
Dan tiba-tiba Babby mengingat pada Abian kekasihnya. Apa kah Abian akan hancur seperti itu jika mengetahui aku sudah menikah. Apa yang harus aku lakukan... Aku tidak ingin dia terluka seperti itu... Aku tidak berniat mengkhianati mu Abian, aku terjebak dengan ke adaan, dan harus menikah.. Maaf kan aku Abian. Batin Babby mengingat Abian kekasih nya yang sebentar lagi akan kembali.
saat tiba di parkiran, Barra menatap tajam pada Babby. " berani kau keluar tanpa izin dari ku, bukan kah sudah ku katakan, kau di rumah saja hah!! " marah Barra pada Babby.
sebelum Babby menjawab. Terdengar suara mama Barra menghampiri mereka.
" Babby, kau dari mana saja sayang, katanya tadi hanya ingin membeli minum, mama tunggu tunggu kamu tidak datang. Dan bagai mana bisa kalian sudah bersama. " Ghia melihat ke arah Barra.
" mama yang mengajak istri mu temani mama tadi keluar Barra. Jangan memarahinya" tambah Ghia, saat melihat wajah Barra yang datar.
" mama sudah siap belanjanya" tanya Babby pada mertuanya.
" iya sayang, kau ingin membeli sesuatu. "ucapan Ghia.
Babby menggeleng. " tidak ma, aku hanya ingin istirahat " Babby memegang kepalanya yang terasa pusing..
Barra yang melihat Babby kelelahan langsung mengajak mereka pulang. "ayo lah ma, Barra hantar mama pulang " sambil membawa Babby masuk kedalam mobil.
Ghia juga masuk ke mobil dan duduk di kursi depan dekat Zildan.
__ADS_1
akhir akhir ini tubuh ku sering kelelahan... Batin Babby menutup kedua bola matanya saat mobil sudah melaju.
****
sekarang sudah pukul enam sore. Barra baru tiba dari kantor, dan langsung menuju kamarnya.
Babby yang melihat Barra baru pulang hanya diam saja duduk di balkon kamar Barra.
" bersiap lah, kata nya kau ingin ke kontrakan mu. " kata Barra sambil membuka jas dan dasinya.
Babby melangkah masuk ke dalam kamar. " aku sudah siap. " kata Babby
Barra dan Babby langsung bergerak ke kontrakan Babby. sampai di sana, sudah ada Wisnu di depan.kontrakan Babby.
Babby turun dari mobil yang di kenderai Barra, lalu menghampiri Wisnu.
" Wisnu, ada apa kau kemari" tanya Babby saat sudah tiba di hadapan Wisnu
" aku mencari mu by, lagian kau dari mana saja sih, kita bertiga khawatir dengan keadaanmu, ponsel mu juga tidak aktif" tanya Wisnu lalu melirik pada Barra yang menatapnya dingin. Wisnu bergedik ngeri melihat tatapan Barra.
__ADS_1
Babby jadi gelagapan ingin menjawab Wisnu apa, karena ada Barra di dekatnya.
Wisnu menarik ujung baju Babby agar lebih jauh dari Barra. " lagian, kenapa kau bersama dengan tuan Barra, apa hubungan mu dengan nya." Wisnu menatap Babby penasaran.
" i itu.. Anu... " Babby jadi gelagapan ingin menjawab Wisnu.
Wisnu melebarkan kedua bola matanya lalu menatap horor pada Babby. " kau menjual diri mu pada tuan muda itu....?" ceplos Wisnu dengan wajah terkejutnya.
Takk!!!!
Babby memukul kepala Wisnu, "arrkkkhhh"
" ceplas ceplos saja kau, fikir aku wanita apaan sih" Babby menatap tajam pada Wisnu.
Wisnu menyengir.
*
Salam kenal dari autor semua🤗 bantu dukung karya autor ya... Komen dan like👍 agar autornya lebih semangat💪💪💪 lagi Update nya. Maafkan autor ya jika masih banyak typonya😊. Komen dan like kalian semua sangat membantu semangat autor.😘😘✌
__ADS_1