahardian dian sibuk dengan perasaan nya sendiri.
Rahardian mengambil kertas alamat putri nya khumairah. " Bagaimana keadaan mu nak.. seperti apa Kehidupan mu di luar sana., apa kah kau makan yang sehat sehat seperti mana dulu ibumu sering menjaga makan dan minum mu sayang.
" Elissa Jika aku tahu putri kita akan meninggal kan aku jika aku menikahi sahabat mu. Aku tidak akan mengikuti keinginan mu untuk menikahi Rika, walau pun itu adalah permintaan Terakhir mu. Entah mengapa menikahi Rika seperti penyesalan terbesar dalam hidup ku." gumam Rahardian dengan air mata yang berderai.
sebenarnya Rahardian menikahi Rika (mama Linda ) adalah keinginan istrinya sendiri. karena Rika adalah janda anak satu yang pura pura baik pada Elissa. sebenarnya Rika sangat membenci Elissa karena Elissa pengusaha yang lumayan sukses. Beda Dengan nya yang hanya karyawan biasa di kantor KKgroup.
Elissa dan Rika baru bertemu setelah sekian lama mereka terpisah, karena Rika melamar pekerjaan di kantor Elissa.
*****
__ADS_1
apartemen Barra. Barra baru selesai membersihkan tubuhnya dan memesan makan malam. Saat ini baru menunjukkan pukul 7malam.
Barra sebenarnya tinggal di mension bersama kedua orang tua nya dan satu adik gadisnya. Tapi saat dia lagi malas pulang, Barra akan tidur di apartemen nya saja. Maka itu dia sengaja membeli apartemen.
Ting!
Terdengar bell berbunyi. Barra melangkah membuka kan pintu.
" maaf tuan ini makanan yang anda pesan. Tanda tangan di sini " ujar Babby dengan sopan dengan raut wajah yang lemas. Babby tidak melihat pemilik apartemen itu karena Babby hanya menunduk. Dia tidak sadar jika orang di hadapannya adalah pria yang sangat dia hindari.
Barra langsung menandatangani tempat yang di suruh oleh Babby.
__ADS_1
" terimakasih " Babby langsung membalikkan tubuhnya. Tapi tiba tiba Babby memegang dinding karena kepalanya yang terasa sakit.
Barra yang dari tadi menatap Babby. langsung menghampiri Babby dan memegang lengannya." kau tidak apa apa" tanya Barra yang melihat Babby seperti tidak sehat.