DI NIKAHI TUAN MUDA DINGIN

DI NIKAHI TUAN MUDA DINGIN
Menyukai dalam diam


__ADS_3

Di kampus Anis dan juga shasya sedang duduk di kantin.


" eh, sha kemana ya si Babby, udah beberapa hari ini aku tidak pernah melihatnya." ujar Anis. karena semenjak Babby menyiap kan pernikahannya nya sampai dia sudah menikah selama satu minggu ini,dia memang tidak pernah menemui kedua sahabat nya itu.


" aku juga enggak tahu nis... Kenapa kau tidak coba menghubungi nombornya. " tanya shasya.


" tidak aktif nombor ponsel nya. atau kita ke kontrakan nya saja nanti sore ya sha.."


" aku tidak bisa nis... Mama mengajak ku ke rumah temannya sore nanti, " sahut shasya.


" ya udah. Lain kali saja" jawab anis.


tiba-tiba Anis tersenyum sendiri. shasya heran melihat Anis yang tersenyum.


Brakk

__ADS_1


shasya menggerebek meja mengagetkan anis yang senyum senyum sendiri." kenapa kau tersenyum seperti itu sendiri nis. Udah gila?" ejak shasya mentertawai anis yang kaget.


" apaan sih sha... Buat jantungan saja" cemberut anis.


" laigian kau kenapa senyum senyum sendiri... Kaya Orang sedang jatuh cinta saja" dengan sisa tawa shasya.


" biarin... Dari pada kamu Mencintai dalam diam, ama tunangan Orang lagi" ejak balik anis pada shasya sahabat nya yang menyukai Amar. Tapi Amar sudah memiliki tunangan yang bernama Intan yang baru memulai karirnya sebagai dokter kandungan.


" pintar nya ngejek orang... Terus apa kabar denganmu, yang mencintai wisnu secara diam diam.. Weekkk.... " shasya menjulur kan lidah nya mengejek kembali pada Anis yang menyukai Wisnu teman kerja Babby secara diam diam seperti shasya yang menyukai Amar.


" eh, kedua mahkluk, ribut aja di sini" Dina Musuh mereka di kampus datang bersama geng geng nya mengganggu shasya dan anis di kantin. Dina sangat iri pada mereka berdua karena sering jadi pusat perhatian cowok cowok di kampus mereka.


shasya dan Anis diam saja tidak meladeni Dina " kenapa kalian diam saja, apa kalian berdua ini tuli" geram Dina yang di abai kan.


" nis, apa kau mendengar suara suara mahkluk ghaib di sekitar kita ngak?" tanya shasya.

__ADS_1


" sepertinya iya deh sha... Kaya suara nenek sihir mati dan rohnya jadi penasaran gitu " HAHAHAHAHA lalu mereka kembali tertawa berdua menyindir Dina.


" berani kalian berdua mengataiku nenek sihir" Dina memukul meja mereka berdua.


" nis sebelum mahkluk ghaib itu semangkin menyeram kan lebih baik kita....... Kabur.!!!! " mereka berdua berlari bersama sambil tertawa terbahak bahak mentertawai Dina yang wajahnya seperti kepiting rebus menahan amarah nya pada shasya dan anis.


" neng.... Jangan kabur dulu... Bayar dulu makan nya..." teriak ibu pemilik kantin pada shasya dan Anis.


" nanti saja bu.... Keburu bom meledak di kantin ibu... Nanti saya bayar nya dobel bu... Ngutang dulu.... " teriak shasya yang terus berlari bersama Anis.


" anak anak itu... selalu saja ribut jika bertemu" gumam ibu kantin menggeleng dan tertawa melihat shasya Anis dan Dina serta geng nya sering ribut di kantinnya. karena Dina sering lebih dulu mencari gara gara pada shasya dan Anis


***


Salam kenal dari autor semua🤗 bantu dukung karya autor ya... Komen dan like👍 agar autornya lebih semangat💪💪💪 lagi Update nya. Maafkan autor ya jika masih banyak typonya😊. Komen dan like kalian semua sangat membantu semangat autor.😘😘✌

__ADS_1


__ADS_2